Post date: Sep 13, 2011 4:24:29 AM
SSD, atau Solid State Drive mungkin masih awam di telinga masyarakat Indonesia secara umum. Harddisk tipe SSD merupakan pengembangan teknologi memori solid state untuk menyimpan data. Memori yang digunakan seperti memori yang digunakan untuk Modul Memori PC dan Flashdisk. Bedanya, disini chip memori yang dicangkokkan berukuran besar sehingga bisa diemulasikan untuk mengganti fungsi harddisk standar dengan piringan logam yang selama ini kita kenal.
SSD yang pada awal 1990-an mulanya dikembangkan untuk kepentingan militer dan teknologi terapan papan atas. Namun semenjak seiring dengan meningkatnya permintaan laptop dan peranti berukuran kecil, pada tahun 2007 beberapa perusahaan mulai mengembangkan teknologi ini untuk komersial. Kemudian muncullah Compact Flash yang belakangan dikembangkan menjadi produk beraneka ragam seperi SD Card, Micro SD, XD, MMC, Flashdisk yang kita kenal sekarang.
SSD sendiri yang mulai diproduksi pada akhir tahun 2007 masih terbilang mahal. Pada tahun ini sudah mulai dikembangkan SSD dengan kapasitas yang lebih besar, Apple sudah memulai dengan meluncurkan SSD 256GB pada Januari 2009. Disusul kemudian Samsung yang merilis SSD berukuran yang sama.
Berikut ada beberapa keunggulan dan kekurangan SSD dibandingkan dengan Harddisk mekanik, yaitu:
Kelebihan
1. Akses SDD lebih cepat dibanding Hard Disk Drive
2. SDD tidak memakan listrik dan tidak mengeluarkan panas, sedangkan Hard Disk Drive mengeluarkan panas.
3. SDD tidak mengeluarkan suara yang bising dibanding Hard Disk Drive.
4. Lebih tahan lama.
5. SDD tidak memiliki bagian mekanik seperti Hard Disk
6. Daya SDD lebih sedikit dibanding dengan Hard Disk Drive.
7. SSD memiliki read and write speed yang relative lebih tinggi
daripada Hard Disk Drive
Kekurangan
1. Harganya mahal karena hanya sedikit yang beredar.
2. Kapasitas masih terbatas
Sumber: