FASE A
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
UPT SD Negeri 25 Gresik
Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
UPT SD Negeri 25 Gresik
P5 adalah singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Projek ini merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka. Adapun tahapan P5 diawali dengan memahami P5, kemudian menyiapkan ekosistem sekolah, mendesain projek P5, mengelola P5, mendokumentasikan serta melaporkan hasil P5, dan yang terakhir adalah evaluasi dan tindak lanjut P5.
Sebagaimana telah disediakannya 6 Tema yang sudah ditentukan oleh kemdikbud, pembelajaran P5 untuk siswa kelas I mengambil tema "Gaya Hidup Berkelanjutan". Pemilihan tema ini merupakan rumusan sekolah yang dianggap paling relevan dan kondusif untuk diterapkan pada siswa kami berdasarkan kajian-kajian yang telah kami buat bersama.
Berikut adalah dokumentasi kronologi P5 Fase A kelas I tahun ajaran 2022/2023.
Kegiatan ini tentunya diawali dengan pengenalan jenis-jenis sampah. Menggunakan pendekatan sesederhana mungkin kami belajar memilah sampah sesuai jenis, organik & anorganik.
28 Juli 2022
25 Agustus 2022
17 September 2022
Tanggal 28 Juli, 25 Agustus, dan 17 September adalah langkah-langkah awal kami mempelajari jenis-jenis sampah. Dari langkah ini juga kami belajar untuk memilah sampah dengan baik.
Sampah organik itu ternyata ada di sekitar kita & mudah loh untuk memilahnya...... 🌿 🍃 🍂 🍁 🌿 🍃 🍂 🍁
Sampah adalah barang yang sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik atau pemakai sebelumnya. Sampah organik berasal dari makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan.
Karena sudah mengenal dan dapat memilah sampah organik, kini kami melakukan langkah selanjutnya. Kami mengumpulkan sampah organik di lingkungan sekolah kami yang nantinya akan kami manfaatkan menjadi kreasi kreatif.
Yup, yang paling mudah kami temukan adalah dedaunan dan kuntum bunga yang jatuh di taman depan kelas kami ...👨🌾
🍂 🌹🍁 🍂 🌹🍁 🍂 🌹🍁 🍂 🌹🍁 🍂 🌹🍁 🍂🌹 🍁 🍂
Dengan sentuhan sihir kreativitas, kami mengubah sampah menjadi karya seni..... 😁 👩🎨
Tadinya hanya kumpulan sampah yang mungkin hanya akan disapu oleh petugas kebersihan sekolah kami dan dimasukkan ke tempat sampah. Namun, karena tangan-tangan kreatif dan ide cemerlang kami, terciptalah karya seni yang sungguh elok.
Ya, kami membuat kolase. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan. Dengan lem, selembar kertas, sebuah motif gambar, dan sentuhan sihir kreatif, jadilah kolase-kolase lucu dan indah.
🦉 🦉 🦉 🦉 🦉
Episode kali ini, kami akan belajar memanfaatkan jenis sampah yang lain dari sebelumnya. Ya, benar sekali, sekarang tiba giliran memainkan ide kreatif kami pada sampah anorganik.
Sampah anorganik dalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non-hayati, baik berupa produk sintetik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang. Bahan-bahan tersebut sangat sulit diuraikan secara alami, contohnya: botol plastik, tas plastik, kaleng.
Namun terlepas dari bagaimanapun sulitnya alam mengurai bahan-bahan itu, bukan berarti sulit juga mengolahnya. contohnya saja apa yang sedang kami lakukan. Mendesain gambar tas kertas ini nantinya akan berlanjut pada pembuatan karya menggunakan sampah anorganik.
🎈 🎈 "pernah nonton film UP, sepertinya kami terinspirasi film itu" 🎈 🎈
Masih lanjut nih, masih ada banyak ide yang bisa kami tuangkan untuk membuat karya, atau lebih tepatnya berkreasi dengan memanfaatkan sampah anorganik. contohnya seperti ini nih, kita memanfaatkan tutup botol plastik untuk membuat karya yang tak kalah menarik dengan karya-karya sebelumnya.......
🎈 🎈 🎈 🎈 🎈