TIM MUTU SEKSI GIZI PROMOSI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG KESMAS
TIM MUTU SEKSI GIZI PROMOSI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG KESMAS
MR TIM MUTU SEKSI GIZI PROMKES DAN PPSM
MR TIM MUTU SEKSI GIZI PROMKES DAN PPSM
MR TIM MUTU SEKSI GIZI PROMKES DAN PPSM
MR TIM MUTU SEKSI GIZI PROMKES DAN PPSM
ISO 9001 adalah standardisasi internasional yang paling dasar yaitu standard yang mengatur Sistem Manajemen Mutu/ Quality Management System, saat ini hadir dengan versi terbarunya yaitu ISO 9001:2015. Metode pendekatan ISO 9001:2015 menggunakan pendekatan proses (Process Approach), pendekatan sistem (System Approach) dan juga menggunakan pola Plan - Do - Check Action (PDCA) Continuous Improvement.
ISO 9001 merupakan salah satu dari banyaknya sertifikasi ISO yang dapat diimplementasikan dalam organisasi kita. ISO 9001 berfokus kepada memenuhi persyaratan pelanggan dan berjuang untuk melampaui harapan pelanggan.
Manfaat dengan diterapkannya ISO 9001:2015 bagi organisasi antara lain:
Kepuasan pelanggan dengan penyampaian produk secara konsisten dalam memenuhi persyaratan- persyaratan pelanggan.
Mengurangi biaya operasional dengan peningkatan berkesinambungan pada proses-proses dan hasil dari efisiensi operasional.
Peningkatan hubungan pada pemegang kepentingan termasuk para karyawan, pelangan dan pemasok.
Persyaratan pematuhan hukum dengan pemahaman bagaimana persyaratan suatu peraturan dan perundang-undangan tersebut mempunyai pengaruh tertentu pada suatu orgars Asi dan para pelanggan.
Peningkatan terhadap pengendalian manajemen resiko dengan konsistensi secara terus menerus dan adanya mampu telurus suatu produk dan pelayanan.
Memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 pada organisasi/ perusahaan, kita juga perlu memahami Klausul yang ada pada ISO ini. ISO 9001:2015 ini adalah versi terbaru dari Sistem Manajemen Mutu
Berikut adalah 10 klausul ISO 9001:2015 yang sudah berlaku :
Skope atau Lingkup Sertifikasi harus tertulis jelas apa jenis usaha , Produk atau jasanya termasuk juga dimana saja ISO 9001:2015 ini akan di terapkan, Statement dari Scope ini dapat dimasukan dalam Manual Mutu ISO 9001:2015
Acuan normatif dokumen yang dijadikan acuan dalam menerapkan SMM ISO 9001:2015, dalam hal ini adalah ISO 9000:2015 Kosa Kata ISO 9001:2015
Terms dan defininition menjelaskan definisi beberapa istilah yang sering digunakan dalam ISO 9001:2015
Memahami Organisasi & Konteksnya
Memahami produk dan jasa organisasi, dan ruang lingkup sistem manajemen
Memahami masalah internal dan eksternal yang menjadi perhatian Organisasi dan pihak berkepentingan;
Memahami kebutuhan & harapan pihak berkepentinga
Organisasi harus Mengidentifikasi “pihak yang berkepentingan” (stakeholders) yang menerima Layanan Organisasi , atau yang mungkin terkena dampak oleh mereka, atau pihak-pihak yang dinyatakan mungkin memiliki kepentingan yang signifikan di perusahaan
Menentukan lingkup QMS
Skope atau Lingkup Sertifikasi harus tertulis jelas apa jenis usaha , Produk atau jasanya termasuk juga dimana saja ISO 9001:2015 ini akan di terapkan, Statement dari Scope ini dapat dimasukan dalam Manual Mutu ISO 9001:2015
Top Manjemen harus memberikan bukti kepemimpinan dan komitmen untuk pengembangan dan pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu dan terus-menerus meningkatkan efektivitas dengan cara :
Mengambil akuntabilitas efektivitas sistem manajemen;
Memastikan bahwa Kebijakan Mutu dan sasaran mutu yang ditetapkan untuk sistem manajemen Mutu kompatibel dengan arah strategis dan konteks organisasi;
Memastikan bahwa kebijakan mutu dikomunikasikan, dipahami dan diterapkan dalam organisasi;
memastikan integrasi persyaratan sistem manajemen di dalam proses bisnis organisasinya yang dianggap sesuai
Mempromosikan kesadaran pendekatan proses
Memastikan bahwa sumber daya yang dibutuhkan untuk sistem manajemen tersedia
Mengkomunikasikan pentingnya manajemen mutu yang efektif dan sesuai dengan persyaratan Sistem Manajemen Mutu;
Memastikan bahwa Sistem Manajemen Mutu mencapai hasil yang dimaksudkan
Terlibat, mengarahkan dan mendukung semua orang untuk berkontribusi terhadap pengembangan sistem manajemen yang effektif;
mempromosikan perbaikan berkelanjutan
Mendukung peran manajemen yang relevan lainnya untuk menunjukkan kepemimpinan mereka yang berlaku untuk area yang menjadi tanggung jawabnya.
Tindakan untuk mengatasi risiko dan peluang
organisasi harus mengambil Peluang yang ada dan serta membuat identifikasi dan Mitigasi terhadap resiko yang akan di hadapi oleh organisasi di masa yang akan datang.
Sasaran mutu dan perencanaan untuk mencapainya
Organisasi harus menetapkan sasaran mutu pada tingkat dan fungsi yang relevan pada tingkat dan proses yang dibutuhkan oleh organisasi.
Perubahan perencanaan
Sasaran mutu yang dibuat harus :
Konsisten dengan manajemen mutu
Terukur
Memperhitungkan persyaratan yang berlaku
Relevan terhadap kesesuaian produk dan jasa untuk meningkatkan kepuasan pelanggan
Dipantau
Dikomunikasikan
Dimutakhirkan seperlunya
Ketika Organisasi menentukan kebutuhan perubahan sistem manajemen atau proses, perubahan ini direncanakan, dilaksanakan, dan kemudian diverifikasi untuk efektivitas perubahan akan membahas pada Rapat Tinjauan Manajemen.
Dalam perubahan ini organisasi harus mempertimbangkan :
Tujuan Perubahan dan konsekuensinya
Ketentuan dari SMM
Ketersediaan Sumber Daya
Alokasi atau realokasi tanggung jawab dan wewenang
Klausul mengenai informasi terdokumentasi , infrastuktur, SDM, semua terangkum dalam klausul ini. Hampir semua yang ada di klausul ini berasal dari Klausul ISO 9001:2008
Pengendalian Informasi Terdokumentasi sama seperti versi ISO 9001 2008 yang merupakan gabungan dari Pengendalian dokumen dan Pengendalian Record. Pengelolaan SDM baik recruitment maupun Pelatihan masuk dalam klausul 7 ini.Selain itu pengelolaan infrastruktur dan lingkungan kerja juga masuk di klausal ini
Klausul ini membahas mengenai Operational
Dimulai dari perencanaan realisasi produk sampai dengan delivery dan bahkan after sales.
Tambahan juga di klausul ini adalah mengenai External Provided atau penyedia eksternal termasuk di dalamnya supplier
Identifikasi dan mampu telusur, Customer Property, Design dan Pengembangan juga masuk ke dalam klausul operasional ini.
Pengendalian Output yang tidak sesuai juga masuk ke dalam klausul 8
Kepuasan Pelanggan
Sebagai salah satu pengukuran kinerja sistem manajemen, Organisasi memonitor informasi yang berkaitan dengan persepsi pelanggan apakah organisasi telah memenuhi persyaratan pelanggan. Metode untuk ini adalah Prosedur survey kepuasan pelanggan.
Analisis dan evaluasi
Analisis data dan Evaluasi terkait dengan:
kesesuaian produk dan jasa;
tingkat kepuasan pelanggan;
kinerja dan efektivitas sistem manajemen;
efektivitas perencanaan;
efektivitas tindakan yang diambil untuk mengatasi risiko dan peluang;
kinerja penyedia eksternal;
perbaikan lain untuk sistem manajemen.
Audit internal
Organisasi harus melakukan audit internal pada selang waktu terencana untuk menentukan apakah sistem manajemen sesuai dengan persyaratan kontrak dan peraturan, dengan persyaratan ISO 9001, dan persyaratan sistem manajemen. Audit juga berusaha untuk memastikan bahwa sistem manajemen telah diterapkan secara efektif dan dipelihara.
Tinjauan Manajemen
Tinjauan Manajemen dilaksanakan, pada selang waktu terencana, untuk memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas. Tinjauan mencakup penilaian peluang perbaikan, dan kebutuhan untuk perubahan pada sistem manajemen,
Ketidaksesuaian dan tindakan korektif
Organisasi harus mengambil tindakan korektif untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian untuk mencegah terulangnya. Demikian juga, perusahaan mengambil tindakan preventif untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian potensial untuk mencegah terjadinya mereka.
Perbaikan terus menerus
Organisasi menggunakan sistem manajemen untuk meningkatkan proses, produk dan jasa. Peningkatan tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan serta pihak lain yang berkepentingan, sejauh mungkin.
Hubungi [email : isop190422@gmail.com] untuk mendapatkan informasi selengkapnya
mengenai ISO 9001:2015 ini