Satelit Uranus
Uranus memiliki 28 satelit alami yang telah dikonfirmasi. Satelit-satelit ini dinamai berdasarkan karakter dari karya William Shakespeare dan Alexander Pope.
Sistem satelit Uranus unik karena semuanya diklasifikasikan sebagai reguler atau ireguler, tetapi semua satelit besarnya memiliki orbit yang sangat miring terhadap bidang ekuator Matahari, yang sejalan dengan kemiringan sumbu rotasi Uranus yang ekstrem (97,77°).
5 Satelit Utama (Satelit Klasik)
Lima satelit ini adalah yang terbesar dan semuanya cukup besar untuk berbentuk sferoid (bulat). Semuanya memiliki komposisi utama es dan batu.
1. Titania
Terbesar: Ini adalah satelit terbesar dan paling masif di Uranus.
Fitur: Permukaannya ditandai dengan sistem lembah dan ngarai yang sangat besar, menunjukkan adanya aktivitas geologis di masa lalu.
2. Oberon
Terluar: Satelit terbesar kedua dan yang terjauh dari lima satelit utama.
Fitur: Memiliki kawah yang sangat besar, permukaannya tampak lebih tua dan lebih gelap dibandingkan Titania.
3. Umbriel
Tergelap: Memiliki permukaan yang sangat gelap dan tampak kuno, ditutupi oleh kawah.
Fitur: Meskipun kelihatannya tidak banyak aktivitas geologis, ia memiliki cincin terang misterius di dasar salah satu kawahnya.
4. Ariel
Tercerah: Satelit tercerah di antara kelima satelit utama, menunjukkan tanda-tanda aktivitas geologis yang luas di masa lalu.
Fitur: Permukaannya terdiri dari ngarai, lembah, dan dataran yang relatif mulus, menunjukkan aktivitas pembentukan kembali permukaan (resurfacing) oleh es cair.
5. Miranda
Terkecil dan Terdalam: Satelit sferoid terkecil dan yang paling dekat dengan Uranus.
Keunikan: Memiliki salah satu bentang alam yang paling aneh dan beragam di Tata Surya. Permukaannya tampak seperti tambal sulam yang kacau dari teras, ngarai, dan wilayah yang disebut coronae (bentuk oval/persegi panjang yang besar).