Senin, 22 Agustus 2022
Renungan Pagi
♪ GB. 107 : 3 - Berdoa
YANG BERKENAN KEPADA-KU
Yesaya 62 : 1 - 5
Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi" tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami" sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami (ay.4)
Hubungan Hosea sebagai suami dan Gomer binti Diblaim dalam kitab Hosea adalah gambaran dari hubungan Allah dengan umat-Nya, Israel. Allah adalah suami dan umat Allah adalah isteri. Seperti Hosea mengambil Gomer binti Diblaim dan menjadikan nya sebagai isteri, demikian Allah mengambil bangsa Israel dan menjadikan mereka sebagai umat-Nya. Nabi Yesaya juga me makai gambaran hubungan Allah dan bangsa Israel umat-Nya sebagai hubungan suami dan isteri ketika menyampaikan kabar baik dari Tuhan kepada umat-Nya yang kembali dari pem buangan.
Ketika umat Tuhan diangkut ke Babel sebagai orang-orang buangan, mereka mengatakan bahwa Allah mereka telah meninggalkan mereka seperti seorang suami telah meninggalkan isterinya. Di kitab Yesaya 62:1-5, nabi menyampaikan kepada umat Tuhan bahwa pembangunan kembali Yerusalem menjadi bukti nyata kepada bangsa-bangsa di sekitar bahwa hubungan yang terputus antara Allah dengan umat-Nya diperbaiki. Nabi mengatakan: "Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami" sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami (ay.4). Allah sebagai suami tidak men ceraikan (membuang) umat-Nya sebagai isteri. Umat Tuhan tetap sebagai isteri. Melalui peristiwa pembuangan Allah menghendaki umat-Nya taat dan setia. Selama 70 tahun umat Tuhan sebagai isteri belajar hidup taat dan setia kepada Allah, Allah membawa mereka kembali tinggal di Yerusalem sebagai isteri-Nya.
Sebagai Gereja yang juga adalah mempelai perempuan dari Tuhan Yesus, mari kita berusaha untuk selalu hidup taat dan setia kepada Tuhan Yesus Sang Mempelai laki-laki.
♪ GB 107 : 5
Doa : (Ya Allah, kami bersyukur atas kesetiaan-Mu untuk selalu bersama kami. Tolong kami untuk tunduk kepada-Mu)
Renungan Malam
♪ GB. 120 : 1 - Berdoa
BERPERAN SECARA AKTIF SESUAI TUGAS YANG TUHAN PERCAYAKAN
Yesaya 62 : 6 - 7
Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan Tuhan kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang" (ay.6)
Dalam bagian kitab Yesaya ini, nabi sebagai utusan Tuhan menyampaikan kepada umat Tuhan bahwa Tuhan segera akan membangun kembali Yerusalem, kota mati penuh reruntuhan bagi umat-Nya. Kitab Yesaya 62: 6 - 7 adalah bagian dari kitab Yesaya 62/1 - 12
Melalui nabi Yesaya, Tuhan menyampaikan kepada umat-Nya bahwa Tuhan akan membuat Yerusalem dari kota mati penuh reruntuhan menjadi kota penuh kemasyhuran (ayat 7). Dalam membangun kembali Yerusalem menjadi kota penuh kemasyhur an, ada sejumlah tugas dan tanggungjawab yang Tuhan perca yakan kepada umat-Nya. Tugas dan tanggung adalah: "Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai pengintai (Yesaya 62:6a). Tugas mereka sebagai pengintai-pe ngintai sebagai berikut: "Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri... Kamu harus mengingat kan Tuhan kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang, dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang sampai la menegakkan Ye rusalem dan membuatnya menjadi ke masyhuran di bumi" (ayat 7).
Tuhan sendiri yang akan membuat Yerusalem menjadi kota penuh kemasyhuran. Untuk itu semua umat Tuhan harus terlibat, ikut berperan secara aktif dalam pembangunan kembali Yeru salem sesuai tugas dan tanggung jawab yang Tuhan percayakan. Tidak boleh ada orang yang bersikap pasif dan apatis dalam pembangunan kembali Yerusalem. Cerita ini hendak mengingat kan semua orang Kristen sebagai warga gereja untuk tidak men jadi warga gereja yang pasif, tetapi menjadi warga gereja yang ikut berperan aktif dalam melaksanakan panggilan dan pe ngutusan gereja di dalam dunia sesuai tugas dan tanggung jawab yang Tuhan percayakan, sampai Tuhan Yesus datang kembali.
♪ GB 120 : 2
Doa : (Ya Allah, terima kasih untuk pengajaran yang Engkau karuniakan lewat hamba-hamba-Mu. Lengkapilah mereka selalu dengan Roh Kudus-Mu)