Uranus adalah planet ketujuh dari Matahari dan termasuk dalam kelompok planet raksasa es. Warna biru kehijauannya disebabkan oleh gas metana di atmosfer yang menyerap cahaya merah dan memantulkan warna biru. Uranus unik karena berputar miring hampir 98° terhadap bidang orbitnya, sehingga tampak seperti “mengguling” saat mengelilingi Matahari. Planet ini memiliki atmosfer yang sangat dingin, dengan suhu bisa mencapai -224°C, menjadikannya salah satu planet terdingin di tata surya. Uranus sebagian besar tersusun dari air, amonia, dan metana beku, di atas inti batuan kecil.
Ciri-ciri Uranus:
Planet urutan ke-7 dari Matahari.
Termasuk planet raksasa es (bukan gas murni seperti Jupiter dan Saturnus).
Warna biru kehijauan karena kandungan gas metana.
Memiliki kemiringan sumbu sekitar 98°, sehingga rotasinya tampak miring.
Suhu rata-rata sekitar -224°C.
Waktu rotasi sekitar 17 jam, dan waktu revolusi sekitar 84 tahun Bumi.
Memiliki cincin tipis yang tidak terlalu terlihat dari Bumi.
Uranus memiliki 27 satelit alami, dan beberapa yang terkenal adalah Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.
Satelit-satelit Uranus dinamai berdasarkan tokoh dari karya William Shakespeare dan Alexander Pope.
Fakta menarik:
Uranus merupakan planet pertama yang ditemukan menggunakan teleskop, oleh William Herschel pada tahun 1781.
Rotasinya berlawanan arah (retrograde), mirip dengan Venus.
Karena kemiringannya yang ekstrem, Uranus mengalami musim yang sangat panjang, masing-masing bisa berlangsung hingga 20 tahun Bumi.