Penerapan Kurikulum Merdeka di UPT SPF SD Negeri 105346 Aras Kabu
UPT SPF SD Negeri 105346 Aras Kabu dengan bangga menerapkan Kurikulum Merdeka secara menyeluruh dari kelas 1 hingga kelas 6. Komitmen ini merupakan wujud nyata sekolah dalam beradaptasi dengan dinamika pendidikan abad ke-21, serta menjawab kebutuhan peserta didik yang semakin beragam. Penerapan Kurikulum Merdeka bukan hanya sekadar penggantian nama kurikulum, melainkan sebuah transformasi fundamental dalam proses pembelajaran yang berpusat pada murid.
Apa itu Kurikulum Merdeka?
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang dikembangkan dengan fokus pada pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila dan kompetensi peserta didik yang relevan dengan tantangan masa depan. Kurikulum ini memberikan fleksibilitas lebih bagi sekolah untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik lokal, kebutuhan siswa, dan potensi guru. Beberapa karakteristik utama Kurikulum Merdeka meliputi:
Pembelajaran Berpusat pada Murid: Kurikulum ini dirancang untuk memberikan ruang lebih bagi peserta didik dalam mengembangkan minat, bakat, dan potensinya secara optimal. Pembelajaran menjadi lebih personal dan bermakna.
Fleksibilitas: Sekolah dan guru memiliki otonomi lebih dalam merancang alur tujuan pembelajaran (ATP) dan modul ajar, disesuaikan dengan konteks dan kondisi masing-masing. Ini memungkinkan inovasi dalam metode pengajaran.
Fokus pada Esensi: Materi pelajaran disederhanakan dan diperdalam pada konsep-konsep esensial, sehingga peserta didik memiliki waktu lebih untuk pendalaman dan penguatan literasi dan numerasi.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Pengembangan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila menjadi prioritas utama, mencakup dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia; Berkebinekaan Global; Bergotong Royong; Mandiri; Bernalar Kritis; dan Kreatif.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5): Merupakan kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk menguatkan berbagai karakter Profil Pelajar Pancasila secara lintas mata pelajaran. P5 memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan relevan dengan isu-isu nyata.
Pembelajaran Terdiferensiasi: Kurikulum ini mendorong guru untuk menerapkan pembelajaran yang mengakomodasi keberagaman gaya belajar, minat, dan kemampuan peserta didik.
Asesmen Berbasis Diagnostik dan Formatif: Penekanan pada asesmen yang bertujuan untuk memetakan kebutuhan belajar siswa (diagnostik) dan memantau kemajuan belajar secara berkelanjutan (formatif), bukan hanya asesmen sumatif di akhir pembelajaran.
Implementasi Kurikulum Merdeka di UPT SPF SD Negeri 105346 Aras Kabu
Di UPT SPF SD Negeri 105346 Aras Kabu, penerapan Kurikulum Merdeka diwujudkan melalui berbagai inisiatif:
Pengembangan Perangkat Ajar yang Kontekstual: Guru-guru secara kolaboratif mengembangkan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar yang relevan dengan lingkungan dan kearifan lokal Aras Kabu, sehingga pembelajaran lebih bermakna bagi peserta didik.
Fokus pada Literasi dan Numerasi: Program-program khusus untuk penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung diintegrasikan dalam setiap mata pelajaran, memastikan pondasi yang kuat bagi setiap siswa.
Inovasi Pembelajaran Melalui P5: Setiap semester, siswa terlibat dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema-tema menarik seperti "Gaya Hidup Berkelanjutan", "Kewirausahaan", atau "Bhinneka Tunggal Ika". Melalui P5, siswa belajar berkolaborasi, berpikir kritis, dan menghasilkan karya nyata.
Pendekatan Pembelajaran Terdiferensiasi: Guru-guru telah dibekali pelatihan untuk menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi, memastikan setiap siswa mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya. Contohnya, melalui penggunaan berbagai media belajar, tugas yang bervariasi, atau kelompok belajar yang fleksibel.
Asesmen yang Beragam: Asesmen tidak hanya berupa tes tertulis, tetapi juga observasi, portofolio, proyek, dan presentasi, yang memungkinkan guru mendapatkan gambaran utuh tentang perkembangan kompetensi siswa.
Kolaborasi Guru dan Lingkungan: Sekolah secara aktif mendorong kolaborasi antar guru dalam merancang dan mengevaluasi pembelajaran. Selain itu, sekolah juga berupaya melibatkan orang tua dan komunitas dalam mendukung proses belajar mengajar.
Manfaat Kurikulum Merdeka bagi Peserta Didik
Dengan Kurikulum Merdeka, peserta didik UPT SPF SD Negeri 105346 Aras Kabu diharapkan:
Menjadi pribadi yang berkarakter: Menginternalisasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.
Lebih mandiri dan kreatif: Memiliki kebebasan untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya, serta mengembangkan ide-ide inovatif.
Mampu berpikir kritis dan memecahkan masalah: Terbiasa menganalisis informasi dan menemukan solusi atas tantangan.
Memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang kuat: Menjadi fondasi untuk pembelajaran seumur hidup.
Siap menghadapi masa depan: Memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
UPT SPF SD Negeri 105346 Aras Kabu berkomitmen penuh untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka, demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masa depan.
KELAS 1
KELAS 2
KELAS 3
KELAS 4
KELAS 5
KELAS 6