X Cara Melakukan Roll depan dengan sikap awal Posisi Jongkok X
Roll Depan dengan posisi jongkok ini merupakan dasar dari roll depan, biasanya roll depan dengan posisi awal jongkok ini dilakukan oleh para pemula atau yang baru belajar mengenai roll depan, cara melakukan roll depan ini adalah sebagai berikut :
Sikap Awal dalam posisi jongkok dengan kedua kaki dirapatkan.
Letakan kedua lutut pada bagian dada.
Kedua tangan di letakan pada bagian depan di dekat kaki kira kira 40 cm di depan kaki.
Tumpuan berada pada bagian tangan.
Bengkokkan kedua tangan dan mulai berguling.
Bagian tubuh pertama yang menyentuh matras adalah bagian Pundak, yaitu dengan cara menundukan kepala hingga dagu menyentuh dada.
Ketika panggul menyentuh matras kemudian pegang lah bagian bawah lutut (Tulang Kering) dengan kedua tangan.
Setelah gerakan berguling selesai di akhiri dengan posisi Jongkok dengan kedua tangan tetap memegang tulangkering.
Cara Melakukan Roll Depan dengan Sikap awal Posisi Berdiri
X Cara Melakukan Roll depan dengan sikap awal Posisi berdiri X
Roll depan dengan posisi awal berdiri ini harus dilakukan dengan hati hati kerena sangat berbahaya, untuk pemula sebaik nya jangan dulu melakukan rol dengan posisi berdiri karena apabila salah dalam melakukan gerakan maka akan mengakibatkan cedera, cara melakukan roll depan dengan seikap awal berdiri ini adalah sebagai berikut:
Sikap awal berdiri dengan kedua kaki dirapatkan
Letakan kedua tangan pada matras kira-kira 50 Cm dan tangan di buka selebar bahu.
Bengkokan tangan kemudian di lanjutkan dengan meletakan bagian pundak pada matras, dan bagian kepala di tekuk hingga dagu menyentuh bagian dada.
Selanjutnya mulai berguling kedepan.
pada saat panggul menyentuh matras lipat kedua kaki dan kemudian dilanjutkan dengan tangan memegang bagian tulang kering kaki menuju posisi jongkok.
LONCAT HARIMAU (TIGER SPRONG).
Secara prinsip teknik gerakan loncat harimau tidak jauh berbeda dengan teknik gerakan roll ke depan.
Loncat harimau adalah sikap loncatan membusur dengan kedua tangan lurus ke depan pada saat melayang dan diteruskan dengan gerakan mengguling ke depan dan sikap akhir jongkok.
Cara melakukannya sebagai berikut:
Berdiri tegak, kedua lengan lurus di samping, pandangan lurus ke depan.
Dengan gerakan awalan jongkok melakukan gerakan meloncat ke depan atas dengan tolakan dua kaki, saat melayang kedua lengan lurus ke depan.
Pada saat kedua tangan menyentuh, kepala menunduk ke dada antara kedua tangan, sehingga bahu dan tengkuk menyentuh matras, lipat kedua kaki, selanjutnya mengguling ke depan dengan tangan lurus.
Gerak memutar tubuh dari sikap menyamping dengan tumpuan gerakan pada kedua kaki dan tangan disebut sebagai gerakan meroda pada senam lantai. Latihan meroda ini bisa dilakukan dengan tingkatan. Kita bisa meningkatkan gerakan secara bertahap mulai dari melakukannya satu kali, hingga beberapa kali jika sudah mahir melakukannya. Untuk bisa melakukan gerakan meroda bisa dilakukan dengan melakukan hal ini:
Pertama kali berdirilah dengan tegak menyamping sementara kedua kaki dibuka sedikit lebar. Lalu kedua tangan ditempatkan lurus ke atas serong ke samping (menyerupai leter V) dengan pandangan yang lurus ke depan
Jika sudah, jatuhkan badan dan letakkan telapak tangan ke samping kiri, kemudian kaki kanan terangkat lurus ke atas. Gerakan ini disusul dengan meletakkan telapak tangan di samping tangan kiri.
Saat kaki kanan diayunkan, maka kaki kiri ditolak pada lantai sehingga kedua kaki akan terbuka dan serong ke samping.
Kemudian letakkan kaki kanan ke samping tangan kanan, tangan kiri terangkat disusul dengan meletakkan kaki kiri di samping kaki kanan.
Badan terangkat, kedua lengan lurus ke atas ke posisi semula.
Pengertian Sikap kayang adalah sebuah gerakan senam lantai dengan posisi kedua tangan dan kaki bertumpu pada matras dengan posisi terbalik kemudian meregang dan panggul serta perut diangkat ke atas. Manfaat dan tujuan melakukan kayang adalah untuk melatih tubuh agar tetap lentur, terutama pada bagian bahu. Namun untuk pemula diwajibkan berlatih secara bertahap, agar tidak terjadi cedera atau tulang patah saat melakukan gerakan sikap kayang ini.
Latihan kayang ini juga akan mampu melatih kekuatan otot perut, kaki, bahu, tangan dan pinggang. Biasanya orang yang mampu melakukan gerakan ini mereka mempunyai tubuh yang prima dan kelenturan tubuh yang sangat baik. Gerakan kayang ini sama seperti latihan sikap lilin yaitu sama sama melatih kelenturan tubuh, namun yang membedakan adalah letak tumpuan dan arah kaki.
Dalam mengawali gerakan kayang terdapat dua cara yang dapat dilakukan. Yang pertama Cara melakukan gerakan kayang dari sikap tidur dan melakukan kayang dari sikap berdiri. Untuk Anda yang ingin tahu cara mekakukan gerakan kayang, berikut ini perpustakaan.id bagikan untuk Anda.
Awali gerakan dengan tidur terlentang.
Tekuk kedua lutut Anda, setelah itu rapatkan kedua tumit pada pinggul.
Tekuk kedua siku tangan Anda, kemudian telapak tangan bertumpu pada matras dan tempatkan ibu jari di samping telinga.
Lakukan gerakan badan diangkat pelan pelan keatas, kemudian disusul dengan dorongan dari kedua tangan dan kaki lurus.
Terakhir lakukan gerakan kepala masuk diantara kedua tangan.
Ambil sikap berdiri tegak dan kaki sedikit terbuka.
Posisi tangan masing masing berada di samping kaki.
Gerakan tangan secara bersamaan atau satu tangan dengan mengayunkannya ke belakang. Kepala tengadah kemudian badan melenting ke belakang, pastikan jika posisi telapak tangan menyentuh atau mendarat pada matras dengan baik.
Untuk gerakan dari sikap berdiri ini Anda dapat melakukannya dengan menggunakan bantuan tembok, sehingga cedera dapat dihindari dan tidak membuat kita terlalu lelah sebagai pemula.
Tidak melakukan pemanasan atau peregangan yang cukup, sehingga sering mengalami sakit sakit hingga cedera otot karena tertarik setelah melakukan gerakan kayang.
Siku tangan bengkok, karena kekakuan pada bagian bahu dan sendi.
Posisi badan kurang membusur karena bagian punggung yang kurang lentur dan kekakuan pada otot perut.
Keseimbangan yang kurang.
Usahakan posisi kepala harus pas dan jangan terlalu menengadah.