"Lembaga pendidikan yang unggul tidak mendorong persaingan untuk mengontrol, tetapi sebaliknya, bergantung pada tumbuhnya kepercayaan." — John Botti, Kepala Sekolah Browning School, New York USA
Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar
"Lembaga pendidikan yang unggul tidak mendorong persaingan untuk mengontrol, tetapi sebaliknya, bergantung pada tumbuhnya kepercayaan." — John Botti, Kepala Sekolah Browning School, New York USA
Mahzumi Hanida
Merdeka Belajar,
Merdeka artinya bebas, tidak terikat, mandiri atau leluasa....
Belajar artinya berusaha memperoleh ilmu, berlatih, atau merubah perilaku ....
Merdeka Belajar adalah gagasan pembelajaran yang leluasa, dimana pelajar dan pembelajar (pengajar) dapat secara bebas merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang paling tepat untuk mereka guna mencapai tujuan pembelajaran.
Kalau dikatakan merdeka, lalu apa yang sebelumnya membelenggu?
Sahabat-sahabatku, ajakan merdeka belajar adalah ajakan untuk membebaskan "mindset" atau pola pikir.
Misalnya saja, pernakah kalian bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan seperti; Untuk apa sih kita harus menghafal rumus geometri? Apa sih gunanya kita menghafal banyak istilah-istilah asing?
Kenapa sih kita sekarang harus belajar tentang ini, tentang itu?
Apa sih gunaya belajar ini dan itu?
Kita masih seringkali mendapati, belajar hal ini dan itu, pelajaran ini dan itu tanpa memaknai apakah itu sesuai dengan kebutuhan kita. Apakah itu nantinya penting buat kita? Atau, pelajaran itu semua hanya sekedar kewajiban di sekolah yang ingin segera kita gugurkan? Nah, melalui gagasan Merdeka Belajar, kita diajak berpikir dengan merdeka. Semua tuntutan yang diberikan kepada kita haruslah sesuai dengan apa yang nanti kita butuhkan. Kita akan menerima tantangan dengan kebebasan. Kita belajar bukan karena tuntutan dari luar, tapi kita akan menuntut diri kita belajar sesuai kebutuhan kita sendiri dengan sebaik mungkin.
Memaknai untuk apa kita belajar, disitulah penekanannya. Belajar Matematika bukan hanya untuk mendapat nilai bagus namun karena kita tahu matematika seperti apa yang nantinya memegang peranan penting dalam kehidupan kita. Karena tujuan dari Merdeka Belajar sejatinya adalah mengembangkan pola pikir yang bertumbuh, membangun kebiasaan belajar dan berinovasi dalam kebahagiaan sebagaimana insan yang merdeka.
Lalu apa yang bisa kita siapkan?
Bersiaplah nanti guru kalian memakai lebih banyak sumber belajar. Jadi kalian tidak perlu terkejut jikalau guru di kelas kalian mengajak mempelajari lebih dari satu buku pelajaran. Jangan merasa terkejut pula jika guru kalian tidak menghabiskan satu buku penuh. Kalian akan diajak bereksplorasi sesuai kebutuhan terbaik kalian. Ibarat dokter yang meracik dosis obat, guru kalian akan berusaha memberi takaran terbaik.
Jikalau nanti kalian menemukan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut;
Loh kok buku pelajaranmu beda dengan temanmu di sekolah lain?
Loh kok materi yang kamu pelajari berbeda dengan siswa sekolah lain, padahal tingkatnya sama?
Loh kok bab 6 kita lewati?
Loh kok materinya tidak dimulai dari awal buku?
Loh kok sudah ganti buku pelajaran?
Maka semua itu jawaban mudah, kebutuhan belajar setiap siswa itu pada dasarnya berbeda, maka dalam merdeka belajar kita bebas mengatur strategi belajar kita walaupun tujuannya tetaplah sama. Ibaratnya seperti ini, kalian mengajak teman-teman jauh kalian untuk liburan ke sebuah pantai. Namun untuk ke pantai itu kalian tidak harus berangkat dengan kendaraan ataupun jalan yang sama. Ada yang naik kereta, ada yang memilih pewasat, atau ada yang memakai minibus. Nah pilihan-pilihan itu diambil karena alasan ymasing-masing yang sesuai. Semisal, ada yang rumahnya dekat stasiun jadi dia lebih memilih stasiun. Ada yang memilih naik pesawat dulu karena jarak rumahnya terlalu jauh. Atapun juga mungkin masih banyak alasan lain. Sama seperti Merdeka Belajar, tujuannya sama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Nah, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini ada beragam cara dalam belajar. Nah sekolah kalian akan menyusun strategi yang paling tepat untuk kalian menuju cita-cita tersebut. Mengantarkan kalian sebagai manusia merdeka yang cerdas.
"Sebuah kompas akan menunjuk ke utara yang benar dari tempat Anda berdiri. Tetapi kompas tidak memberikan nasihat tentang rawa, padang pasir, dan jurang yang akan Anda temui sepanjang jalan. Jika kita tidak memperhatikan rintangan dan tenggelam di dalam rawa, apa gunanya mengetahui arah utara yang benar?"
Abraham Lincoln (Daniel Day-Lewis) - “Lincoln” (2012)
Bersiaplah, boleh jadi kalian akan lebih sering menemui wajah-wajah baru pengajar. Boleh jadi guru kalian akan mengundang tamu-tamu misterius yang siap berbagi ilmu. Artinya, pengajar kalian akan semakin banyak, tidak terbatas hanya guru-guru di sekolah. Istilah kerennya adalah “Laboratorium Sosial”.
Coba bayangkan, boleh jadi orang tuamu diajak menjelaskan matematika dalam pekerjaannya, asik kan. Kalian bisa menjadi saling mengenal dan meghargai satu sama lain. Jadi, jika ada pengajar asing, cobalah berkenalan sebaik-baiknya dengan mereka ya!
Bersiaplah, dunia belajar kalian akan semakin luas, artinya, boleh jadi guru kalian akan semakin sering mengajak belajar keluar kelas. Salah satu acuan guru kalian merancang pembelajaran adalah memanfaatkan sumber belajar yang ada di sekitar kita. Apapun yang ada di sekitar kita, dari yang bisa kita dekati sampai yang hanya bisa kita amati, dari hal yang kecil hingga yang besar, dari yang sederhana hingga yang rumit, adalah anugerah Allah SWT yang kaya akan kandungan ilmu. Dengan pengamatan yang baik, kita dapat menjadi magnet ilmu pengetahuan.
Al Hasan Alhaytham, bisa menjadi bapak optik dari mengamati sinar cahaya dari lubang kecil, Galileo bisa merumuskan teori pusat tata surya dari mengamati benda langit, Isaac Newton juga bisa merumuskan teori gravitasi dari mengamati jatuhnya apel. Dunia kita sungguh kaya akan ilmu, maka jangan kaget jika ada kalanya guru kalian mengajak belajar keluar dari buku teks. Ini juga meliputi teknologi, seperti platform di internet yang kalian kenal; kalian punya akun belajar untuk mengakses internet dengan positif loh.
Bayangkan saja, YouTube, Quizziz, Google, itu semua bisa kalian manfaatkan untuk belajar. Kalian bisa berbagi link belajar yang menarik untuk berdiskusi bersama. Dunia ini pengetahuan, terlebih di era digital ini. Mari kita jadikan diri kita magnet pengetahuannya!
Bersiaplah, kalian akan diajak lebih banyak menghasilkan karya. Akan ada projek-projek menarik, bisa jadi menghasilkan lebih banyak karya atau melatih kebiasaan positif. Membuat ini dan itu, berlatih ini dan itu, asik kan? Kita mengamati, mencoba, dan berinovasi.
Bersiaplah, kalian tidak akan selalu berhadapan dengan ujian tulis. Akan ada banyak aktivitas penilaian yang akan dilakukan guru kalian selain ujian tulis. Bisa jadi guru pendidikan jasmani kalian meniadakan ujian tulis lantas kalian langsung diuji dalam praktik. Begitu pula juga dengan guru agama kalian, bisa jadi mereka menilai kalian dari pengawasan sehari-hari atau bahkan melibatkan orang tua kalian. Jadi, jaga sikap sebaik mungkin ya, mari kita tujukkan karakter mulia kepada siapa saja!
Hal-hal baru yang muncul atau berbeda di sekolah kalian nanti, tidak akan merubah tujuan utama dari peran kalian, yaitu ikut serta dalam mewujudkan bangsa yang cerdas.
Asas dari pendidikan itu bukan kontrol (control) tapi kepercayaan (trust).
Mari sambut dengan kepercayaan.
Percaya pada diri sendiri bahwa kita adalah insan yang merdeka dan siap dalam kemerdekaan
Percaya pada pengajar kita bahwa mereka akan merancang pembelajaran yang terbaik
Percaya bahwa ilmu pengetahuan itu tiada batas
Let's Sing!
OASIS - WHATEVER
I'm free to be whatever I
Whatever I choose
And I'll sing the blues if I want
I'm free to say whatever I
Whatever I like
If it's wrong or right it's alright
Always seems to me
You only see what people want you to see
How long's it gonna be
Before we get on the bus
And cause no fuss
Get a grip on yourself
It don't cost much
Free to be whatever you
Whatever you say
If it comes my way it's alright
You're free to be wherever you
Whatever you say
If it comes my way it's alright
You're free to be wherever you
Wherever you please
You can shoot the breeze if you wanted
Whatever you do, whatever you say yeah, I know it's alright. 2x
A~
Whatever you say
If it comes my way it's alright
Richard Feynman mengambil sesuatu yang sedikit misterius bagi kebanyakan orang dan menggunakan konsep yang sangat sederhana untuk menjelaskan bagaimana cara kerjanya. Dia bahkan tidak memberitahu anda bahwa dirinya sedang berbicara tentang sesuatu yang perlu pemecahan, sampai di akhir, anda merasa seperti sedang menemukan solusinya bersama-sama dengannya. Dia membuat sains menjadi sangat menarik, dia mengingatkan kita betapa menyenangkannya sains dan bahwa semua orang bisa memiliki pemahaman yang cukup luas. Jadi, dia adalah contoh yang sangat menyenangkan tentang bagaimana kita semua ingin belajar dan berpikir tentang berbagai hal.
Bill Gates tentang Richard Feynman: pemateri fenomenal, ilmuwan luar biasa, dan orang yang sangat menarik.
Inilah salah satu peran penting guru dalam Merdeka Belajar. Guru akan mengantarkan kalian menemukan pengetahuan bersama.