Modul 2.1 Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi
Modul 2.1 Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi
2.1.a.5. Hasil Presentasi
2.1.a.6. Demonstrasi Kontekstual
2.1.a.7. Pertanyaan Elaborasi
2.1.a.8. Koneksi Antar Materi
2.1.a.3 Mulai Dari Diri - Refleksi Individu
2.1.a.3. Mulai dari Diri - Refleksi Individu
Darmawan - CGP Angkatan 9 Nganjuk Kelas 118B
Pertanyaan Pemantik untuk Pembelajaran 1:
Bagaimana seorang guru dapat mengelola kelas dan memenuhi kebutuhan belajar murid-muridnya yang berbeda-beda?
Membuat Refleksi Individu
Bayangkanlah kelas yang saat ini Anda ampu dengan segala keragaman murid-murid Anda.
Pada kenyataannya murid dalam kelas saya termasuk heterogen, dimana terbentuk oleh murid dengan level kemampuan yang berbeda. Keragaman pada murid saya di kelas disebabkan karena banyak faktor, diantaranya faktor ekonomi, lingkungan, kemampuan belajar, sosial, keluarga, dan sebagainya.
Apa yang telah Anda lakukan untuk melayani kemampuan murid yang berbeda? Apa yang Anda lakukan untuk membuat proses pembelajaran menjadi lebih mudah untuk murid Anda? Apakah ada perlakuan yang berbeda yang Anda lakukan? Jika ada, perlakuan seperti apa? Jika tidak ada, apa dampaknya terhadap murid Anda?
Untuk melayani kemampuan murid yang berbeda saya melakukan berbagai variasi dalam mengajar, seperti model, metode pembelajaran, media pembelajaran dan variasi lainnya agar keberlangsungan pembelajaran tetap hidup.
Untuk membuat proses pembelajaran menjadi lebih mudah untuk murid saya yaitu saya berinovasi dan kreatif dalam memanfaatkan media pembelajaran yang dimiliki murid. Belajar secara berkelompok untuk bekerja sama, dan belajar dari teman sejawat agar nyaman dalam belajar.
Perlakuan yang saya lakukan tentu ada perbedaan, untuk murid yang cepat menangkap materi pembelajaran bisa saya jadikan tutor sebaya untuk teman mereka yang masih agak lambat menguasai materi. Seperti pada kegiatan kelompok, dimana ada murid yang dirasa mampu akan bersama dengan murid yang dirasa masih belum mampu menguasai materi dengan baik. Sehingga mereka saling bekerja sama dan harapannya murid yang belum menguasai materi akan mendapatkan ilmu dari temannya. Dan guru bisa membuat tim khusus untuk murid yang cepat menguasai materi yang kemudian disebar pada kelompok yang berbeda.
Sebutkan tantangan-tantangan yang Anda hadapi dalam proses pembelajaran di kelas yang disebabkan oleh keragaman murid-murid Anda tersebut? Tindakan-tindakan apa yang telah Anda lakukan untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut?
Tantangan-tantangan dari murid yang beragam diantaranya motivasi belajar murid, manajemen waktu murid, fasilitas belajar murid, dll. Tindakan-tindakan yang telah saya lakukan diantaranya memberikan motivasi belajar murid tentang pentingnya proses menguasai materi untuk masa depan dan menghubungkan dengan kegiatan sehari-hari yang sederhana. Membantu murid yang pengelolaan waktu belajarnya tidak beraturan menjadi lebih baik dan menjauhkan dari kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat serta melakukan inovasi dengan kreatifitas yang dimiliki yaitu memanfaatkan sumber daya yang ada pada murid untuk mendukung agar pembelajaran dapat maksimal.
Menurut Anda, untuk mengakomodasi tantangan yang terkait dengan keragaman murid tersebut, bagaimana seharusnya pembelajaran itu dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi?
Untuk mengakomodasi tantangan yang terkait dengan keragaman murid, maka kiranya perlu membuat suatu rancangan pembelajaran berdasarkan identifikasi keragaman yang ada di kelas, menetapkan tujuan dan memilih model/metode pembelajaran yang diyakini mampu mengantar semua murid dapat menguasai materi. Kemudian melaksanakan pembelajaran dengan memperhatikan setiap fenomena yang terjadi di kelas. Setelah itu melakukan evaluasi terhadap pengamatan fenomena yang terjadi di kelas dengan melakukan refleksi dan menerima umpan balik yang kemudian ditindaklanjuti untuk dilakukan perbaikan dari setiap kelemahan yang ada.
2.1.a.4.1. Forum Diskusi Eksplorasi Konsep - Modul 2.1
Aturan forum diskusi asinkron:
Pastikan Anda sudah melihat video penjelasan tentang diferensiasi konten, proses, dan produk, video tentang lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi, serta membaca artikel tentang peran penilaian dalam pembelajaran berdiferensiasi!
Diskusi asinkron ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman bersama tentang strategi melakukan pembelajaran berdiferensiasi.
Sikap berpikiran terbuka (open-minded) dan saling menghormati menjadi nilai dasar dari proses diskusi ini.
Baik fasilitator maupun CGP lain dapat menawarkan pandangan pribadi, tanggapan, juga respon atau menjawab hal-hal yang sedang didiskusikan.
Pertanyaan untuk diskusi daring:
Informasi atau fakta apa yang disampaikan dalam video dan artikel tersebut?
Gagasan baru apa yang Anda dapatkan dari video dan artikel yang Anda lihat?
Apakah yang menurut Anda akan sulit diimplementasikan? Mengapa?
Pertanyaan apakah yang masih Anda miliki atau klarifikasi apakah yang masih Anda perlukan terkait dengan isi video dan artikel tersebut?
Informasi atau fakta apa yang disampaikan dalam video dan artikel tersebut?
Video 1
Tiga aspek dalam memahami identifikasi dan pemetaan kebutuhan belajar murid di kelas, yaitu Kesiapan belajar murid, Minat belajar murid, dan Profil belajar murid.
Tiga strategi pembelajaran diferensiasi, yaitu Diferensiasi Konten, Diferensiasi Proses, dan Diferensiasi Produk.
Video 2
Pembentukan Learning Community di sekolah sangat dibutuhkan dalam rangka untuk mendukung aspek memahami identifikasi dan pemetaan kebutuhan belajar murid, dan juga strategi pembelajaran berdiferensiasi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Artikel
Peran Penilaian dalam Pembelajaran Berdiferensiasi
Tiga prespektif pandangan penilaian di dalam kelas:
1. Assessment for learning - Penilaian yang dilakukan selama berlangsungnya proses pembelajaran dan biasanya digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan proses belajar mengajar. Berfungsi sebagai penilaian formatif. Sering disebut sebagai penilaian yang berkelanjutan (ongoing assessment)
2. Assessment of learning - Penilaian yang dilaksanakan setelah proses pembelajaran selesai. Berfungsi sebagai penilaian sumatif
3. Assessment as learning - Penilaian sebagai proses belajar dan melibatkan murid-murid secara aktif dalam kegiatan penilaian tersebut. Penilaian ini juga dapat berfungsi sebagai penilaian formatif.
Gagasan baru apa yang Anda dapatkan dari video dan artikel yang Anda lihat?
Strategi pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar murid, yang mencakup diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Strategi tersebut sebagai bentuk usaha yang bertujuan agar murid mendapatkan pengalaman belajar yang sesuai dengan minat dan cara berpikirnya dalam meningkatkan kemampuan mereka dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna
Apakah yang menurut Anda akan sulit diimplementasikan? Mengapa?
Melakukan pemahaman dan pemetaan tingkat kesiapan murid, minat belajar, serta profil belajar yang berbeda-beda karena murid tidak jujur dalam menyampaikan informasi tentang dirinya, dan terlebih lagi jika minat murid berubah mengikuti tren yang ada tanpa ada prinsip dalam dirinya (masih labil).
Pertanyaan apakah yang masih Anda miliki atau klarifikasi apakah yang masih Anda perlukan terkait dengan isi video dan artikel tersebut?
Pada mata pelajaran produktif TKJ dimana murid tidak mengenal area kerja, dalam konteks materi baru bagi murid, dimana urutan langkah-langkahnya sudah ada ketetapan. Bagaimana cara memberikan pembelajaran berdiferensiasi untuk materi dengan struktur yang sudah ada ketetapan bagi murid yang mempunyai motivasi berbeda?