Pengertian Hadis Dhaif
Dhaif menurut lughat adalah lemah, lawan dari qawi (yang kuat). Adapun menurut Muhaditsin:
هُوَ كُلِّ حَدِيثٍ لَمْ تَحْتَمِعْ فِيهِ صِفَاتُ الْقَبُولِ وَقَالَ أكْثَرُ الْعُلَمَاءِ هُوَ مَا لَمْ يَجْمَعُ صِفَةَ الصَّحِيحَ وَالْحَسَنِ
Hadis dhaif adalah semua hadis yang tidak terkumpul padanya sifat-sifat bagi hadis yang diterima dan menurut pendapat kebanyakan ulama; hadis dhaif adalah yang tidak terkumpul padanya sifat hadis sahih dan hasan.
Klasifikasi Hadis Dhaif
Para ulama Muhaditsin mengemukakan sebab-sebab tertolaknya hadis dari dua jurusan, yakni dari jurusan sanad dan jurusan matan. Sebab-sebab tertolaknya hadis dari jurusan sanad adalah:
Terwujudnya cacat-cacat pada rawinya, baik tentang keadilan maupun ke-dhabit-annya.
Ketidakbersambungannya sanad, dikarenakan adalah seorang rawi atau lebih, yang digugurkan atau saling tidak bertemu satu sama lain.
Adapun cacat pada keadilan dan ke-dhabit-an rawi itu ada sepuluh macam, yaitu sebagai berikut.
Dusta
Tertuduh dusta
Fasik
Banyak salah
Lengah dalam menghapal
Menyalahi riwayat orang kepercayaan
Banyak waham (purbasangka)
Tidak diketahui identitasnya
Penganut bid'ah
Tidak baik hafalannya