Mulai dari Diri
Mulai dari Diri
Eksplorasi Konsep
Tugas Modul 1.2.a.4
Satu dari nilai-nilai GP yang telah membantu saya dalam melayani murid saya adalah “Berpihak pada Murid”. Pada kegiatan pembelajaran, saya mengelompokkan siswa agar mereka dapat mengeksplor dan menggali pengetahuannya sendiri, guru memberi kebebasan kepada siswa dan menuntun siswa untuk mencari sumber belajar yang akan dipakai sehingga siswa mendapat pembelajaran bermakna. Guru membuat situasi kelas bahagia agar membuat murid bersemangat untuk belajar.
10 kegiatan di sekolah yang saya anggap masuk sebagai contoh penerapan dari peran GP adalah:
a. Upacara bendera hari senin
b. Ekstra kurikuler terdiri dari:
Ektra kurikuler wajib: pramuka, PMR
Ekstra kurikuler olahraga: basket, bola voly, futsal
Ektra kurikuler seni: seni tari, solo vokal, marching band
Ekstra kurikuler pendidikan: matematika
Ekstra kurikuler agama: BTQ
Ekstra kurikuler literasi: cipta karya sastra
c. Pengembangan diri di bidang keagamaan terdiri dari:
Sholat duha dan tadarus bersama
Hikmah fajar
d. Gerakan Literasi Siswa
e. Mengikuti kegiatan lomba-lomba siswa yang diadakan di tingkat rayon atau atau kabupaten
f. Dalam pelajaran IPA, siswa belajar menanam tanaman bawang dan sayuran-sayuran di poli bag.
g. Dalam pelajaran TIK/Prakarya, siswa membuat Blog, membuat aneka makanan kering/basah tradisional atau modern.
h. Bimbingan Konseling Klasikal
i. Home visit guru-guru kepada siswa-siswa yang bermasalah dengan kehadiran.
j. Pemanggilan orang tua siswa yang bermasalah ke sekolah
Ruang Kolaborasi Kelompok
Demontrasi Kontekstual
Koneksi Antar Materi
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2.a.8
1. Peristiwa
Momen paling penting dan mencerahkan bagi saya yaitu pada waktu memulai membaca dan mempelajari modul 1.1 tentang Refleksi Filosofi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara, ternyata apabila pendidikan dan saya selaku pendidik mengikuti apa yang ada di Filosofi tersebut maka pendidikan di Indonesia akan lebih maju. Dan setelah saya mempelajari modul 1.2 tentang nilai dan peran guru penggerak, ternyata sebagian nilai sudah ada pada diri saya tinggal dikemabangkan dan sebagian yang belum ada harus menjadi ada.
Momen yang paling menantang bagi saya yaitu ketika membuat demonstrasi kontekstual modul 1.1, dengan pemahaman sedikit tentang canva, saya mencoba membuat peta pikiran berbentuk poster dengan hasil alhamdulillah tidak terlalu buruk.
Kaitan antara modul 1.1 dan 1.2 yang saya pahami adalah pada modul 1.1 dijelaskan mengenai filosofi pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai pendidikan yang ”Pendidikan yang menuntun”, dimana pendidik berperan sebagai pamong dan fasilitator, ini berhubungan dengan nilai guru penggerak berpihak pada murid dan kolaboratif dimana guru berperan sebagai pamong dan fasilitator dalam proses pembelajaran supaya terarah, bermakna dan tidak membahayakan murid. Dan pemikiran tersebut juga berkaitan dengan mewujudkan kepemimpinan murid.
2. Perasaan
Saat momen paling penting dan mencerahkan itu terjadi saya merasa sangat beruntung dan bersyukur bisa mengikuti kegiatan Pendidikan Guru Penggerak, sehingga dapat mempelajari ilmu-ilmu yang sebelumnya saya belum tahu. Kemudian pada saat momen menantang saya merasa minder karena keterampilan saya tentang IT sangat kurang.
3. Pembelajaran
Sebelum momen tersebut terjadi saya berpikir bahwa pembelajaran yang berhasil adalah
· ketika siswa mampu menjawab atau menyelesaikan soal
· Ketika siswa mempunyai nilai sama atau lebih dari KKM
· Ketika materi selesai sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan
Sekarang saya berpikir bahwa saya harus mampu
· Membuat pembelajaran lebih bermakna bukan hanya sekedar nilai yang dicapai. Pembelajaran dilakukan dengan berpusat pada murid dan guru sebagai pendidik berperan untuk menuntun, menjadi pamong, dan fasilitator untuk mengarahkan murid ke dalam pembelajaran yang bermakna sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman.
· Melakukan refleksi
· Meningkatkan wawasan mengenai pendidikan dan pembelajaran
· Melakukan kolaborasi
· Meningkatkan inovasi pembelajaran
4. Penerapan
Rencana pengembangan diri yang akan saya lakukan mulai dari sekarang adalah
1. Berpihak pada murid, yaitu:
· pembelajaran dilaksanakan dengan metode diskusi
· Pembelajaran diferensial
· Guru sebagai pamong
2. Reflektif, yaitu:
· Melakukan refleksi dengan siswa di akhir pembelajaran
· Melakukan evaluasi terhadap semua kegiatan yang dilakukan, dengan meminta tanggapan siswa, teman sejawat dan pimpinan.
· Menganalisis setiap kegiatan untuk menentukan Rencana Tindak Lanjut
3. Mandiri, yaitu
· Meningkatkan literasi tentang pendidikan dan pembelajaran
· Mengikuti workshop lebih giat lagi
· Mengikuti seminar untuk menambah wawasan
4. Kolaboratif, yaitu Kolaborasi dalam komunitas praktisi
5. Inovatif, yaitu
· Menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi
· Menggunakan media pembelajaran yang sesuai Zaman
AKSI NYATA