Kita, umat Katolik, merupakan bagian integral dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, baik suku, agama, maupun budaya. Bangsa kita Indonesia merupakan bangsa yang sangat majemuk. Berbagai macam perbedaan seharusnya bisa kita sikapi secara arif dan bijaksana agar dapat membuahkan hasil yang baik bagi bangsa Indonesia. Dalam pembahasan ini, kita akan membahas salah satu perbedaan yang seringkali bisa menjadi sangat sensitif dalam kehidupan sehari-hari. Kita akan mempelajari tentang dialog dan kerja sama antarumat beragama di Indonesia. Kita belajar bagaimana umat beragama dapat saling menghargai, berdialog dan bekerja sama walaupun berbeda agama dan keyakinan.
Kemajemukan, termasuk kemajemukan agama dan keyakinan merupakan ciri, jati diri bangsa Indonesia yang tak terbantahkan. Inilah realitas kebangsaan kita, “berbeda-beda tetapi tetap satu”. Bagaimana mengelola perbedaan-perbedaan ini sehingga menjadi kekuatan yang besar dan bersinergi dalam membangun bangsa dan negara ini? Salah satu caranya adalah menciptakan kerukunan hidup lewat dialog dan kerja sama antarumat beragama. Tanpa dialog dan kerja sama yang baik maka negeri ini akan terseok-seok dalam pembangunan dan dengan sendirinya semakin tertinggal dari bangsa-bangsa lain.
Sejalan dengan gagasan pokok di atas, pembahasan tema Dialog dan Kerja Sama Antarumat Beragama akan terbagi dalam beberapa sub tema, yakni:
Kekhasan Agama-Agama di Indonesia
Dialog AntarumatPemeluk Agama dan Kepercayaan Lain
Menjadi Saudara Sejati melalui Kerja sama Antarumat Beragama