PARAMETER PADA MASTERCAM X4 MILL
PARAMETER PADA MASTERCAM X4 MILL
TUJUAN PEMBELAJARAN
BAHAN AJAR
A. TOOLPATH TYPE
Toolpath adalah lintasan atau jalur yang akan dilalui oleh pahat (cutting tool) untuk memotong material benda kerja. Mastercam memiliki berbagai jenis toolpath untuk berbagai kebutuhan, dan beberapa yang paling umum adalah:
1. Contour
Contour digunakan untuk membuat lintasan pahat mengikuti garis atau profil tertentu.
Cocok untuk pemotongan tepi benda kerja, finishing sisi, atau membuat bentuk outline.
2. Pocket
Untuk mengerjakan area cekungan (pocketing), yaitu mengosongkan material di dalam batas tertentu.
Cocok untuk membuat rongga persegi, lingkaran, atau bentuk bebas pada benda kerja.
3. Facing
Digunakan untuk meratakan permukaan benda kerja bagian atas.
Biasanya menggunakan face mill atau end mill ukuran besar.
4. Slot Mill
Untuk membuat celah (slot) dengan ukuran tertentu.
Cocok dipakai bila ingin membuat alur panjang pada permukaan benda kerja.
B. TOOL
1. Tool Type
Sumber Gambar ChatGPT dari: Cimco.com
End Mill (Flat End Mill) : Pahat frais dengan ujung datar, digunakan untuk roughing dan finishing permukaan datar.
Ball End Mill : Pahat frais dengan ujung bulat, dipakai untuk kontur 3D atau permukaan melengkung.
Sumber Gambar : https://www.grainger.com/
Face Mill : Pahat frais besar, digunakan untuk meratakan permukaan benda kerja.
Sumber Gambar : https://www.amazon.com/
Chamfer Mill : Pahat untuk membuat chamfer (sudut serong).
Sumber Gambar : https://www.ezb2b.com/
Slot Mill / Slitting Saw : Pahat berbentuk tipis, digunakan untuk memotong slot atau celah.
Sumber Gambar : https://www.hk-tools.com/
Drill (Twist Drill) : Pahat bor standar untuk membuat lubang.
Sumber Gambar : https://www.cutwel.co.uk/
Center Drill / Spot Drill : Pahat untuk membuat titik awal pengeboran agar bor tidak meleset.
Sumber Gambar : https://kdmfab.com/
Tap (Tapping Tool) : Pahat untuk membuat ulir dalam pada lubang.
Sumber Gambar : https://etcnmachining.com/
Reamer : Pahat untuk memperhalus lubang setelah dibor, menghasilkan ukuran lebih presisi.
Sumber Gambar : https://www.sandvik.coromant.com/
Thread Mill : Pahat frais khusus untuk membuat ulir (thread milling).
Sumber Gambar : https://made-in-china.com/
Boring Bar / Boring Tool : Pahat untuk memperbesar dan memperhalus lubang (boring).
Sumber Gambar : https://www.wevolver.com/
Countersink / Counterbore Tool : Pahat untuk memperlebar mulut lubang (misalnya untuk kepala baut).
Sumber Gambar : https://www.melintool.com/
Custom Tool (User Defined) : Pahat yang didefinisikan sendiri oleh pengguna, sesuai kebutuhan khusus.
C. HOLDER
Dalam Mastercam X4 Mill, holder adalah dudukan atau penjepit pahat yang digunakan untuk menghubungkan tool (pahat/end mill/drill) dengan spindle mesin CNC.
Fungsi utama holder di Mastercam adalah:
Memberikan gambaran nyata tentang geometri dudukan pahat.
Membantu melakukan simulasi pemotongan agar lebih realistis.
Melakukan pemeriksaan tabrakan (collision check) antara holder dengan benda kerja, ragum, atau fixture.
Menentukan panjang tool yang keluar (overhang) dari holder sesuai kebutuhan pemesinan.
C. CUT PARAMETER
Cut Parameters berfungsi untuk mengatur strategi pemotongan (cutting strategy) pada proses permesinan CNC. Pengaturan ini menentukan bagaimana pahat (tool) bergerak untuk mengerjakan material, baik saat roughing (kasar) maupun finishing (halus).
1. Roughing (Pemotongan Kasar)
Digunakan untuk mengambil material dalam jumlah besar dengan cepat.
Parameter yang diatur:
Step over (lebar pemakanan samping)
Step down (kedalaman tiap pemakanan)
Stock to leave (sisa material untuk finishing, misalnya 0.2 mm)
2. Finishing (Pemotongan Halus)
Digunakan setelah roughing untuk mendapatkan bentuk akhir yang presisi dan halus.
Parameter yang diatur:
Step over lebih kecil dibanding roughing → hasil lebih halus.
Step down tipis untuk menjaga kualitas permukaan.
3. Entry Motion (Gerakan Masuk Pahat)
Mengatur cara pahat masuk ke material.
Bisa dipilih: Plunge, Ramp, Helix.
Ramp/Helix lebih baik untuk endmill karena mengurangi beban pahat.
4. Lead In / Lead Out (Gerakan Masuk & Keluar Pemotongan)
Untuk menghindari bekas gerakan pahat di permukaan benda kerja.
Biasanya berupa gerakan arc (busur) atau line (garis miring) sebelum pahat masuk penuh ke jalur potong.
5. Depth Cuts (Pemotongan Bertahap)
Mengatur kedalaman pemotongan per lapis.
Berguna jika benda kerja cukup tebal → pahat tidak langsung potong dalam sekali jalan.
6. Breakthrough (Tembus Material)
Jika benda kerja harus ditembus penuh, parameter ini digunakan.
Bisa ditambahkan overcut agar benar-benar tembus bersih.
D. LINKING PARAMETER
Linking Parameters adalah menu di Mastercam X4 Mill yang digunakan untuk mengatur posisi ketinggian (level Z) pahat pada saat masuk, keluar, maupun berpindah jalur potong. Tujuannya agar pergerakan pahat aman, efisien, dan tidak menabrak benda kerja atau ragum/fixture.
1. Clearance
Ketinggian paling atas yang aman sebelum pahat turun mendekati benda kerja.
Biasanya lebih tinggi dari ragum/fixture.
Digunakan saat rapid move (gerakan cepat).
2. Retract
Posisi pahat saat mundur setelah selesai pemotongan sebelum berpindah ke posisi berikutnya.
Umumnya sedikit di atas permukaan benda kerja.
3. Feed Plane
Level di mana pahat bergerak dengan feed rate (kecepatan potong), bukan rapid.
Posisi ini berada di atas Top of Stock, agar pahat masuk material dengan aman.
4. Top of Stock
Permukaan atas material benda kerja.
Titik acuan awal pemotongan.
5. Depth (Depth of Cut)
Kedalaman akhir pemotongan (Z terbawah).
Misalnya jika benda kerja tebal 10 mm, maka Depth = -10 mm (tergantung sistem koordinat).
PENILAIAN
1. RANAH PENGETAHUAN
2. RANAH KETERAMPILAN
Dari gambar kerja di atas, tentukan :
Perintah-perintah apa saja yang digunakan untuk menggambar 2D (dua dimensi) menggunakan Mastercam X4?
Tentukan jenis Machine Type yang digunakan dan berikan alasannya!
Tentukan berapa Stock Setup!
Tentukan Jenis Tool yang digunakan beserta ukurannya!
ARUDAM KANA TEKNIK
Jl. Manyar No. 19 Beran Ngawi
Hak Cipta @2025