Kompetensi Dasar :
3.9 Mengelompokkan materi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan komponen penyusun (zat tunggal dan campuran)
4.9 Melaporkan hasil pengamatan sifat-sifat campuran dan komponen penyusunnya dalam kehidupan sehari-hari
3.9.1 Mengelompokkan materi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan komponen penyusunnya (zat tunggal)
3.9.2 Mengelompokkan materi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan komponen penyusunnya (campuran).
Tujuan pembelajaran :
Setelah mempelajari magteri ini siswa dapat
menjelaskan tentang zat tunggal
menjelaskan tentang unsur dan senyawa
menjelaskan tentang campuran
mengelompokkan materi berdasarkan kelompok penyusunnya
Yuk, Simak video berikut ini!
MATERI
Apakah ada teman-teman yang suka minum teh, susu, atau air putih?
Minuman yang kita konsumsi setiap hari ternyata dapat dibedakan dalam tiga kategori.
Kategori ini adalah materi, zat tunggal, dan zat campuran. Apakah teman-teman tahu apa perbedaan ketiganya?
Pengertian Materi dan Contohnya
Materi dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang memenuhi atau menempati ruang, serta memiliki massa.
Wujud atau bentuk materi dibedakan menjadi 3, yaitu benda padat, benda cair, dan benda gas . Wujud benda tersebut memiliki sifat yang berbeda-beda.
Salah satu sifat zat padat adalah memiliki gaya tarik-menarik antar molekul yang sangat kuat, sehingga gerakan molekulnya tidak bebas.
Beberapa contoh materi zat padat adalah batu, kayu, besi, plastik, dll.
Sifat zat cair adalah memiliki gerakan molekul yang cukup bebas dan tidak terikat, serta molekulnya bisa berpindah tempat, dengan bentuk yang mudah berubah menyesuaikan dengan tempatnya.
Contoh materi zat cair adalah air, minyak, sabun cair, susu, dll.
Sedangkan materi yang berupa zat gas memiliki sifat yang letak molekulnya sangat berjauhan dan molekul penyusunnya bergerak sangat bebas, serta gaya tarik-menarik antar molekul hampir tidak ada.
Contoh materi berbentuk zat gas adalah Oksigen, helium, karbon dioksida, dll
ZAT TUNGGAL
Zat tunggal adalah materi yang hanya terdiri atas satu jenis materi saja sehingga dinamakan tunggal.
Zat tunggal atau disebut dengan zat murni adalah suatu zat yang memiliki komposisi penyusunnya konstan (homogen) dan memiliki sifat yang sama pula.
Contoh zat tunggal adalah: air, gula, garam, kawat besi, kawat tembaga, gas oksigen, gas hidrogen.
Zat tunggal terbagi menjadi dua jenis, yaitu berupa unsur dan senyawa.
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lainnya yang lebih kecil dan sederhana.
Contoh unsur : besi, emas 24 k, silikon, tembaga, boron dll
Senyawa adalah zat tunggal yang terdiri dari dua atau beberapa unsur yang dapat dipecah-pecah lagi menjadi unsur-unsur dasar pembentuknya dengan reaksi kimia.
Contoh senyawa : air, karbondioksida, garam, cuka dll
ZAT CAMPURAN
Zat campuran adalah zat yang mengandung dua atau lebih unsur atau senyawa.
Zat campuran bisa disebut juga dengan zat tidak murni karena dibentuk dari berbagai jenis elemen yang digabungkan secara fisika ataupun kimia.
Ciri-ciri zat campuran adalah:
- Tersusun lebih dari satu unsur atau senyawa,
- Zat-zat penyusun dapat dipisahkan secara fisika atau kimia,
- Zat-zat penyusun tidak tercampur secara sempurna.
Zat campuran dibedakan menjadi dua jenis, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.
A. Zat Campuran Homogen
Zat campuran homogen adalah zat campuran antara dua zat atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya tidak dapat dibedakan atau samar.
Zat campuran homogen juga dapat disebut dengan larutan.
Contoh larutan homogen adalah campuran antara air dan sirup (larutan sirup), campuran air dan garam (larutan garam), campuran air dan gula (larutan gula)
B. Zat Campuran Heterogen
Zat campuran heterogen merupakan campuran dua zat atau lebih yang tidak tersusun sempurna.
Jadi, kemungkinan masih bisa terjadi endapan zat penyusun yang tersisa.
Berbeda dengan zat campuran homogen, pada zat campuran heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan atau tidak samar.
Contoh zat campuran heterogen adalah campuran tanah dan kerikil, campuran pasir dan air, bahan beton, dan sebagainya.
Zat-zat campuran tersebut masih bisa dibedakan secara mudah oleh penglihatan manusia tanpa alat bantuan.
Yuk, uji pemahamanmu, dengan mengerjakan latihan berikut ini!
Klik DI SINI untuk melihat skor mu!