Pemateri Gusti Ayu Putu Indira Maha Rani di acara Upgrading Tukar Pena 2025 di Jimbaran, Minggu (14/09/2025). Foto: Timothy/Tim Liputan.
Kegiatan Wawancara Calon Anggota Muda LPM Suara Satwa di Jimbaran, Kamis (18/09/2025). Foto: Adit/Tim Liputan.
Hari puncak Tukar Pena 2025 di Bedugul, Minggu (28/09/2025). Foto: Timothy/Tim Liputan.
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Satwa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) kembali menggelar kegiatan Studi Karya dan Perekrutan Anggota (Tukar Pena) yang terdiri dari tiga rangkaian, yaitu upgrading, wawancara, dan hari puncak. Tahun ini, Tukar Pena mengusung tema “Paws and Pens: Becoming Good Veterinarians and Journalists” dengan tujuan merekrut serta membina mahasiswa sebagai Anggota Muda LPM Suara Satwa, sekaligus melahirkan jurnalis veteriner yang kreatif dan berkualitas.
Rangkaian Tukar Pena 2025 dimulai dengan kegiatan upgrading pada Minggu, 14 September 2025, berlokasi di Ruang Kuliah 2 Lantai 3, Gedung Dekanat FKH Unud, Kampus Jimbaran dan diikuti sebanyak 30 peserta Calon Anggota Muda LPM Suara Satwa. Kegiatan ini dihadiri oleh Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi, Koordinator Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), dan Steering Committee Tukar Pena LPM Suara Satwa 2025. Tidak hanya itu, Upgrading Tukar Pena 2025 ini turut menghadirkan tiga narasumber hebat dan berpengalaman, yaitu Pemimpin Umum LPM Suara Satwa, Mia Kosasih; Pemimpin Redaksi LPM Suara Satwa, Ni Made Putri Amelia Kusumaningrum; dan mahasiswi aktif Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Gusti Ayu Putu Indira Maha Rani. Kegiatan diawali dengan sambutan dan pembukaan secara resmi oleh Pemimpin Umum, Mia Kosasih.
Pada sesi pertama, Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi LPM Suara Satwa membawakan materi bertajuk “Di Balik Layar Suara Satwa” yang mengulas peran LPM sebagai media komunikasi civitas academica FKH Unud. Keduanya menekankan fungsi LPM sebagai wadah informasi sekaligus representasi informasi dan aspirasi mahasiswa. Peserta juga diperkenalkan pada struktur divisi internal dan eksternal, program kerja divisi, serta program kerja LPM secara keseluruhan sebagai gambaran umum kegiatan organisasi.
Agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua oleh Gusti Ayu Putu Indira Maha Rani dengan topik “Dare to Speak, Bring the Silent to the Peak”. Pemaparan materi yang dibawakan membahas kecenderungan seseorang takut untuk bersuara di lingkungan yang pasif. Berdasarkan riset, sekitar 90% dari populasi di dunia mengalami glossophobia atau perasaan gugup dan cemas saat berbicara di depan umum. Menurutnya, kondisi ini dapat diatasi dengan menerapkan konsep P.2.L.T, yaitu memahami diri sendiri melalui analisis kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, memahami materi atau isu untuk menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat, melatih diri untuk berpikir kritis, dan teguh pada kode etik jurnalistik agar informasi yang disampaikan akurat, etis, serta dapat dipercaya oleh masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya diisi dengan pemaparan materi, tetapi juga terdapat sesi diskusi dan ice breaking yang bertujuan mendorong partisipasi aktif peserta. Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam tujuh kelompok untuk mengerjakan penugasan berupa pembuatan video report terkait kegiatan Upgrading Tukar Pena 2025 dengan durasi pengerjaan 90 menit. Penugasan ini dirancang dengan tujuan untuk menguji kemampuan peserta dalam membuat konten jurnalistik yang informatif, kreatif, dan berkualitas.
Selanjutnya, setelah kegiatan upgrading, Tukar Pena 2025 kembali dilanjutkan dengan Wawancara Calon Anggota Muda LPM Suara Satwa pada Kamis, 18 September 2025, bertempat di Ruang Praktikum 6 dan Ruang Radialis Lantai 2 Gedung Dekanat FKH Unud, Kampus Jimbaran. Wawancara ini diikuti sebanyak 30 peserta dan dihadiri oleh Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi, Sekretaris Umum, Koordinator Divisi, dan Steering Committee Tukar Pena LPM Suara Satwa 2025. Proses Wawancara terdiri dari dua tahapan, yakni pada tahap pertama wawancara dilakukan oleh Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi, dan Sekretaris Umum, serta tahap kedua oleh Koordinator Divisi LPM Suara Satwa, yaitu Divisi PSDM, Hubungan Masyarakat (Humas), Marketing dan Logistik, Redaktur Pelaksana, Staf Redaksi, Reporter, Multimedia, dan Layouter. Tujuan dari wawancara ini adalah untuk menggali komitmen dan tujuan peserta untuk bergabung dalam LPM Suara Satwa.
Setelah melewati dua rangkaian sebelumnya, Hari Puncak Tukar Pena 2025 akhirnya digelar pada Sabtu–Minggu, 27–28 September 2025, berlokasi di Agro Puncak Bedugul, Banjar Bukit Catu, Desa Candikuning, Kec. Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, dan diikuti oleh 23 peserta yang telah lolos seleksi sebagai Calon Anggota Muda LPM Suara Satwa. Rangkaian kegiatan hari pertama dilaksanakan pada Sabtu, 27 September 2025, yang dihadiri oleh Pembina, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi, Koordinator Divisi PSDM, Steering Committee kegiatan Tukar Pena 2025, Fungsionaris, dan Demisioner LPM Suara Satwa.
Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Pembina LPM Suara Satwa, drh. Romy Muhammad Dary Mufa, S.K.H., M.Si., yang juga merupakan pembicara pada kegiatan ini dengan topik “Tinta Kebenaran, Kata yang Berdampak”. Dalam pemaparannya, beliau menekankan kode etik jurnalistik yang harus profesional, terbuka, dan independen. Selain itu, beliau juga menjelaskan terkait kemampuan jurnalistik dalam bidang veteriner yang meliputi kemampuan memilih topik, menyusun kerangka pikir, dan menyusun artikel dengan struktur yang sistematis.
Adapun kegiatan dilanjutkan dengan sharing session bersama Demisioner LPM Suara Satwa, Gamaliel Kurnia Senduk dan Komang Trisya Cahyani. Pada sesi ini, peserta dan demisioner saling berbagi pengalaman masing-masing dan kesan pesan terhadap LPM Suara Satwa. Selain itu, kegiatan ini diisi dengan penyampaian informasi terkait Musyawarah Kerja Anggota (MKA) oleh Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi LPM Suara Satwa sebagai gambaran awal bagi peserta.
Hari Puncak pertama Tukar Pena 2025 berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan seru, seperti outbond yang mengajak peserta untuk bermain games di empat pos berbeda. Malam harinya, suasana berubah menjadi tegang ketika memasuki malam sakral, yakni momen pengumuman divisi bagi setiap peserta. Namun, suasana kembali cair saat kegiatan pentas seni oleh masing-masing kelompok berlangsung dan ditutup dengan malam keakraban yang hangat.
Kegiatan kembali berlanjut pada Minggu, 28 September 2025 yang sekaligus menjadi penutup kegiatan Tukar Pena 2025. Sebelum memasuki puncak acara, kegiatan dimulai dengan senam bersama peserta dan dilanjutkan dengan kumpul divisi yang bertujuan untuk mengenalkan program kerja divisi masing-masing oleh koordinator divisi sekaligus mempererat hubungan antaranggota. Memasuki acara inti, dilaksanakan Pelantikan Calon Anggota Muda LPM Suara Satwa yang diikuti dengan pengenalan Pembina baru, drh. Yudha Yaksa Crada Yoga Arum Raharjo, S.K.H., M.Si. Momen pelantikan ini menjadi tanda diterimanya peserta secara resmi sebagai bagian dari keluarga besar Lembaga Pers Mahasiswa Suara Satwa FKH Unud.
Melalui Tukar Pena 2025, diharapkan dapat menghasilkan generasi LPM Suara Satwa yang berkualitas, membawa semangat baru, serta memberikan berkontribusi nyata bagi perkembangan jurnalistik veteriner. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan berlangsung lancar. Antusiasme peserta turut mendukung kelancaran kegiatan melalui partisipasi aktif saat sesi diskusi dan ice breaking.
Penulis : Anindytia Christanti S LPM SS
Penyunting : Puan Jelita A. LPM SS