MATERI : HARI SENIN

MATERI PANCANITI

BAGIAN I: NITI HARTI

Tahap Pengenalan dan Eksplorasi Awal


A. Tujuan Pembelajaran (Diperdalam)

Peserta didik diharapkan mampu:


B. Manusia sebagai Khalifah di Bumi

1. Pengertian Khalifah

Kata khalifah berasal dari bahasa Arab khalafa yang berarti:

Dalam konteks penciptaan manusia, khalifah berarti wakil Allah di bumi yang diberi amanah untuk:

2. Amanah Kekhalifahan

Amanah sebagai khalifah mencakup:

Kerusakan lingkungan bukan sekadar kesalahan teknis, tetapi pengkhianatan terhadap amanah Allah.

3. Prinsip Keseimbangan (Tawazun)

Allah menciptakan alam dengan keseimbangan:

Manusia dilarang merusak keseimbangan tersebut karena akan berdampak pada seluruh makhluk hidup.


C. Dalil Al-Qur’an (Kajian Awal)

1. QS. Al-Baqarah: 30

“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.”

Makna Kandungan Ayat:

Implikasi Lingkungan:


2. QS. Al-A’raf: 56

“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya.”

Makna Kandungan Ayat:

Pesan Utama:
Menjaga lingkungan adalah bentuk ketaatan, sedangkan merusaknya adalah bentuk maksiat sosial.


D. Hadis Nabi ﷺ tentang Lingkungan

Hadis Menanam Pohon

“Tidaklah seorang Muslim menanam tanaman, lalu dimakan manusia, hewan, atau burung, melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Bukhari)

Makna Hadis:

Nilai Pendidikan:


E. Ijma’ Ulama tentang Lingkungan

1. Lingkungan dalam Maqashid Syariah

Ulama sepakat bahwa menjaga lingkungan berkaitan erat dengan:

Tanpa lingkungan yang sehat:

2. Lingkungan sebagai Hak Bersama

Menurut pandangan ulama:


F. Aktivitas Murid (Diperdalam)

1. Aktivitas Individu

2. Aktivitas Kelompok

Diskusi awal dengan pertanyaan pemantik:

3. Refleksi Awal

Peserta didik diminta menjawab secara singkat:

“Jika alam rusak, siapa yang paling dirugikan: alam atau manusia?”


G. Penegasan Nilai (Closing NITI HARTI)

Pada tahap NITI HARTI, peserta didik belum dituntut bertindak, tetapi:


🌏

1. Hati sebagai Pusat Amal

Dalam Islam, hati (qalb) memiliki kedudukan yang sangat sentral.

📖 Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, itu adalah hati.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

➡️ Artinya:
Harti adalah pengendali seluruh perilaku manusia.


2. Harti = Niat (Ikhlas)

Islam menegaskan bahwa nilai amal ditentukan oleh niat.

📖 “Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya…”
(HR. Bukhari Muslim)

➡️ Maka dalam Islam:


3. Jenis-Jenis Hati dalam Islam

Islam mengenal kondisi hati manusia:

📖 QS. Asy-Syu’ara: 88–89

“Pada hari itu harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.”


C. SEJARAH NILAI HARTI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

1. Dalam Tradisi Nusantara

Sejak dahulu, budaya Indonesia mengenal konsep:

Tokoh-tokoh Nusantara mengajarkan bahwa:

Manusia yang baik adalah manusia yang tajam hatinya, bersih niatnya, dan luhur budinya.


2. Dalam Perjuangan Bangsa Indonesia

Para pahlawan berjuang bukan karena materi, tapi karena Harti kebangsaan:

Ini selaras dengan Islam:
📖 “Cinta tanah air bagian dari iman” (makna nilai, meski bukan hadis sahih)


D. FUNGSI HARTI DALAM KEHIDUPAN

1. Fungsi Spiritual


2. Fungsi Moral


3. Fungsi Sosial


E. CONTOH-CONTOH HARTI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

1. Di Lingkungan Sekolah


2. Dalam Ibadah

📖 QS. Al-Ma’un: 4–6 (tentang orang yang lalai dalam shalat dan riya)


3. Dalam Dunia Kerja (Konteks SMK)


F. KESESUAIAN HARTI DENGAN PRIBADI MUSLIM

Pribadi Muslim yang ideal memiliki:

Islam tidak hanya menilai hasil, tapi proses dan niat.


G. KESESUAIAN HARTI DENGAN PRIBADI INDONESIA

Nilai Harti sejalan dengan:

➡️ Muslim Indonesia sejati adalah:
beriman kuat, berhati lembut, berakhlak luhur, dan cinta bangsa.


H. PENUTUP (Refleksi untuk Siswa)

“Perbaiki hatimu, maka Allah akan memperbaiki hidupmu.”

Pertanyaan reflektif:


Kalau Pak Anang mau, saya bisa: