Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) telah menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Senin-Selasa, 25-26 Agustus 2025, sebagai bagian dari program resmi penyambutan mahasiswa baru yang berlangsung di Ruang Teater Lt. 3, Gedung Lecture Building, Universitas Udayana. PKKMB FKH Unud 2025 ini mengusung tema “Pasundharana Yuvacarah Sadhanasaktih” yang bermakna tunas muda tangguh penjaga kehidupan hewan. Adapun tujuan dari PKKMB ini untuk mengenalkan lingkungan dan civitas academica FKH Unud yang diikuti oleh 207 mahasiswa terdiri dari 190 mahasiswa baru dan 17 mahasiswa lama FKH Unud.
Hari pertama kegiatan PKKMB dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan (WD) I FKH Unud, Dr. drh. I Gusti Ngurah Sudisma, M.Si., dan diisi berbagai pemaparan materi dimulai dari sistem pendidikan di FKH Unud hingga penjelasan Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) FKH Unud. Pada sesi pertama, WD I FKH Unud membahas Sistem Pendidikan FKH 2025 yang berfokus pada Budaya Mutu Berkelanjutan dan Kampus Berdampak, dengan menyoroti perbedaan antara Kampus Merdeka yang menekankan kebebasan belajar dan Kampus Berdampak yang berorientasi pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Selain itu dijelaskan juga sistem Satuan Kredit Semester (SKS) dan Pedoman Kurikulum FKH Unud.
Sesi kedua dibawakan oleh WD II (Bidang Umum dan Keuangan) FKH Unud, Dr. drh. Luh Gde Sri Surya Heryani, M. Biomed., mengenai Pengenalan Sarana Prasarana dan Dosen Pembimbing beserta Staf di FKH Unud. Dalam materi dijelaskan terkait dosen pembimbing akademik yang nantinya akan menjadi dosen pembimbing skripsi, dan juga sumber pembiayaan di Unud yang bertransformasi dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) yang merupakan perguruan tinggi dengan tingkat otonomi kedua menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yakni perguruan tinggi dengan tingkat otonomi tertinggi, selain terkait sumber pembiayaan dijelaskan pula terkait sarana dan prasarana FKH Unud.
Sesi ketiga dibawakan oleh Dekan FKH Unud, Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si., mengenai Sistem Pendidikan Sarjana FKH Unud, seperti Program Studi (Prodi) yang terbagi menjadi empat yakni Prodi S-1, S-2, S-3, dan PPDH, sejarah dan profil FKH Unud, serta rencana pembangunan Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) baru yang berlokasi di sekitar wilayah Dekanat FKH Unud. Dilanjut dengan sesi keempat yang dibawakan oleh Staf FKH Unud, Dewa Ariesprabowo Awanda Putra, S.Kom., mengenai praktik penggunaan IMISSU (SIMAK-NG), pengajuan KRS, pemaparan OASE, serta Demo Program menuju IMISSU (SIMAK-NG).
Sesi kelima dibawakan oleh WD III (Bidang Kemahasiswaan), Dr. drh. I Wayan Sudira, M,Si., mengenai pengenalan kegiatan kemahasiswaan, seperti kegiatan kemahasiswaan di FKH Unud diantaranya terdapat Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang terbagi menjadi tiga yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Satwa. Selanjutnya, dijelaskan Minat Profesi (Minpro) yang terbagi menjadi Vetholic, P-LO, Turtle Guard, Rothschildi, Vesica, dan Suluh, serta terdapat Minat Bakat (Minbat) yakni Vetro Voice dan Veterinary English Club (VEC). Dilanjutkan dengan sesi terakhir yang dibawakan oleh Direktur RSHP FKH Unud, drh. I Putu Gede Yudhi Arjentinia, M.Si., mengenai sejarah berdirinya RSHP FKH Unud disertai dengan profil video, pelayanan poliklinik dan tindakan umum, serta fasilitas yang terdapat di RSHP FKH Unud.
Hari kedua PKKMB dilanjutkan dengan pembahasan terkait pengenalan sistem akademik FKH Unud hingga sosialisasi pencegahan kekerasan di lingkungan kampus. Pemaparan materi pertama dibawakan oleh Koordinator Program Studi (Kaprodi) S-1 FKH Unud, Dr. drh. I Nengah Wandia, M.Si., mengenai pengenalan sistem akademik pendidikan sarjana FKH Unud, rekognisi nilai akademik, dan pembelajaran di FKH Unud. Sesi kedua dipaparkan oleh salah satu Dosen FKH Unud, Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si., mengenai Pembinaan Revolusi Mental Mahasiswa seperti memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), dan nilai strategis gerakan nasional revolusi mental meliputi integritas, etos kerja, dan gotong royong. Sesi ketiga dibawakan oleh Dosen FKH Unud, Prof. Dr. drh. I Nengah Kerta Besung, M.Si., mengenai peran Strategis Mahasiswa dalam Menjaga NKRI seperti mahasiswa sebagai agen perubahan sosial, dan sebagai akses luas ilmu pengetahuan, teknologi, kontrol sosial, serta moral bangsa.
Sesi keempat diisi dengan talk show bersama tiga Mahasiswa Berprestasi (Mapres) FKH Unud, yaitu Nyoman Oki Tanaya (Mapres FKH Unud 2022), Ladyva Pinke Andrea (Mapres FKH Unud 2024), dan Annabelle Maureen Cherry Therestian (Mapres FKH Unud 2025). Dalam talk show tersebut dijelaskan terkait motivasi disertai dengan tips & trick menjaga nilai akademik. Sesi kelima dilanjutkan dengan talk show bersama alumni FKH Unud, drh. I Wayan Yustisia Semarariana, S.K.H., M.Si., yang membagikan pengalamannya menjadi seorang dokter hewan, dan perjalanannya meraih kesuksesan. Sesi terakhir dibawakan oleh Dr. dr. Anak Ayu Sri Wahyuni, Sp.KJ., yang menyampaikan sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan Unud antara lain kerentanan kasus kekerasan, dan berbagai bentuk kekerasan yang dialami mahasiswa.
Dengan demikian, rangkaian PKKMB FKH Unud 2025 resmi berakhir. Acara berjalan dengan lancar walaupun terdapat beberapa kesalahan teknis. Harapan dari PKKMB FKH Unud 2025 ini dapat menjadi awal yang baik bagi peserta menapaki kehidupan baru sebagai mahasiswa dan memberi dampak positif di FKH Unud serta lingkungan sekitar.
Penulis : Lala LPM SS
Penyunting : Anindya Cahya LPM SS