1. Klasifikasi Ilmiah (Taxonomy)
Secara hierarki taksonomi, Musca domestica termasuk ke dalam ordo Diptera (serangga dengan dua sayap) dan famili Muscidae. Berikut adalah klasifikasi lengkapnya:
Kingdom: Animalia (Hewan)
Phylum: Arthropoda (Hewan berbuku-buku/beruas)
Class: Insecta (Serangga)
Order: Diptera (Memiliki sepasang sayap fungsional)
Suborder: Brachycera
Infraorder: Muscomorpha
Family: Muscidae
Genus: Musca
Species: Musca domestica (Linnaeus, 1758)
2. Morfologi Musca domestica (Lalat Rumah Dewasa)
Tubuh Musca domestica berwarna abu-abu tua dan terbagi menjadi tiga bagian utama: Kepala (Caput), Dada (Toraks), dan Perut (Abdomen).
Kepala (Caput):
Memiliki sepasang mata majemuk besar berwarna cokelat kemerahan. Jarak mata lalat jantan sangat rapat (holoptik), sedangkan betina lebih renggang (dichoptik).
Alat mulut bertipe menjilat-mengisap (sponging) berbentuk seperti belalai (probosis) untuk menyerap makanan cair.
Dada (Toraks):
Berwarna abu-abu dengan ciri khas 4 garis hitam tebal membujur di bagian punggungnya.
Memiliki sepasang sayap depan transparan, dan sepasang sayap belakang yang menyusut menjadi organ keseimbangan (haltere).
Perut (Abdomen):
Berwarna kekuningan atau abu-abu dengan pola gelap di bagian tengah. Pada betina, ujung perut dapat memanjang membentuk saluran telur (ovipositor).
Kaki:
Terdiri dari 3 pasang kaki berbulu yang memiliki bantalan pelekat (pulvillus) di ujungnya untuk menempel pada permukaan licin sekaligus membawa kuman.
3. Dimensi Fisik (Ukuran)
Rincian ukuran kuantitatif lalat rumah dewasa:
Panjang Tubuh: 6–7 mm (Lalat betina umumnya lebih besar dan gemuk dibanding lalat jantan).
Lebar Tubuh (Toraks): 2–3 mm (Bagian paling tebal).
Bentang Sayap (Wingspan): 13–15 mm (Ketika kedua sayap dikepakkan penuh).
Panjang Sayap Tunggal: 6,0–6,5 mm (Hampir sepanjang ukuran tubuhnya).
Diameter Kepala: 1,5–2,0 mm.
Ukuran Telur: Panjang sekitar 1,0 mm dengan lebar 0,2 mm (mirip butiran beras mikro).