Sebagai sebuah kecamatan hasil pemekaran, kondisi Kecamatan Bengalon saat ini relatif cukup maju dan berkembang, dan hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya proses pembangunan yang dilaksanakan pada hampir semua desa di wilayah kecamatan, baik yang bersumber dari alokasi dana desa (ADD), APBD Kutai Timur, APBD Provinsi dan APBN, maupun melalui program PNPM-MP dan bantuan pihak ketiga. Dengan luas wilayah yang mencapai 3.196,24 Km² terdiri dari 11 desa, yaitu Desa Sepaso, Sepaso Timur, Sepaso Selatan, Sepaso Barat, Tepian Langsat, Tepian Indah, Tebangan Lembak, Sekerat, Muara Bengalon, Tepian Baru dan Keraitan.
Sementara dari aspek kependudukan, wilayah kecamatan dihuni oleh 25.371 jiwa penduduk dengan perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan adalah 13.894 jiwa berbanding 11.477 jiwa dengan jumlah penduduk terbesar berada di Desa Sepaso, yaitu sebanyak 10.055 jiwa. Penduduk asli di Kecamatan Bengalon berasal dari etnis Kutai dan Dayak (Basap), sedangkan etnis pendatang diantaranya dari etnis Bugis, Jawa, Timor, Banjar, dan lain-lain.
Sebagai sebuah kecamatan yang terus berkembang, pada saat ini Kecamatan Bengalon terus berupaya untuk melaksanakan pembangunan, salah satunya terkait dengan aspek kesehatan masyarakat dan pendidikan. Untuk menunjang kesehatan masyarakat, Kecamatan Bengalon dilengkapi dengan sebuah Puskesmas Induk dan saat ini juga telah dikembangkan sebuah Puskesmas Plus (sedang dalam tahap pembangunan) dan dilengkapi dengan 2 orang dokter umum dan 1 dokter gigi serta 22 orang perawat dan 20 orang bidan dan tenaga pendukung lainnya sebanyak 10 orang. Perawat dan bidan tersebut juga tersebar pada beberapa desa untuk mendukung kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat pada lokasi-lokasi yang jauh dari Puskesmas Induk. Sementara itu, pada semua desa saat ini telah dilengkapi dengan Posyandu sebanyak 20 unit Posyandu dan dilengkapi dengan 5 orang kader per Posyandu sehingga total kader Posyandu terlatih sebanyak 100 orang dan dari keseluruhannya, hanya 69 orang kader yang aktif, serta juga terdapat 14 orang dukun bayi yang tersebar disemua desa.
Dari aspek pendidikan juga mengalami perkembangan yang cukup pesat dimana pada tingkat pendidikan dasar saat ini juga telah ada 6 sekolah taman kanak-kanak dan pada tahun 2014 akan dibuka 1 unit tambahan TK yang berstatus TK Negeri dengan jumlah siswa saat ini sebanyak 152 orang dan didukung oleh 14 orang pengajar serta memiliki 17 sekolah dasar negeri (SDN) dan 2 SD Swasta dengan jumlah murid sebanyak 3.219 orang siswa yang didukung oleh 173 orang guru, baik yang berstatus PNS sebanyak 104 orang maupun yang honorer sebanyak 69 orang. Pada tingkat pendidikan menengah, terdapat 7 buah SMP yang terdiri dari 4 buah SMP Negeri dan 2 SMP Swasta serta 1 Madrasah Tsanawiyah Negeri dengan jumlah siswa sebanyak 1.040 orang dan didukung oleh 44 guru berstatus PNS dan 39 orang pengajar berstatus honore, sedangkan pada tingkat SMA terdapat 1 SMA Negeri dan 2 SMA Swasta dengan jumlah siswa sebanyak 807 orang siswa dengan 31 orang tenaga pengajar berstatus PNS dan 43 pengajar orang berstatus honorer. Dimasa depan, dengan semakin berkembangnya wilayah Kecamatan Bengalon yang diiringi dengan tingkat pertambahan penduduk yang juga semakin tinggi, maka diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah siswa pada sekolah-sekolah yang ada, mulai dari pendidikan dasar hingga menengah.