Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya selaku Sekretaris Mabicab Kota Tasikmalaya Kak Drs H Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si memimpin upacara peringatan Hari Pramuka ke-62 tingkat Kota Tasikmalaya di lapangan upacara Balekota, Sabtu (19/08/23).
Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si menyampaikan acara peringatan hari pramuka yang dilaksanakan ini jangan hanya sekedar dijadikan seremonial saja, tetapi juga momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh Gerakan Pramuka kepada generasi-generasi muda Indonesia.
Dengan tema Peringatan Pramuka ke-62 pada tahun 2023 ini adalah “Dengan Peringatan Hari Pramuka Ke-62, Mari Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia Yang Profesional Dan Berwawasan Kebangsaan”. Tema ini menunjukan semangat Gerakan Pramuka untuk meningkatkan sumber daya manusia yang lebih professional, mencermati sumber daya kita yang saat ini masih jauh yang di harapkan.
Ajaran Bapak Pandu Sedunia, Baden-Powell yaitu Pramuka harus selalu siap, siap bertindak, dan siap menanggung akibat. (Dengan semangat ini, mari tingkatkan pengetahuan dan kesiapan kita dalam menghadapi berbagai situasi, baik dalam kondisi normal maupun dalam menghadapi bencana).
Dalam upacara tersebut juga menampilkan produk-produk unggulan dari setiap Kwartir Ranting yang ada di Kota Tasikmalaya dengan tujuan untuk mengangkat produk UMKM dan meningkatkan daya jual pelaku UMKM para anggota Pramuka.
Di tempat terpisah Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya Kak Drs H Muhammad Yusuf menuturkan yang jelas Pramuka kita ini sudah cukup maju. Pramuka itu lebih cenderung programnya ke wilayah pendidikan.
Karena memang anak-anak Pramuka itu lebih bersosialisasi untuk urusan edukasi kepada persoalan pendidikan. Sehingga di harapkan mereka para anggota Pramuka baik dari tingkat Siaga, Penggalang sampai Penegak itu juga diorientasiksn juga untuk membina para generasi muda ke depan. Supaya mereka lebih baik, berdisiplin.
Karena kalau masuk di Pramuka itu lebih cenderung di kedepankan masalah disiplin, sehingga mental spiritual anak-anak ke depan, kita menghadapi Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang, mereka diharapkan akan menjadi pemimpin di masa depan.