Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) sukses melaksanakan Kerja Sosial Kesehatan Hewan (Kersos Keswan) ke-40 yang merupakan salah satu kegiatan wajib mahasiswa FKH Unud berupa pengabdian masyarakat. Tahun ini Kersos Keswan mengusung tema “Arjavam Sevayam, Pasusu Daya”, yang bermakna ketulusan pengabdian kepada hewan. Kegiatan ini terdiri dari dua rangkaian, yakni pembekalan pada Sabtu, 21 Juni 2025 yang berlangsung di Ruang Nusantara, Gedung Agrokompleks, Universitas Udayana, Kampus Sudirman, dan hari puncak pada Sabtu-Minggu, 28-29 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 152 mahasiswa S-1 FKH Unud dari angkatan 2022 sebagai peserta, dengan 67 panitia Kersos Keswan, dan empat Koas Pendamping dari FKH Unud.
Agenda inti pada kegiatan pembekalan ini dibagi menjadi tiga sesi pemaparan materi. Sesi pertama dibawakan oleh Prof. Dr. drh. I Ketut Puja, M.Kes., mengenai “KIE Biosecurity”, yang menjelaskan bahwa konsep dari Kersos Keswan mengarah pada prinsip one health, serta Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dalam penanganan rabies. Sesi kedua dibawakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung 2025, drh. A. A. Gede Raka Arnawa dan drh. Ida Ayu Diah Manuhara Keniten, mengenai “Vaksinasi Rabies berbasis Komunitas Kontribusi Nyata Profesi Dokter Hewan”. Beliau menjelaskan terkait penularan virus rabies, laporan kasus gigitan anjing di kabupaten klungkung, disertai penanganan gigitan Hewan Penular Rabies (HPR), dan penyediaan vaksinasi rabies. Dilanjutkan dengan sesi ketiga yang dibawakan oleh Edi Erawan dan Duwi Safitri, mengenai “Profil Desa Dawan, Kecamatan Dawan, Klungkung”. Pembekalan berlangsung dengan lancar, dan diharapkan materi yang disampaikan dapat diterapkan oleh peserta pada hari puncak Kersos Keswan.
Kersos Keswan ke-40 kembali dilanjutkan dengan rangkaian hari puncak selama dua hari pada Sabtu-Minggu, 28-29 Juni 2025 di Desa Dawan Kelod, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Rangkaian pertama dari kegiatan ini adalah pembukaan yang dilaksanakan pada Sabtu, 28 Juni 2025. Pembukaan ini dihadiri oleh Dekan FKH Unud, Wakil Dekan III FKH Unud, Kepala Kecamatan Dawan, Ketua dan Wakil Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Dawan Kelod, Perbekel dan Kelian Dinas Desa Dawan Kelod, Desa Dawan Kaler, dan Desa Pikat, dosen pendamping, koas pendamping, Pengurus Besar dan Pengawas Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan (IMAKAHI), serta 152 peserta.
Agenda Hari Puncak Pertama Kersos Keswan ke-40 ini dilanjutkan dengan pengarahan oleh dosen pembimbing sebelum peserta melaksanakan sosialisasi KIE untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit African Swine Fever (ASF), Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dan Rabies kepada masyarakat di ketiga desa tersebut. Tak hanya itu, kegiatan ini bertujuan untuk mendata jumlah kepemilikan hewan ternak dan peliharaan. Pada hari pertama kegiatan diakhiri dengan makan bersama serta malam keakraban.
Hari Puncak Kedua Kersos Keswan ke-40 dilanjutkan dengan kegiatan pengabdian berupa pemberian vaksin rabies pada hewan peliharaan serta vitamin dan obat cacing pada hewan ternak. Sebelum melaksanakan pengabdian terdapat pengarahan dan diskusi dengan dosen dan koas pembimbing terkait pengabdian yang akan dilaksanakan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian logistik berupa vaksin rabies, vitamin, dan obat cacing. Pengabdian pada hari kedua ini kembali dilaksanakan di tiga desa yang sama seperti hari pertama. Peserta dibagi menjadi dua sesi yang bertujuan untuk mengoptimalkan dan mengefisienkan pemberian logistik ke masyarakat. Pemberian logistik vaksin rabies difokuskan pada anjing dan kucing, sedangkan pemberian vitamin dan obat cacing difokuskan pada hewan ternak khususnya sapi.
Setelah peserta melaksanakan pengabdian selama dua hari, kegiatan Kersos Keswan ke-40 resmi ditutup secara simbolis dengan pelepasan name tag peserta. Penutupan ini dihadiri oleh Wakil Dekan III FKH Unud, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Pelaksana Tugas (Plt) Perbekel Dawan Kaler, Perbekel Desa Pikat, Kelian Banjar Kayehan, Jajaran Pimpinan Senat Mahasiswa FKH Unud, serta seluruh peserta Kersos Keswan ke-40.
Meskipun kegiatan sosialisasi KIE pada hari pertama dirasa belum maksimal dikarenakan kurangnya sinergisme antara bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung dengan panitia, tujuan pelaksanaan Kersos Keswan ini tetap berhasil tercapai, yaitu memberikan informasi dan edukasi terkait penyakit-penyakit yang umumnya menyerang hewan peliharaan (Rabies) dan ternak (ASF dan PMK) ke masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil untuk memberikan vaksinasi rabies ke hewan peliharaan serta pemberian vitamin dan obat cacing ke hewan ternak milik warga. Setelah berlangsungnya seluruh rangkaian kegiatan Kersos Keswan ke-40, diharapkan para peserta dapat menerapkan nilai-nilai pengabdian yang telah didapatkan dari rangkaian kegiatan ini.
Penulis : Cok Iss & Lala LPM Suara Satwa
Penyunting : Anggariani Astiti LPM Suara Satwa