Project penamaan tumbuhan di SMAn 2 Cikampek adalah sebuah langkah progresif untuk membawa peserta didik menyadari apa yang ada di lingkungan sekitar mereka, dan kemudian hasil dari upaya tersebut dapat berdampak pada pengetahuan orang lain, Yaitu Peserta didik, guru, dan orang tua serta masyarakat umum.
Penamaan Tumbuhan Di SMAN 2 Cikampek melibatkan Aktivitas Fisik, Kreativitas dan digital literasi (ekoliterasi) menyajikan pembelajaran berdiferensiasi dan kolaborasi.
Project ini membutuhkan 20 orang / perkelas; dilaksanakan sebagai bagian dari Aktualisasi Dasa Dharma Pramuka Nomor dua. Project ini dilakukan oleh Kelas XII/ 2022-2023
Peserta didik dapat mengetahui nama tumbuhan Belimbing dan Mangga Golek dalam bahasan latin, sunda, inggris dan jepang
Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasi jenis tumbuhan Belimbing dan Mangga Golek
Peserta didik dapat menemukan nilai guna dan manfaat tumbuhan Belimbing dan Mangga Golek
Peserta didik dapat menghasilkan karya visual nametag Belimbing dan Mangga Golek
Peserta didik dapat menghasilkan karya ecoliterasi dalam googlesite pohon Belimbing dan Mangga Golek
Target Penamaan tumbuhan dalam fase ini adalah jenis Pohon buah yang ada di SMAN 2 Cikampek, terutama yang terletak di Samping Pendopo dan Belakang kelas 12 MIPA 6
Belimbing / Belimbing Manis adalah tumbuhan penghasil buah berbentuk khas yang berasal dari Indonesia, India, dan Sri Lanka. Saat ini, belimbing telah tersebar ke penjuru Asia Tenggara, Republik Dominika, Brasil, Peru, Ghana, Guyana, Tonga, dan Polinesia. Usaha penanaman secara komersial dilakukan di Amerika Serikat, yaitu di Florida Selatan dan Hawaii. Di Indonesia, buah ini menjadi ikon kota Depok, Jawa Barat, sejak tahun 2007.
Pohon ini memiliki daun majemuk yang panjangnya dapat mencapai 50 cm, bunga berwarna merah muda yang umumnya muncul di ujung dahan. Pohon ini bercabang banyak dan dapat tumbuh hingga mencapai 5 m. Tidak seperi tanaman tropis lainnya, pohon belimbing tidak memerlukan banyak sinar matahari. Penyebaran pohon belimbing sangat luas, karena benihnya disebarkan oleh kelelawar
Buah belimbing berwarna kuning kehijauan. Saat baru tumbuh, buahnya berwarna hijau. Jika dipotong, buah ini mempunyai penampang yang berbentuk bintang. Berbiji kecil dan berwarna coklat. Buah ini renyah saat dimakan, rasanya manis dan sedikit asam. Buah ini mengandung banyak vitamin C.
Salah satu jenis dari belimbing, yang disebut belimbing wuluh, sering digunakan untuk bumbu masakan, terutama untuk memberi rasa asam pada masakan.
Salah satu wilayah yang terkenal akan produksi belimbing adalah Demak, Jawa Tengah. Belimbing Demak terkenal berukuran besar, warnaya kuning cerah dan rasanya manis
Mangga atau mempelam adalah nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalam genus Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota dari famili Anacardiaceae
Nama "mangga" berasal dari bahasa Tamil, mankay, yang berarti man "pohon mangga" + kay "buah".[2] Kata ini dibawa ke Eropa oleh orang-orang Portugis dan diserap menjadi manga (bahasa Portugis), mango(bahasa Spanyol dan Inggris) dan lainnya.[2]
Mangga berasal dari daerah di sekitar perbatasan India dengan Burma, dan mangga telah menyebar ke Asia Tenggara sekitar 1500 tahun yang silam.[3][4] Buah ini dikenal pula dalam berbagai bahasa daerah, seperti pelem atau poh (Jw.), Poh (Bl.), dan Paok (Sas.)
Averrhoa carambola
Carincing
sutāfurūtsu
Starfruit
Mangifera indica L
buah
mangō goleku
mango find
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Oxalidales
Famili : Oxalidaceae
Genus : Averrhoa
Spesies : Averrhoa carabola L.
Habitus pohon, tinggi mencapai 12 meter, diameter batang mencapai 30 cm, tajuk tidak beraturan. Batang berkayu, tegak bulat, bercabang-cabang, coklat kotor. Permukaan batang yang telah tua kasar dan terdapat banyak tonjolan. Tidak berbanir.
Daun majemuk, menyirip, bulat telur, ujung runcing, pangkal membulat, tepi rata, bertangkai pendek, anak daun dua belas, pertulangan daun menyirip, warna hijau.
Bunga majemuk, bentuk malai, pada ranting atau ketiak daun, kelopak panjangnya kurang lebih 4 mm, warna merah, daun mahkota pada bagian tengah bergandengan.
Buah buni, masih muda hijau setelah tua kuning kehijauan, seing disebut juga fruit star karena jika diiris melintang akan berbentuk seperti bintang. Biji lanset, pipih, masih muda putih, setelah tua coklat kehitaman.
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Sapindales
Famili : Anacardiaceae
Genus : Mangifera
Spesies : Mangifera indica L.
Morfologi pohon mangga terdiri atas akar, batang, daun, dan bunga. Bunga menghasilkan buah dan biji (plok) yang secara generatife dapat tumbuh menjadi tanaman baru (Pracaya, 2006). Kulit batangnya tebal dan kasar dengan banyak celah-celah kecil dan sisik-sisik bekas tangkai daun.
SEJARAH BELIMBING
Belimbing merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari kawasan Malaysia, kemudian menyebar luas ke berbagai negara yang beriklim tropis lainnya di dunia termasuk Indonesia. Pada umumnya belimbing ditanam dalam bentuk kultur pekarangan (home yard gardening), yaitu diusahakan sebagai usaha sambilan sebagai tanaman peneduh di halaman-halaman rumah. Di kawasan Amerika, buah belimbing dikenal dengan nama /sebutan “star fruits”, dan jenis belimbing yang populer dan digemari masyarakat adalah belimbing “Florida
SEJARAH MANGGA GOLEK
Penyebaran mangga ke Indonesia diduga melalui semenanjung Malaysia oleh para pedagang Indonesia yang sekaligus menyebarkan agama Hindu – Budha, mereka berkelana ke timur pada abad ke 4 – 5 SM. Pada tahun 1400 dan 1450 tanaman mangga mulai ditanam di kepulauan Sulu dan Mindanau di Filipina, sedangkan di pulau Luzon sekitar tahun 1600 dan di Indonesia sendiri mangga pertama kali ditanam pada tahun 1665 di Kepulauan Maluku.Pada mulanya, budidaya tanaman mangga hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Selama rentang waktu 1984 – 1986 populasi mangga di Indonesia rata – rata terdapat 6.298.144 pohon, dengan hasil produksi mencapai 424.576 ton/tahun. Diantaranya sekitar 4 juta pohon terdapat di pulau Jawa, satu juta pohon di Sulawesi, sedangkan sisanya tersebar di Sumatera, Bali, Kalimantan, Nusa Tenggara hingga Papua. Pada perkembangan selanjutnya, pohon mangga kini terdapat diberbagai wilayah di Indonesia.
MANFAAT BUAH,DAUN BELIMBING
BATANG
Untuk membuat kayu bakar
BUAH
Buah belimbing digunakan untuk mengatasi radang tenggorokan, sariawan, sakit gigi, batuk, asma, cegukan, dada terasa terikat, mual, muntah, gangguan pencernaan, keracunan makanan, kolik, diare, ikterik (kekuningan), splenomegali (pembesaran limpa pada kasus malaria), dan asites (perut buncit karena cairan).
DAUN
Daun yang direbus digunakan untuk sariawan dan angina. Campuran daun dan buah belimbing digunakan untuk menghentikan muntah dan meredakan demam. Bunga belimbing yang direbus digunakan untuk obat cacing, malaria, dan pereda demam.
MANFAAT MANGGA GOLEK
BATANG
Untuk Membuat kayu bakar
BUAH
Menjaga Kesehatan Pencernaan. ...
Buah Mangga Mampu Meningkatkan Imun Tubuh. ...
Menurunkan Risiko Kanker. ...
Mencegah Risiko Diabetes. ...
Menjaga Kesehatan Jantung.
DAUN
Bersifat anti-peradangan. Inflamasi atau peradangan merupakan bagian dari respons alami tubuh untuk melawan bakteri atau virus. ...
Mencegah kenaikan berat badan. ...
Memerangi diabetes. ...
Menyehatkan kulit. ...
Bersifat antikanker. ...
Menurunkan tekanan darah. ...
Mengatasi masalah rambut.