Dampak SEFT terhadap Kesejahteraan Psikologis Subjek dengan Hipertensi
Dampak SEFT terhadap Kesejahteraan Psikologis Subjek dengan Hipertensi
SEFT secara signifikan menurunkan gejala stress dari berbagai aspek:
Fisik: pusing, pegal, sulit tidur
Emosional: mudah marah, khawatir, emosi tidak stabil
Intelektual: sulit konsentrasi, pelupa
Interpersonal: menarik diri dari aktivitas sosial
Meningkatkan perasaan tenang, nyaman, dan relax.
Membantu pasien mengelola emosi negatif secara lebih positif dan ikhlas.
Meningkatkan kesejahteraan psikologis secara menyeluruh.
Penurunan Stress dan Peningkatan Emosi Positif
Hasil uji statistik wilcoxon menunjukkan penurunan stres yang signifikan ( Z = -2.023, p <0.05)
Perasaan lebih tenang dan ikhlas
Koneksi spiritual yang lebih dalam kepada Tuhan
Peningkatan emosi positif, seperti kebahagiaan dan rasa syukur
Penurunan hormon stres (kortisol)
Peningkatan hormon endorfin yang menimbulkan rasa nyaman
Rekomendasi SEFT Sebagai Pendekatan Psikologi Kesehatan
SEFT merupakan pendekatan psikologi integratif yang melibatkan unsur spiritual, kognitif, dan fisiologis.
Teknik yang sederhana, aman, dan dapat dipraktikkan secara mandiri.
Sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia yang religius dan terbuka terhadap pendekatan spiritual.
Layak direkomendasikan sebagai terapi pelengkap dalam praktik psikologi kesehatan, khususnya untuk:
Pasien dengan penyakit kronis
Layanan kesehatan primer
Kesimpulan Penelitian
SEFT terbukti efektif dalam menurunkan stres pada pasien hipertensi.
Dampak positif SEFT mencakup aspek: fisik, emosional, intelektual, dan interpersonal
Terbukti juga menurunkan tekanan darah sistolik dan meningkatkan emosi positif.
SEFT dapat direkomendasikan sebagai pendekatan psikologi kesehatan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien penyakit kronis.