Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) sukses menyelenggarakan Workshop Legislatif 2025 pada Minggu, 5 Oktober 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Penegakan Hukum terhadap Praktik Kedokteran Hewan Ilegal: Perlindungan Profesi dan Kesejahteraan Hewan”, ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenai perizinan usaha praktik dokter hewan, sehingga di masa depan para calon dokter hewan dapat menjalankan profesinya secara legal dan profesional.
Sebagai lembaga legislatif, DPM memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi pengawasan, aspirasi, dan advokasi terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan kampus serta profesi kedokteran hewan. Melalui kegiatan ini, DPM FKH Unud berupaya memberikan pembekalan dan pelatihan kepada mahasiswa agar lebih memahami aspek legislatif, terutama terkait regulasi dan hukum praktik kedokteran hewan di Indonesia.
Kegiatan ini mendapatkan antusias yang tinggi dari mahasiswa di seluruh Indonesia dengan jumlah peserta mencapai 117 orang. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti Universitas Udayana, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Nusa Cendana, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Universitas Riau, Universitas Pendidikan Mandalika, dan Universitas Negeri Padang.
Workshop yang dilaksanakan secara daring via Zoom Meeting ini, menghadirkan seorang akademisi sekaligus praktisi hukum veteriner, drh. I Made Yoga Windu Pradana, S.K.H., M.Si., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan dasar hukum, prosedur perizinan praktik kedokteran hewan, serta tantangan penerapan regulasi di lapangan. Beliau juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap praktik ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat, hewan, dan citra profesi dokter hewan. Materi yang disampaikan memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai tanggung jawab profesional yang harus dijunjung tinggi di dunia kerja.
Sesi diskusi menjadi salah satu bagian paling menarik dalam kegiatan ini. Hal ini karena para peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai kasus-kasus praktik kedokteran hewan di berbagai daerah. Melalui forum ini, muncul berbagai pandangan kritis dan solusi tepat yang menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan profesi dokter hewan di Indonesia.
Melalui terselenggaranya kegiatan ini Ketua Panitia, Ni Putu Ratih Pradnyandari Jiesta, berharap mahasiswa mampu berperan aktif dalam menjaga kehormatan profesi sekaligus memastikan kesejahteraan hewan. Adanya kegiatan ini, menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi dokter hewan yang berintegritas, profesional, serta menjunjung tinggi hukum dan kesejahteraan hewan.
Penulis : Fairizqiah LPM SS
Penyunting : Anggariani LPM SS