Learning Management System (LMS) berbasis Moodle adalah platform pembelajaran menggunakan perangkat lunak open-source bernama Moodle. Moodle adalah singkatan dari "Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment." Platform ini dirancang untuk membantu institusi pendidikan, organisasi, dan individu mengelola proses pembelajaran secara daring. Terdapat tujuh jenis pengguna dalam LMS berbasis Moodle, masing-masing dengan peran yang berbeda:
1. Administrator/Manager: Bertugas mengatur situs LMS secara umum, termasuk mengelola
tampilan situs, menu, dan pengguna.
2. Course Creator: Dapat membuat dan mengajar kursus, serta menunjuk pengajar lain.
3. Teacher (Pengajar): Bertanggung jawab atas kursus yang mereka ajar, termasuk mengelola
aktivitas dalam kursus dan memberi penilaian.
4. Non-editing Teacher: Dapat mengajar kursus, memberi penilaian, tetapi tidak dapat mengubah
aktivitas yang dibuat oleh pengajar.
5. Student (Siswa): Pengguna yang belajar dalam kursus, perlu mendaftar pada kursus, dan
menerima penilaian dari pengajar.
6. Guest: Pengguna dengan akses baca saja, dapat mengakses kursus tetapi tidak dapat
berpartisipasi dalam aktivitas.
7. Authenticated User: Pengguna yang telah login, dapat mendaftar pada kursus tertentu jika
belum terdaftar.
Moodle adalah platform yang cocok untuk pembelajaran online dan offline berbasis web. Guru dapat menyampaikan materi pelajaran dan mengukur aktivitas siswa. Aktivitas yang dapat dilakukan dalam Moodle meliputi: tugas, presensi, obrolan, survei, forum diskusi, kamus, kuis, paket SCORM/AICC, wiki, lokakarya, dan banyak lagi. Ini memungkinkan guru untuk memberikan tugas, mengadakan diskusi, mengelola bahan ajar, dan mengukur hasil belajar siswa. Moodle memiliki beragam aktivitas yang mendukung berbagai aspek pembelajaran online dan interaksi antara guru dan siswa. Moodle adalah alat yang fleksibel dan kuat dalam konteks pembelajaran berbasis web, memberikan banyak opsi untuk mendukung pendidikan online.
Pengelolaan kelas dalam Learning Management System (LMS) seperti Moodle mencakup pengaturan berbagai jenis konten pembelajaran. Ini mencakup pengunggahan file, pembuatan folder, label, halaman web, dan URL sebagai sumber belajar. Selain itu, fitur Assignment digunakan untuk memberikan tugas kepada siswa. Penggunaan fitur Lesson memungkinkan pembelajaran mandiri dengan materi yang dapat dipelajari secara interaktif. Soal atau kuis dapat dibuat dan diatur dalam LMS, serta tata cara mengerjakan kuis juga dijelaskan.
Anda juga dapat menggunakan fitur "Restrict Access" untuk membatasi akses siswa ke konten berdasarkan berbagai kriteria seperti kelompok siswa, penyelesaian aktivitas sebelumnya, tanggal, nilai, dan lainnya. Selain itu, Anda dapat melihat laporan tentang progres belajar siswa dan mengunduh nilai mereka.