Yang mengantar Nia dari sekolah hanya Pak Yana. Dan juga Bu Yanti. Tapi Bu Yanti kesana cuma untuk mengantar Resty. Buktinya daritadi selalu dekat dengan Resty.
Daritadi Pak Yana tidak jauh dari Nia. Wina dan Salma juga ikut, karena ingin melihat Nia pentas di atas panggung. Wina dan Salma sangat senang karena sepatu hadiah ulang tahun dipakai oleh Nia.
"Sepatunya kekecilan gak Nia? Wina berbisik.
"Nia menatap ke Wina. "Pas banget Win. Terimakasih ya Win. Terimakasih ya Salma." Nia menatap ke Salma.
Pak Yana juga terlihat rapi. Nia senang melihat penampilan Pak Yana. Memakai baju batik, bawahannya celana hitam. Sepatunya Fantopel. Nia melihat Pak Yana seperti melihat bapaknya. Agak tinggi Bapak juga, seperti Pak Yana. Tidak gendut dan tidak juga kurus. Iya kata Pak Yana, "Jika bapak masih ada, pasti bapak ikut menonton..."
Seperti kata Pak Yana, pentas seni ini adalah tingkat Kecamatan untuk menuju tingkat Kabupaten. "Asal Penampilan Nia sama seperti saat latihan kemarin, Insyaallah Nia pasti unggul."
Nia menatap ke Pak Yana, "Minta doanya, Pak."
"Tapi Bapak merasa yakin, Nia bisa unggul."
Saat latihan yang terakhir beberapa hari yang lalu. Nia disuruh menyanyikan lagu wajib. Hmm, bagus sekali kata Pak Yana. Tidak Sumbang, dan selaras dengan nada.
"Kalau soal bernyanyi, Nia sudah ternilai bagus menurut Bapak. Bapak juga merasa tenang. Suara Nia bagus dan lembut," kata Pak Yana.
Nia tenang mendengarnya.
"Antara suara lagu dan suara kecapi terasa menyatu. Tidak timpang." Kata Pak Yana.
Rerencangan sadayana, berikut ieu video simkuring nalika praktek nyaritakeun deui teks anu tos ditarjamahkeun 'link' dina eta video, simkuring nyarita dina durasi ka 27:54 wilujeng nyakseni...