🎉 M P L S 🎉
UPT SD NEGERI 25 GRESIK TAHUN AJARAN 2023/2024
Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar
UPT SD NEGERI 25 GRESIK TAHUN AJARAN 2023/2024
Rangkaian kegiatan menyambut kedatangan para peserta didik baru.
Hari pertama masuk sekolah dasar merupakan momen yang penuh kegembiraan dan juga kecanggunan. Suasana dipenuhi dengan keceriaan dan kegugupan di antara para siswa baru yang penuh harap. Di halaman sekolah yang riuh, sejumlah pengajar dan staf sekolah dengan hangat menyambut mereka.
Dalam suasana yang penuh semangat, kepala sekolah dengan wajah berseri-seri memperkenalkan para pengajar dan staf sekolah kepada siswa-siswa baru. Dengan penuh dedikasi dan keahlian, mereka akan menjadi panduan, sahabat, dan sumber inspirasi bagi siswa-siswa tersebut.
Guru-guru yang berdedikasi dengan senyum ramah mengenalkan diri mereka satu per satu, menggambarkan minat dan bakat yang mereka miliki. Seorang guru kelas dengan penuh semangat bercerita tentang keajaiban kata-kata dan keindahan cerita. Sedang guru yang lain dengan riang menunjukkan bahwa angka-angka bukanlah hal yang menakutkan, melainkan sebuah petualangan yang menarik.
Tidak hanya para pengajar, tetapi juga staf sekolah dengan hangat menyapa para siswa baru. Petugas administrasi yang ramah sekolah yang penuh perhatian siap membantu menjawab pertanyaan atau memberikan dukungan apapun yang diperlukan. Semua orang dalam sekolah ini, dari guru hingga petugas kebersihan, saling bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang menyambut dan mendukung.
Pada hari pertama yang penuh harap ini, siswa-siswa baru merasa disambut dengan tangan terbuka oleh para pengajar dan staf sekolah yang peduli. Mereka merasa bersemangat untuk memulai perjalanan baru ini, memperoleh pengetahuan, dan menjalin hubungan yang akan membantu mereka tumbuh dan berkembang.
Pada hari kedua masa pengenalan lingkungan sekolah, siswa-siswa disambut dengan agenda yang berfokus pada asesmen diagnostik. Hal ini bertujuan untuk memahami karakteristik dan kebutuhan individu setiap siswa guna memberikan pendekatan pembelajaran yang sesuai dan mendukung pertumbuhan mereka.
Para siswa mengikuti serangkaian tes gaya belajar untuk membantu mengidentifikasi preferensi belajar mereka, apakah mereka lebih responsif terhadap pembelajaran visual, auditif, atau kinestetik. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang gaya belajar masing-masing siswa, guru dapat mengadaptasi strategi pengajaran yang efektif dan mendorong keterlibatan maksimal.
Selain itu, terdapat asesmen kemampuan awal yang dirancang untuk mengevaluasi pemahaman siswa dalam berbagai bidang seperti literasi dan numerasi. Asesmen ini membantu guru dalam menentukan level pemahaman siswa sehingga mereka dapat merancang kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan tingkat keahlian masing-masing siswa.
Selama hari kedua, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan siswa yang mencakup pemeriksaan mata serta pengukuran tinggi dan berat badan. Pemeriksaan kesehatan mata bertujuan untuk mendeteksi masalah penglihatan yang mungkin mempengaruhi kemampuan siswa dalam belajar. Sementara itu, pengukuran tinggi dan berat badan memberikan informasi penting mengenai pertumbuhan fisik siswa serta membantu dalam memantau kesehatan dan perkembangan mereka.
Dengan adanya asesmen diagnostik ini, sekolah dapat memahami kebutuhan individu siswa secara lebih komprehensif, memfasilitasi pembelajaran yang efektif, dan menjaga kesehatan serta perkembangan siswa selama masa sekolah.
Selama hari kedua masa pengenalan lingkungan sekolah ini juga, dua dokter kecil ikut dilibatkan dan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dokter kecil, yang biasanya merupakan seorang dokter anak atau perawat terlatih, hadir untuk ikut mengobservasi jalannya kegiatan cek kesehatan siswa secara menyeluruh. Mereka nantinya akan senantiasa memberikan nasihat dan menjadi model tentang pentingnya menjaga kesehatan, gizi yang seimbang, serta pentingnya olahraga dan gaya hidup aktif dalam menjaga kesehatan fisik dan mental bagi sahabat-sahabat seluruh warga sekolah.
Pada hari Kamis, 20 Juli 2023, UPT SD Negeri 25 Gresik menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang penuh keceriaan dan edukatif. Kegiatan ini melibatkan siswa dari kelas I hingga kelas VI dalam kegiatan mewarnai dan menggambar kaligrafi.
Bagi siswa kelas I, II, dan III, kegiatan mewarnai kaligrafi menjadi momen yang menyenangkan untuk mengenal huruf dan karakteristik kaligrafi secara visual. Para siswa dengan semangat mewarnai kaligrafi, menciptakan karya seni unik dan mengembangkan keterampilan motorik mereka.
Sementara itu, siswa kelas IV, V, dan VI menghadapi tantangan menggambar kaligrafi yang lebih kompleks. Kegiatan ini membantu mereka mengapresiasi nilai estetika dan mengeksplorasi keindahan dari tulisan kaligrafi. Menggambar kaligrafi juga menjadi sarana kreatif bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan mengasah keterampilan artistik mereka.
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SD Negeri 25 Gresik pada hari Kamis tersebut, memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam mengenal seni kaligrafi serta merangkul keanekaragaman usia di antara siswa. Melalui aktivitas ini, siswa merasa lebih akrab dengan lingkungan sekolah dan semakin antusias dalam belajar.
Pada hari keempat MPLS di UPT SD Negeri 25, suasana dipenuhi dengan semangat keagamaan dan kehangatan. Jumat, 21 Juli, menjadi hari yang istimewa dengan rangkaian acara yang sarat makna dan kebaikan.
Kegiatan dimulai dengan istigosah, sebuah momen spiritual di mana seluruh siswa dan staf sekolah bersama-sama memanjatkan doa dan harapan untuk keberkahan dalam tahun ajaran yang baru. Dalam suasana khidmat, mereka mengajarkan nilai-nilai ketakwaan dan kesyukuran kepada Tuhan.
Tak hanya itu, hari ini juga menjadi kesempatan bagi UPT SD Negeri 25 untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Dalam acara santunan, siswa dan guru dengan penuh kasih menyambut anak-anak tersebut dan memberikan bantuan serta dukungan kepada mereka yang membutuhkan.
Puncak dari hari keempat MPLS adalah pawai taaruf yang mengelilingi desa Klangonan. Dalam pawai ini, seluruh siswa mengenakan busana muslim dengan bangga, menampilkan semangat persaudaraan dan kebersamaan. Mereka berjalan bersama dengan hati penuh syukur dan kebahagiaan, merayakan tahun baru Islam 1445 H.
Melalui perpaduan acara MPLS dan peringatan tahun baru Islam, UPT SD Negeri 25 memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam merayakan keagamaan dan meningkatkan kesadaran akan kepedulian sosial. Semangat kebersamaan dan semarak perayaan menyertai MPLS hari keempat ini, meninggalkan kesan yang mendalam bagi seluruh komunitas sekolah.
Pada hari kelima MPLS di UPT SD Negeri 25 Gresik, kelas 1 mengalami momen berharga dengan pembagian seragam atribut dan seragam sekolah khusus untuk mereka. Para siswa kelas 1 merasa bangga dan semakin siap untuk menjadi bagian dari lingkungan sekolah.
Setelah itu, semua siswa dari berbagai kelas bergotong-royong dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. Dengan semangat kebersamaan, mereka membersihkan halaman sekolah, ruang kelas, dan lingkungan sekitar, menciptakan lingkungan yang nyaman dan indah untuk belajar.
MPLS hari kelima juga menekankan pentingnya bekal sehat bagi seluruh siswa. Dalam acara makan bersama, siswa kelas 1 dan kakak kelas berbagi waktu bersama, sambil mengenal lebih dekat tentang makanan bergizi dan pola makan yang sehat. Acara ini menciptakan suasana ramah dan menyenangkan di antara seluruh siswa, memperkuat ikatan kekeluargaan di sekolah.
MPLS hari ke-5 di UPT SD Negeri 25 Gresik menjadi momen berkesan dan bermanfaat bagi para siswa, mengajarkan nilai-nilai kerjasama, kebersihan, dan kesehatan. Dengan semangat penuh, siswa-siswa ini siap melanjutkan perjalanan belajar mereka dengan semangat yang tinggi dan kesiapan yang baik.
Pada hari ke enam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di UPT SD Negeri 25 Gresik, suasana di sekolah semakin bersemangat dengan adanya pembagian atribut seragam sekolah dan buku pelajaran. Para siswa penuh antusias menyambut momen ini karena seragam dan buku pelajaran merupakan simbol awal dari perjalanan belajar mereka di sekolah baru.
Dengan bangga, siswa-siswa menerima seragam sekolah yang telah ditunggu-tunggu. Seragam tersebut mencerminkan identitas sekolah dan menjadi penghubung dalam membangun persatuan di antara siswa. Selain itu, pembagian buku pelajaran juga menjadi momen berharga karena buku-buku tersebut akan menjadi sahabat setia dalam menuntun mereka dalam proses pembelajaran.
Pembagian atribut seragam sekolah dan buku pelajaran ini menandai kesiapan para siswa untuk memulai perjalanan belajar yang penuh petualangan dan pengetahuan di UPT SD Negeri 25 Gresik. MPLS hari ke enam ini memberikan semangat baru dan memperkuat rasa kebersamaan di antara seluruh siswa dan staf sekolah, siap menghadapi masa depan yang penuh harapan dan prestasi.
Pada hari ke-7 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di UPT SD Negeri 25 Gresik, suasana semakin berwarna dengan pengenalan program ekstrakurikuler yang menarik. Acara dimulai dengan pengenalan ekstrakurikuler seni musik tradisional, yaitu banjari dan qosidah. Para siswa antusias mengikuti pengenalan alat musik, mempelajari cara memainkannya, dan menyaksikan tampilan banjari dan qosidah yang mengagumkan dari kakak-kakak kelas.
Selanjutnya, Pembina Pramuka memberikan presentasi tentang ekstrakurikuler wajib, yang diperuntukkan bagi seluruh peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6. Semua siaga dan penggalang dengan semangat memperhatikan penjelasan tentang kegiatan-kegiatan seru dalam Pramuka yang akan mereka jalani selama di sekolah.
Tak berhenti di situ, presentasi dilanjutkan dengan ekstrakurikuler seni tari, di mana siswa kelas 2 memperlihatkan bakat dan semangat mereka dalam tampilan yang memikat. Seluruh peserta didik terpukau oleh gerakan-gerakan indah dan ceria dari rekan-rekan mereka.
Tidak ketinggalan, ekstrakurikuler futsal, TIK, dan Qiraah juga mendapat waktu untuk dipresentasikan. Para siswa dengan antusias mendengarkan tentang kegiatan-kegiatan menarik yang dapat mereka ikuti di bidang olahraga, teknologi, dan membaca Al-Quran.
MPLS hari ke-7 ini menjadi momen yang berarti bagi para siswa untuk mengenal dan memilih program ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat mereka. Semangat dan kegembiraan dalam mengikuti presentasi-persentasi ini mencerminkan antusiasme mereka dalam mengeksplorasi potensi dan mengembangkan diri di UPT SD Negeri 25 Gresik.
Pada hari ke-8 pelaksanaan program MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), suasana semakin semarak dengan kegiatan kreatif dan mendebarkan. Siswa-siswa baru yang penuh semangat diajak untuk mengambil bagian dalam pembuatan hasta karya, sebuah kegiatan yang menantang imajinasi dan keterampilan mereka dalam seni kerajinan tangan.
Menggunakan kertas sebagai bahan dasar, para siswa diberikan kesempatan untuk berkreasi dan menghasilkan kerajinan tangan unik yang dapat digunakan sebagai tempelan. Di bawah bimbingan guru dan pembimbing kegiatan, mereka diperkenalkan dengan berbagai teknik dasar seperti origami, quilling, dan paper cutting.
Tak hanya menyenangkan, pembuatan hasta karya juga memiliki manfaat edukatif yang besar. Para siswa dapat belajar tentang ketelitian, kesabaran, dan kerja sama tim, karena prosesnya membutuhkan sentuhan akurat dan kerjasama untuk menghasilkan hasil yang indah. Kreativitas mereka diuji ketika mereka diberi kebebasan untuk mengekspresikan ide-ide mereka sendiri dan mengubah kertas menjadi karya seni yang memikat.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara siswa-siswa baru. Mereka saling membantu dan memberi dukungan satu sama lain, membangun ikatan yang erat di tengah keceriaan dan tawa yang terdengar mengiringi proses kreasi mereka.
Pada akhir hari, karya-karya tangan mereka dipamerkan dengan bangga. Setiap siswa memiliki cerita di balik kreasi mereka, dan semua karya itu menjadi bukti inspiratif akan potensi kreatif yang terpendam dalam diri setiap individu. Pembuatan hasta karya di hari ke-8 MPLS telah membuka pintu bagi para siswa baru untuk mengeksplorasi bakat dan minat mereka di dunia seni, dan juga menjadi awal yang indah untuk perjalanan mereka dalam menimba ilmu di sekolah yang baru ini.
Pada hari ke-9 pelaksanaan program MPLS di UPT SD Negeri 25 Gresik, kegiatan semakin meriah dan menyenangkan karena melibatkan seluruh peserta didik, bukan hanya siswa baru. Di acara "Nobar Tayangan-Tayangan Menarik," suasana kebersamaan semakin terasa.
Acara dimulai dengan pemutaran video profil sekolah yang menggambarkan sejarah, fasilitas, dan kegiatan-kegiatan unggulan yang ada di sekolah. Melalui video ini, semua peserta didik dapat lebih mengenal seluruh warga sekolah, termasuk guru, karyawan, dan juga teman-teman seangkatan.
Tidak hanya itu, para peserta didik juga disuguhkan film animasi yang menghibur dan mendidik. Film-film tersebut dipilih dengan cermat untuk memberikan pesan moral dan mengajak anak-anak untuk mengembangkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, yang paling dinantikan oleh semua peserta adalah saat video clip musik diputar. Suasana menjadi riuh dengan kegembiraan, dan semua siswa bersatu menyanyi bersama dan berselawat. Semangat kebersamaan yang menyatu dalam lagu-lagu pilihan ini membawa semangat positif dan kebahagiaan kepada seluruh warga sekolah.
Tak hanya menghibur, kegiatan nobar ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan di antara semua peserta didik. Momen saat menyanyi dan berselawat bersama menciptakan ikatan emosional yang erat dan memperkuat semangat kekeluargaan di UPT SD Negeri 25 Gresik.
Dengan keberagaman bakat dan minat yang terungkap melalui kegiatan nobar ini, diharapkan setiap peserta didik merasa diterima dan dihargai dalam lingkungan sekolah. MPLS di hari ke-9 ini telah memberikan pengalaman tak terlupakan dan membuka jalan untuk lebih banyak interaksi positif di antara seluruh anggota sekolah, menciptakan atmosfer yang harmonis dan penuh kebahagiaan dalam proses belajar mengajar di masa depan.
Pada hari Jumat, 28 Juli 2023, suasana MPLS di UPT SD Negeri 25 Gresik semakin meriah dan penuh semangat karena melibatkan tidak hanya peserta didik baru, tetapi juga seluruh kakak kelas. Acara hari terakhir ini dirancang untuk mempererat ikatan antara siswa baru dengan kakak kelas, sambil mengenalkan mereka pada aspek budaya dan religi yang kaya di sekitar lingkungan sekolah.
Hari dimulai dengan kegiatan senam bersama yang dipimpin oleh kakak kelas. Bagi siswa baru, ini adalah pengalaman pertama mereka berpartisipasi dalam senam bersama yang melibatkan seluruh sekolah. Semangat dan keceriaan mengisi udara, dan senyum tak henti terpancar dari wajah-wajah mereka yang bersemangat.
Setelah senam, seluruh peserta MPLS diajak untuk berjalan-jalan mengelilingi jalan wisata religi di sekitar makam Sunan Prapen dan Sunan Giri. Selama perjalanan, siswa diajak untuk merasakan kebersamaan dan keindahan dari sisi keagamaan yang ada di Gresik. Mereka diberi kesempatan untuk mengenal lebih dekat warisan budaya dan spiritual yang ada di daerah tersebut.
Tetapi yang membuat momen ini sangat istimewa adalah ketika semua siswa diajak untuk bersedekah makanan bukan uang kepada masyarakat yang mereka temui selama perjalanan. Dari penjaga makam, pedagang kaki lima, tukang ojek, hingga pengemis, setiap orang yang mereka temui diberi makanan dengan penuh kepedulian dan kebaikan hati. Aksi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman yang menggugah kesadaran sosial para siswa tentang pentingnya berbagi dan memberi kepada sesama.
Hari terakhir MPLS di UPT SD Negeri 25 Gresik ini meninggalkan kesan yang mendalam bagi semua peserta. Mereka tidak hanya mengenal lingkungan sekitar secara lebih baik, tetapi juga merasakan kehangatan dan kebersamaan di antara semua anggota sekolah. Semangat gotong-royong dan rasa saling peduli yang terbangun di dalam diri siswa-siswa baru menjadi modal berharga untuk memulai perjalanan mereka di sekolah yang baru, serta membawa semangat kebaikan dan kepedulian di setiap langkah hidup mereka ke depan.