Rabu, 20 Agustus 2025 - Semarak Kemerdekaan adalah suasana penuh kegembiraan, semangat, dan rasa syukur yang ditunjukkan masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus. Kata semarak sendiri berarti meriah, ramai, penuh warna, dan penuh semangat. Euforia bangsa indonesia dalam menyambut kemerdekaan begitu membahana di seluruh penjuru negeri tidak hanya di tingkat nasional akan tetapi ke pelosok kampung semua ikut merayakannya.
Ini semua tidak lepas dari rasa cinta terhadap nusa dan bangsa yang begitu besar sebab kemerdekaan tidak di dapatkan dengan mudah melainkan harus di tebus oleh harta benda, jiwa raga, bahkan nyawa tidak hanya keringat bercucuran akan tatapi tetesan darah yang mengalir dari para pahlawan yang gugur dalam sebuah pertempuran mengusir para penjajah. 80 Tahun sudah berlalu kini saatnya kita bangkit bersama untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif banyak hal yang bisa di lakukan dari hal kecil sampai hal besar tidak hanya orang tua, muda mudi, tetapi anak-anak pun bisa bisa mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif.
Warga masyarakat di kota di kampung menghias rumahnya dengan nuansa merah puti di gang perkampungan, di daratan, di lautan, di udara semua di buat bernuansa merah putih Ini semua bukti rasa nasionalisme yang tinggi untuk mengisi kemerdekaan. Tidak hanya di kalangan masyarakat, Di sekolahpun semua larut dalam semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 banyak kegiatan perlombaan-perlombaan yang di gelar di antaranya lomba balap karung, lomba tarik tambang, dll yang di ikuti oleh seluruh siswa kelas bawah dan kelas atas mereka begitu antusias mengikuti acara ini.
Dalam memeriahkan hari kemerdekaan tidak harus pergi kegunung dan mengibarkan bendera merah putih ataupun upacara di bawah laut atau terjun payung dengan membawa bendera merah putih karena itu semua harus dilakukan oleh orang-orang yang profesional di bidangnya tetapi hal lain yang bisa di lakukan sesuai kemamapuan kita sebagai masyarakat sipil salah satunya membuat perlombaan-perlombaan rakyat di kampung-kampung, disekolah, diperkantoran, instansi dll. Intinya kita semua ikut berbahagia ikut berpartisifasi dalam rangka memeriahkan negara tercinta ini.
Biasanya semarak kemerdekaan diwujudkan dalam berbagai kegiatan, seperti:
Upacara Bendera
Untuk mengenang jasa para pahlawan dan mengingat kembali momen proklamasi.
Lomba-Lomba Tradisional
Misalnya panjat pinang, balap karung, tarik tambang, makan kerupuk, balap bakiak, yang menjadi ciri khas perayaan 17 Agustus.
Pawai dan Karnaval
Menampilkan budaya daerah, seni, dan kreativitas masyarakat dengan nuansa merah putih.
Gotong Royong dan Kerja Bakti
Membersihkan lingkungan, menghias kampung dengan umbul-umbul, bendera, dan mural bertema kemerdekaan.
Pertunjukan Seni dan Hiburan
Pentas musik, tari, drama perjuangan, atau kesenian tradisional.
Renungan dan Doa Bersama
Mengingat jasa para pahlawan dan mendoakan bangsa agar semakin maju.
Intinya, semarak kemerdekaan mencerminkan persatuan, kegembiraan, dan rasa nasionalisme rakyat Indonesia dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
DOKUMENTASI
Minggu, 17 Agustus 2025 - makna persatuan menjadi refleksi dalam HUT RI ke-80 Repulik Indonesia. "Bersatu Berdaula, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" merupakan visi besar negara yang diperjuangkan bersam oelh pemimpn dan seluruh rakyat indonesia. Tidak ketinggalan penampilan Drum Band SDN 1 Sukatani ikut memeriahkan hari kemerdekaan dengan tampil memukau di hadapan para pejabat mulai dari Camat Kecamatan Sukatani, TNI, Polri, Perangkat desa dan lapisan masyarakat hadir mereka terhibur oleh penampilan Drum Band "Gitra Cakrawala Pasundan". Adapun pasukan yang mengibarkan bendera merah putih adalah siswa siswi terbaik dari sekolah SMA/SMK/MA yang ada di kecamatan Sukatani.
Tanggal 17 Agustus 1945 adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia karena pada hari itu bangsa Indonesia menyatakan diri merdeka dari penjajahan setelah ratusan tahun berada di bawah kekuasaan kolonial.
Makna tanggal ini adalah:
Hari Kemerdekaan Indonesia – tonggak lahirnya negara Indonesia yang berdaulat.
Simbol kebebasan – terbebas dari belenggu penjajahan dan penindasan.
Identitas nasional – menjadi penanda lahirnya bangsa dan negara Indonesia di kancah dunia.
Momentum persatuan – seluruh rakyat Indonesia bersatu memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.
Makna Proklamasi Kemerdekaan
Proklamasi yang dibacakan oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta adalah puncak perjuangan bangsa. Maknanya:
Deklarasi resmi kemerdekaan – pengumuman kepada dunia bahwa Indonesia berdiri sebagai negara merdeka.
Titik awal kedaulatan – bangsa Indonesia berhak menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan bangsa asing.
Hasil perjuangan panjang – sebagai buah pengorbanan para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan.
Inspirasi generasi penerus – menjadi semangat bagi seluruh rakyat untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan menjaga persatuan.
Jadi, 17 Agustus adalah peringatan hari lahirnya kemerdekaan, sedangkan Proklamasi Kemerdekaan adalah peristiwa yang menandai dimulainya Indonesia sebagai negara merdeka.
DOKUMENTASI
Kamis, 14 Agustus 2025 - Dalam memperingati Hari Pramuka ke-64, Kwarnas telah merilis pedoman resmi dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 105 Tahun 2025 tentang Peringatan Hari Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2025 dan Nomor 106 Tahun 2025 yang secara spesifik membahas Tema dan Logo 64 Tahun Gerakan Pramuka.
Tema Hari Pramuka Tahun 2025 Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menetapkan tema Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 adalah "Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa". Tema ini secara tegas menyoroti dan menegaskan peran strategis Gerakan Pramuka dalam mendorong kolaborasi lintas sektor.
Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus di Indonesia untuk mengenang lahirnya Gerakan Pramuka.
Berikut poin pentingnya:
Sejarah berdirinya Pramuka Indonesia cukup panjang karena gerakan kepanduan sudah ada sebelum Indonesia merdeka.
Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Masa Kepanduan sebelum Pramuka
Gerakan kepanduan di Indonesia masuk pada tahun 1912, dibawa oleh Belanda melalui organisasi Nederlandse Padvinders Organisatie (NPO).
Pada 1916, organisasi ini berkembang menjadi Nederlandse Padvinders Bond (NPB).
Perjuangan pergerakan nasional membuat para tokoh Indonesia mendirikan kepanduan pribumi seperti:
Jong Java Padvinders (1916)
Sarekat Islam Afdeling Padvinderij
Hizbul Wathan (1918) milik Muhammadiyah
Nationaal Indonesische Padvinderij (NATIPIJ) oleh Budi Utomo
Pandhu Indoenesia oleh Ki Hadjar Dewantara (Taman Siswa)
2. Menuju Persatuan Kepanduan
Setelah Sumpah Pemuda 1928, semangat persatuan membuat banyak organisasi kepanduan bergabung dalam Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI).
Pada 1930 dibentuk Persaudaraan Antar Pandu Indonesia (PAPI), yang kemudian berkembang menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI) pada 1938.
BPPKI berusaha mempersatukan kepanduan dalam satu organisasi, namun belum berhasil sepenuhnya karena banyaknya perbedaan asas dan organisasi.
3. Masa Pendudukan Jepang
Tahun 1942–1945, Jepang melarang semua organisasi kepanduan dan menggantinya dengan organisasi pemuda bernama Barisan Pemuda.
Gerakan kepanduan praktis vakum di masa ini.
4. Pasca Kemerdekaan
Setelah proklamasi 1945, kepanduan kembali hidup. Banyak organisasi berdiri lagi, namun jumlahnya terlalu banyak dan terpecah.
Pada 1945, lahir Pandu Rakyat Indonesia sebagai wadah persatuan, tetapi tidak mampu menampung semua organisasi.
5. Pembentukan Pramuka
Tahun 1960, Presiden Soekarno menginginkan seluruh organisasi kepanduan disatukan menjadi satu gerakan nasional yang bernama Gerakan Pramuka.
Pada 9 Maret 1961, Presiden mengundang tokoh kepanduan ke Istana Negara dan mengumumkan rencana penyatuan.
Pada 14 Agustus 1961, secara resmi Gerakan Pramuka Indonesia dideklarasikan di Jakarta.
Hari itu ditandai dengan pawai dan peragaan Pramuka di depan Presiden, yang kini diperingati sebagai Hari Pramuka
6. Arti Nama dan Lambang
Nama Pramuka berasal dari singkatan Praja Muda Karana yang berarti "Rakyat Muda yang Suka Berkarya".
Lambangnya adalah tunas kelapa, diciptakan oleh Soenardjo Atmodipoero pada tahun 1961.
Latar Belakang: Menggabungkan berbagai organisasi kepanduan yang ada sebelumnya menjadi satu kesatuan di bawah nama Gerakan Pramuka.
Tujuan:
Menanamkan nilai Patriotisme, Kedisiplinan, dan Kemandirian pada generasi muda.
Membentuk watak, mental, dan akhlak yang mulia.
Mengembangkan keterampilan hidup serta jiwa kepemimpinan.
Tujuannya adalah untuk memperkuat fondasi ketahanan bangsa di berbagai dimensi, meliputi ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dengan tema ini, Pramuka diharapkan terus mengukuhkan posisinya sebagai agen perubahan positif, pilar kekuatan bangsa, dan organisasi yang relevan serta adaptif.
Lambang: Tunas kelapa, yang melambangkan kehidupan, kelenturan, dan manfaat bagi masyarakat.
DOKUMENTASI
Senin, 25 November 2024- Untuk diketahui, Hari Guru Nasional 2024 (HGN 2024) jatuh pada hari ini Senin, 25 November 2024. Peringatan Hari Guru 2024 pada 25 November bertepatan dengan peringatan HUT ke-79 PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).
Upacara peringatan Hari Guru Nasional di UPTD SDN 1 Sukatani begitu khidmat dan lancar. Persiapan yang matang dan Latihan yang ekstra Bapak/Ibu guru untuk menjadi petugas upacara bendera sungguh luar biasa. Semua bahu-membahu di bawah arahan Kepala Sekolah Bapak Dudung Harun, S.Pd. semua bekerja sama dengan baik dan alhamdulilah hasilnya sungguh luar biasa. Semoga di acara Hari Guru Nasional ini guru indonesia tambah profesional dalam melaksanakan tugas-tugasnya serta di berikan kesehatan, kemudahan, kelancaran dalam menjalankan semua amanah yang di berikan kepadanya " SELAMAT HARI GURU NASIONAL KE-79 PGRI JAYA SELALU ".
DOKUMENTASI
UPACARA
PERINGATAN
HARI GURU NASIONAL
KE-79
Jumat, 22 November 2024- Tahun ini, Hari Guru Nasional 2024 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dirayakan pada Senin (25/11/2024).
Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) merupakan salah satu hari nasional penting yang diperingati tiap 25 November. Peringatannya jatuh bersamaan dengan Hari Guru Nasional (HGN).
DOKUMENTASI
Selasa, 22 Oktober 2024 - Peringatan hari santri nasional di SD Negeri 1 Sukatani bertujuan untuk mengingat dan meneladani peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pasalnya, selain berperan untuk memelopori pendidikan agama dan moral, para santri juga bertugas membela Tanah Air.3 jam yang lalu
Sejarah
Pada mulanya, seorang ulama bernama Hadratussyeikh Hasyim Asy'ari atau KH Hasyim Asy'ari mengeluarkan fatwa yang dikenal sebagai "Resolusi Jihad" pada 22 Oktober 1945. Fatwa ini menetapkan kewajiban bagi setiap umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan, untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari serangan penjajah. Melalui Resolusi Jihad, ulama dan santri dari berbagai pesantren bersatu untuk melawan kolonialisme. Salah satu bentuk perjuangan mereka adalah terbentuknya laskar atau pasukan pembela tanah air. Contohnya, Laskar Hizbullah yang mempertahankan wilayah Indonesia dari serangan Sekutu pada tahun 1945.
Sejarah mencatat bahwa peran pesantren sebenarnya telah dimulai sejak era pra-revolusi, yakni ketika banyak dari kiai yang memimpin pergerakan dan peperangan melawan penjajah, seperti Kiai Mojo dalam Perang Diponegoro hingga Kiai Abbas dalam perang 10 November. Kelompok santri juga berperan dalam menolak sila pertama pada piagam Jakarta yang menyatakan "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya," demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Setelah reformasi, para santri juga turut menolak berbagai upaya yang dilakukan kelompok tertentu untuk mengubah negara Indonesia menjadi negara Islam.
Atas berbagai peran santri tersebut, akhirnya melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri, Pemerintah Indonesia menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Tanggal ini mengacu pada seruan "Reformasi Jihad" yang menjadi tonggak perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan.
Sabtu, 17 Agustus 2024
Upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2024 di Sembalun berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan, dengan mengusung tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju". Tema ini sebagai simbol semangat untuk mendorong kemajuan dan keberlanjutan bangsa. Tema ini dipilih karena HUT RI ke-79 bertepatan dengan tiga momen penting bagi negara Indonesia yaitu penyambutan ibu kota baru di Ibu Kota Nusantara (IKN), momen pergantian presiden, serta menuju Indonesia Emas 2045.