Cara Menentukan Isu Internal dan Eksternal

Konteks Organisasi

Dalam ISO 9001:2015 terdapat klausul baru yaitu klausul 4.1 Memahami Organisasi dan Konteks Organisasi. Tujuan dari klausul ini adalah memahami konteks organisasi dengan menentukan isu internal dan isu eksternal yang berhubungan dengan tujuan dari organisasi.

Isu yang dimaksud dapat berupa isu yang bersifat positif ataupun negatif. Isu dapat bersumber dari luar (isu eksternal) ataupun dari dalam organisasi itu sendiri (isu internal). Isu internal dan isu eksternal ini diibaratkan seperti bola liar, yang jika bisa dikelola dengan baik akan mampu digunakan sebagai suatu tools untuk memajukan organisasi. Begitu juga sebaliknya, apabila isu ini tidak bisa dikelola dengan baik, akan menjadi suatu penyebab mundurnya organisasi.

Cara Menentukan Isu Internal dan Isu Eksternal

Lantas bagaimana cara agar suatu organisasi dapat menentukan isu internal dan isu eksternal nya ?

Dalam standar ISO tidak dijelaskan bagaimana cara untuk melakukannya. ISO membebaskan organisasi menentukan sendiri isu internal dan eksternal sesuai dengan metodenya masing-masing.

Dalam membantu klien, kami selaku konsultan ISO membantu menentukan isu internal dan eksternal organisasi menggunakan metode Analisis SWOT.

Metode SWOT merupakan singkatan dari Strenght Weakness Opportunity Threats

trenght

Adapun Strenght (analisa kekuatan), yakni menganalisa apa yang menjadi kekuatan atau kelebihan organisasi yang menjadi keunggulan bagi para kompetitor. Contohnya ketika kita mempunyai kelebihan terkait dengan pelayanan prima terhadap pelanggan, kecepatan dalam menangani keluhan pelanggan, hubungan yang kuat dengan pelanggan.

Weakness

Weakness (analisa kelemahan), yakni menganalisa apa yang menjadi kelemahan organisasi saat ini. Kelemahan ini dapat menyebabkan terhambatnya kemajuan suatu perusahaan. Misalkan organisasi mempunyai kelemahan dari sisi teknologi, tekhnologi yang digunakan kalah unggul dengan kompetitor.

Opportunity

Opportunity (analisa peluang), yaknj menganalisa suatu peluang yang ada di luar organisasi. Contohnya, saat ini pemerintah sedang menggalakkan program infrastruktur. Bagi perusaahan konstruksi, hal ini merupakan suatu peluang bagus, karena akan dibukanya banyak tender terkait dengan pekerjaan mereka. Tinggal bagaimana suatu organisasi dapat menangkap peluang tersebut.

Threats

Threats (Ancaman), yakni menganalisa ancaman bagi perusahaan, ancaman ini apabila tidak segera diatasi dapat menyebabkan kemunduran bagi suatu organisasi. Sebagai contoh naiknya kurs dollar terhadap rupiah, regulasi dari pemerintah, serbuan tenaga kerja asing, dsb.

Manfaat dari hasil analisis SWOT ini adalah perusahaan atau organisasi dapat mempertahankan atau meningkatkan kelebihan mereka untuk menangkap peluang yang ada, melakukan perbaikan terhadap kelemahan dan kekurangan organisasi untuk menghindari ancaman dan resiko yang ada. Hasil analisa SWOT ini juga yang dapat dijadikan dasar dalam menentukan isu internal dan isu eksternal suatu organisasi, karena kurang lebih sifatnya sama.

Contoh Hasil Identifikasi Isu Internal dan Isu Eksternal

Berikut ini contoh hasil identifikasi isu internal dan isu eksternal organisasi:

1. Isu Internal : Kompetensi karyawan

Pengaruh isu

Tindakan Antisipasi

2. Isu Internal : Kedisiplinan Karyawan

Pengaruh isu

Tindakan Antisipasi

3. Isu Eksternal : Tingkat Kepuasan Pelanggan

Pengaruh isu

Tindakan Antisipasi

4. Isu Eksternal : Kompetisi Pasar

Pengaruh isu

Tindakan Antisipasi

Demikian penjelasan singkat mengenai konteks organisasi, semoga bermanfaat bagi kemajuan perusahaan anda.