Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran melibatkan integrasi TIK dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Dalam perencanaan, guru menggunakan TIK untuk mengakses bahan pembelajaran, merancang kurikulum yang fleksibel, dan merencanakan aktivitas menarik. Dalam pelaksanaan, TIK digunakan untuk memberikan materi pembelajaran yang lebih interaktif, seperti presentasi multimedia, penggunaan papan interaktif, aplikasi pembelajaran, dan lainnya. Dalam evaluasi, TIK membantu guru mengukur pemahaman siswa yang dapat dilakukan dengan tes daring, portofolio digital, dan rubrik penilaian digital.
Integrasi TIK bertujuan menciptakan lingkungan pembelajaran interaktif, dinamis, dan partisipatif. Prinsip-prinsip desain pembelajaran efektif mencakup motivasi, perhatian, penerimaan informasi, pengorganisasian informasi, retensi, dan transfer.
Guru perlu mengembangkan keterampilan teknis dalam penggunaan TIK untuk meningkatkan efisiensi administrasi kelas, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan mempersiapkan masa depan pendidikan. Penggunaan perangkat lunak dan aplikasi TIK yang umum digunakan dalam pendidikan termasuk pengolah kata, lembar kerja, aplikasi presentasi, pengolahan gambar, alat komunikasi dan kolaborasi, serta Learning Management System (LMS).
Pengelolaan administrasi kelas yang baik memberikan kontribusi positif terhadap pengalaman siswa dan dapat ditingkatkan dengan menggunakan teknologi seperti LMS, aplikasi manajemen tugas, aplikasi presensi digital, dan kalender digital.