Panitia: Bapak dan Ibu peserta program yang kami banggakan. Bapak dan Ibu tentu bertanya-tanya, apa yang akan kita pelajari selama kita mengikuti rangkaian program ini. Nah, supaya rasa penasaran Bapak dan Ibu tidak berlarut-larut, mari kita simak paparan terkait apa yang akan kita pelajari selama mengikuti kegiatan ini, yaitu alur topik yang akan menjawab pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana, serta dimulai dari potret persoalan yang lebih umum (konteks global dan nasional) menuju ke potret persoalan yang lebih spesifik (konteks sekolah dan kelas)
Ibu Rara: Pak maaf, setahu saya akan jauh lebih efektif jika peta persoalannya dimulai dari hal yang dekat dengan kita, misalnya di mulai dari diri kita lebih dulu dan lingkungan sekitar. Namun mengapa alurnya ini justru dimulai dari hal yang jauh dari kita?.
Panitia: Kami sependapat dengan Ibu. Justru mulai dari diri ini, nantinya alur topik program ini menjadi jembatan yang mempertemukan konteks pemahaman peserta akan konsepsi yang ini menjawab pertanyaan mengapa dan apa, dengan konteks implementasinya di sekolah, yang ini akan menjawab pertanyaan bagaimana caranya. Jadi, jangkarnya tetap harus pada diri, yaitu memperkuat diri dengan pemahaman yang toleran. Untuk lebih jelas alur materinya, Bapak dan Ibu dapat melihat peta materinya berikut ini. Mulai dari diri ini nanti di alur materi akan selalu menjadi pemantik diskusi dan fokus perubahannya dalam design for change-nya
Pak Tole: "Pak, maksudnya dalam program ini kita akan mempelajari 5 topik yang alur belajarnya dimulai dari topik kebinekaan global, kemudian ke topik kebinekaan nasional, dan topik kebinekaan dalam skala personal. Yang saya pahami tiga topik pertama ini akan fokus ke landasan teori kenapa kita harus menghargai keragaman. Sementara topik keempat sekolahku yang bineka lebih ke bagaimana cara mengimplementasikan nilai-nilai tadi di lembaga pendidikan, dan untuk topik kelima yaitu menjadi sekolah damai ini merupakan capaian akhir yang diharapkan terwujud dari kegiatan ini, apakah pemahaman saya sudah tepat pak?"
Panitia: Wah ... luar biasa sekali pemahaman Pak Tole ini, sepertinya Bapak lebih cocok jadi narasumber. Penjelasan Bapak tadi tepat sekali, jadi secara alur topik memang kita akan mempelajari lima topik seperti paparan pak Tole tadi
Pak Tole: Ah Bapak bisa saja ...!
Panitia: Jika tidak ada pertanyaan lagi, selanjutnya mari kita lanjutkan ke paparan berikutnya terkait dengan alur materi. Dalam alur topik, kita diberikan informasi tentang topik apa saja yang akan dibahas., Kita semua sekarang tahu bahwa akan ada lima topik umum. Selanjutnya, di alur materi, kita akan fokus pada beberapa materi yang akan dipelajari. Nah, Bapak dan Ibu, silakan lanjutkan ke paparan berikutnya (Alur Materi) ->
Modul ini disajikan kepada mereka yang ingin memahami topik toleransi dengan lebih cepat dan mudah., Peserta akan mendapatkan gambaran bagaimana cara mempraktikkan toleransi dalam berbagai bentuk aktivitas di lingkup satuan pendidikan.
Modul ini disajikan dengan pendekatan positif. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan pendekatan Online Facilitited Games Based Learning - (OFGBL), yang salah satu aktivitas belajarnya adalah games yang difasilitasi oleh mentor.
Modul ini juga diperkaya dengan sumber online seperti Youtube, infografis, dan portal berita, website, dan sumber online lainnya
Dalam modul ini juga disertakan contoh-contoh bagaimana teknik implementasi program toleransi, baik di sekolah maupun di kelas, dalam bentuk project based learning yang bisa diamati dalami ruang aktivitas kebinekaan. Contoh-contoh tersebut sudah dilengkapi dengan ragam aktivitas guru dan siswa, serta hubungannya dengan profil pelajar pancasila