Kata "ngosrek" dalam bahasa Sunda memiliki arti menggosok atau mengucek, biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan sesuatu dengan cara digosok-gosok. Untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menunjukan komitmennya, diantaranya dengan upaya menekankan kesadaran bersama soal kebersihan lingkungan. "Bersih-bersih di lingkungan sekolah" adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun staf.
Rabu, 10 Desember 2025 - Dalam rangka penilaian kebersihan lingkungan sekolah yang di lakukan oleh tim penilaian kabupaten purwakarta di SDN 1 Sukatani semua siswa bahu membahu melaksanakan kegiatan ngosrek atau bersih - bersih di halaman sekolah di jalan-jalan sekitaran sekolah. Kegiatan ngosrek bukan hal baru di sekolah khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta ini sudah menjadi agenda rutin setiap hari selasa dan jumat. Kata "ngosrek" dalam bahasa Sunda memiliki arti menggosok atau mengucek, biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan sesuatu dengan cara digosok-gosok. Untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menunjukan komitmennya, diantaranya dengan upaya menekankan kesadaran bersama soal kebersihan lingkungan. "Bersih-bersih di lingkungan sekolah" adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun staf.
Berikut beberapa aspek penting dalam kegiatan bersih-bersih di sekolah:
Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Mencegah penyebaran penyakit.
Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Menumbuhkan sikap gotong royong dan kerja sama.
Menyapu dan mengepel lantai kelas.
Membersihkan papan tulis dan meja kursi.
Memungut sampah di halaman sekolah.
Membersihkan taman dan menyiram tanaman.
Membersihkan toilet dan tempat cuci tangan.
Menata kembali buku dan peralatan di perpustakaan atau ruang kelas.
Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai.
Setiap hari Jumat dalam kegiatan kerja bakti bersama.
Menjelang atau setelah kegiatan besar di sekolah.
Sekolah menjadi tempat yang nyaman untuk belajar.
Lingkungan menjadi indah dan asri.
Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.
Menciptakan budaya hidup bersih dan sehat.
"Kebersihan Sebagian dari Iman!
"Sekolah Bersih, Belajar Jadi Nyaman."
"Jaga Kebersihan, Cerminkan Kepribadian."
DOKUMENTASI
Selasa, 9 Desember 2025 - Kata "ngosrek" dalam bahasa Sunda memiliki arti menggosok atau mengucek, biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan sesuatu dengan cara digosok-gosok. Untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menunjukan komitmennya, diantaranya dengan upaya menekankan kesadaran bersama soal kebersihan lingkungan. "Bersih-bersih di lingkungan sekolah" adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun staf.
Berikut beberapa aspek penting dalam kegiatan bersih-bersih di sekolah:
Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Mencegah penyebaran penyakit.
Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Menumbuhkan sikap gotong royong dan kerja sama.
Menyapu dan mengepel lantai kelas.
Membersihkan papan tulis dan meja kursi.
Memungut sampah di halaman sekolah.
Membersihkan taman dan menyiram tanaman.
Membersihkan toilet dan tempat cuci tangan.
Menata kembali buku dan peralatan di perpustakaan atau ruang kelas.
Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai.
Setiap hari Jumat dalam kegiatan kerja bakti bersama.
Menjelang atau setelah kegiatan besar di sekolah.
Sekolah menjadi tempat yang nyaman untuk belajar.
Lingkungan menjadi indah dan asri.
Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.
Menciptakan budaya hidup bersih dan sehat.
"Kebersihan Sebagian dari Iman!
"Sekolah Bersih, Belajar Jadi Nyaman."
"Jaga Kebersihan, Cerminkan Kepribadian."
DOKUMENTASI
Selasa, 2 Desember 2025 - Kata "ngosrek" dalam bahasa Sunda memiliki arti menggosok atau mengucek, biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan sesuatu dengan cara digosok-gosok. Untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menunjukan komitmennya, diantaranya dengan upaya menekankan kesadaran bersama soal kebersihan lingkungan. "Bersih-bersih di lingkungan sekolah" adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun staf.
Berikut beberapa aspek penting dalam kegiatan bersih-bersih di sekolah:
Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Mencegah penyebaran penyakit.
Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Menumbuhkan sikap gotong royong dan kerja sama.
Menyapu dan mengepel lantai kelas.
Membersihkan papan tulis dan meja kursi.
Memungut sampah di halaman sekolah.
Membersihkan taman dan menyiram tanaman.
Membersihkan toilet dan tempat cuci tangan.
Menata kembali buku dan peralatan di perpustakaan atau ruang kelas.
Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai.
Setiap hari Jumat dalam kegiatan kerja bakti bersama.
Menjelang atau setelah kegiatan besar di sekolah.
Sekolah menjadi tempat yang nyaman untuk belajar.
Lingkungan menjadi indah dan asri.
Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.
Menciptakan budaya hidup bersih dan sehat.
"Kebersihan Sebagian dari Iman!
"Sekolah Bersih, Belajar Jadi Nyaman."
"Jaga Kebersihan, Cerminkan Kepribadian."
DOKUMENTASI
Selasa, 21 Oktober 2025 - Kata "ngosrek" dalam bahasa Sunda memiliki arti menggosok atau mengucek, biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan sesuatu dengan cara digosok-gosok. Untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menunjukan komitmennya, diantaranya dengan upaya menekankan kesadaran bersama soal kebersihan lingkungan. "Bersih-bersih di lingkungan sekolah" adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun staf.
Berikut beberapa aspek penting dalam kegiatan bersih-bersih di sekolah:
Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Mencegah penyebaran penyakit.
Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Menumbuhkan sikap gotong royong dan kerja sama.
Menyapu dan mengepel lantai kelas.
Membersihkan papan tulis dan meja kursi.
Memungut sampah di halaman sekolah.
Membersihkan taman dan menyiram tanaman.
Membersihkan toilet dan tempat cuci tangan.
Menata kembali buku dan peralatan di perpustakaan atau ruang kelas.
Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai.
Setiap hari Jumat dalam kegiatan kerja bakti bersama.
Menjelang atau setelah kegiatan besar di sekolah.
Sekolah menjadi tempat yang nyaman untuk belajar.
Lingkungan menjadi indah dan asri.
Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.
Menciptakan budaya hidup bersih dan sehat.
"Kebersihan Sebagian dari Iman!
"Sekolah Bersih, Belajar Jadi Nyaman."
"Jaga Kebersihan, Cerminkan Kepribadian."
DOKUMENTASI
Selasa, 14 Oktober 2025 - Kata "ngosrek" dalam bahasa Sunda memiliki arti menggosok atau mengucek, biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan sesuatu dengan cara digosok-gosok. Untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menunjukan komitmennya, diantaranya dengan upaya menekankan kesadaran bersama soal kebersihan lingkungan. "Bersih-bersih di lingkungan sekolah" adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun staf.
Berikut beberapa aspek penting dalam kegiatan bersih-bersih di sekolah:
Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Mencegah penyebaran penyakit.
Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Menumbuhkan sikap gotong royong dan kerja sama.
Menyapu dan mengepel lantai kelas.
Membersihkan papan tulis dan meja kursi.
Memungut sampah di halaman sekolah.
Membersihkan taman dan menyiram tanaman.
Membersihkan toilet dan tempat cuci tangan.
Menata kembali buku dan peralatan di perpustakaan atau ruang kelas.
Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai.
Setiap hari Jumat dalam kegiatan kerja bakti bersama.
Menjelang atau setelah kegiatan besar di sekolah.
Sekolah menjadi tempat yang nyaman untuk belajar.
Lingkungan menjadi indah dan asri.
Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.
Menciptakan budaya hidup bersih dan sehat.
"Kebersihan Sebagian dari Iman!
"Sekolah Bersih, Belajar Jadi Nyaman."
"Jaga Kebersihan, Cerminkan Kepribadian."
DOKUMENTASI
Selasa, 7 Oktober 2025 - Kata "ngosrek" dalam bahasa Sunda memiliki arti menggosok atau mengucek, biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan sesuatu dengan cara digosok-gosok. Untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menunjukan komitmennya, diantaranya dengan upaya menekankan kesadaran bersama soal kebersihan lingkungan. "Bersih-bersih di lingkungan sekolah" adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun staf.
Berikut beberapa aspek penting dalam kegiatan bersih-bersih di sekolah:
Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Mencegah penyebaran penyakit.
Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Menumbuhkan sikap gotong royong dan kerja sama.
Menyapu dan mengepel lantai kelas.
Membersihkan papan tulis dan meja kursi.
Memungut sampah di halaman sekolah.
Membersihkan taman dan menyiram tanaman.
Membersihkan toilet dan tempat cuci tangan.
Menata kembali buku dan peralatan di perpustakaan atau ruang kelas.
Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai.
Setiap hari Jumat dalam kegiatan kerja bakti bersama.
Menjelang atau setelah kegiatan besar di sekolah.
Sekolah menjadi tempat yang nyaman untuk belajar.
Lingkungan menjadi indah dan asri.
Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.
Menciptakan budaya hidup bersih dan sehat.
"Kebersihan Sebagian dari Iman!
"Sekolah Bersih, Belajar Jadi Nyaman."
"Jaga Kebersihan, Cerminkan Kepribadian."
DOKUMENTASI
Selasa, 2 Oktober 2025 - Kata "ngosrek" dalam bahasa Sunda memiliki arti menggosok atau mengucek, biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan sesuatu dengan cara digosok-gosok. Untuk mewujudkan Purwakarta Istimewa, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menunjukan komitmennya, diantaranya dengan upaya menekankan kesadaran bersama soal kebersihan lingkungan. "Bersih-bersih di lingkungan sekolah" adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun staf.
Berikut beberapa aspek penting dalam kegiatan bersih-bersih di sekolah:
Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Mencegah penyebaran penyakit.
Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Menumbuhkan sikap gotong royong dan kerja sama.
Menyapu dan mengepel lantai kelas.
Membersihkan papan tulis dan meja kursi.
Memungut sampah di halaman sekolah.
Membersihkan taman dan menyiram tanaman.
Membersihkan toilet dan tempat cuci tangan.
Menata kembali buku dan peralatan di perpustakaan atau ruang kelas.
Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai.
Setiap hari Jumat dalam kegiatan kerja bakti bersama.
Menjelang atau setelah kegiatan besar di sekolah.
Sekolah menjadi tempat yang nyaman untuk belajar.
Lingkungan menjadi indah dan asri.
Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.
Menciptakan budaya hidup bersih dan sehat.
"Kebersihan Sebagian dari Iman!
"Sekolah Bersih, Belajar Jadi Nyaman."
"Jaga Kebersihan, Cerminkan Kepribadian."
DOKUMENTASI