1. Klasifikasi
Secara taksonomi, lalat ini termasuk ke dalam kelompok lalat peraba atau lalat bangkai (blowflies):
Kingdom: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Diptera (serangga dengan dua sayap asli)
Famili: Calliphoridae
Genus: Chrysomya
Spesies: Chrysomya megacephala
2. Morfologi & Dimensi
Morfologi Chrysomya megacephala sangat khas, terutama pada bagian kepala dan warna tubuhnya yang mencolok.
Ukuran/Dimensi: Memiliki ukuran tubuh yang relatif besar dan gempal jika dibandingkan dengan lalat rumah umum (Musca domestica). Panjang tubuhnya berkisar antara 8 mm hingga 11 mm.
Warna Tubuh: Bagian toraks (dada) dan abdomen (perut) berwarna hijau metalik berkilau hingga biru tua keunguan.
Kepala & Mata: Sesuai namanya (megacephala berarti kepala besar), lalat ini memiliki kepala yang besar dengan mata majemuk berwarna merah bata atau jingga cerah.
Mata holoptik: Pada lalat jantan, kedua mata majemuknya sangat besar dan hampir bersentuhan di bagian atas kepala.
Mata dikoptik: Pada lalat betina, terdapat celah atau jarak yang jelas di antara kedua matanya.
Sayap: Jernih (hialin) dengan guratan urat sayap yang jelas dan memiliki bercak hitam kecil di bagian pangkal (basicosta).
3. Karakteristik & Perilaku
Habitat: Sangat menyukai lingkungan tropis dan subtropis. Mereka sangat tertarik pada zat organik yang membusuk, seperti bangkai hewan, tempat pembuangan sampah, kotoran, serta pasar ikan atau daging terbuka.
Perilaku Terbang: Merupakan penerbang yang kuat, lincah, dan sangat cepat mendatangi sumber bau busuk atau protein yang menyengat.
Siklus Hidup: Mengalami metamorfosis sempurna (telur -> larva/maggot -> pupa -> lalat dewasa). Dalam kondisi hangat, siklus hidupnya bisa berlangsung sangat cepat (kurang dari 7 hari).
Aspek Kesehatan: Karena sering hinggap di tempat kotor sebelum berpindah ke makanan manusia, lalat ini menjadi agen mekanis yang membawa berbagai patogen penyebab penyakit saluran pencernaan, seperti diare, kolera, dan disentri.