Pembelajaran 2 : Mengajukan Hipotesis Berdasarkan Informasi
Materi Pembelajaran
a. Pengertian Hipotesis
Hipotesis adalah jawaban sementara teradap masalah penelitian, yang
kebenarannya harus diuji secara empiris. Hipotesis menyatakan hubungan apa yang
kita cari atau yang ingin kita pelajari.
Trelease (1960) dalam Nazir (2013: 151) memberikan defini hipotesis sebagai
suatu keterangan sementara dari suatu fakta yang dapat diamati. Secara garis besar,
kegunaan hipotesis adalah sebagai berikut.
1) Memberikan batasan serta memperkecil jangauan penelitian dan kerja penelitian.
2) Menyiagakan peneliti kepada kondisi fakta dan hubungan antarfakta, yang
kadangkala hilang begitu saja dari perhatian peneliti.
3) Sebagai alat yang sederhana dalam memfokuskan fakta yang bercerai-berai
tanpa koordinasi ke dalam suatu kesattuan penting dan menyeluruh.
4) Sebagai panduan dalam pengujian serta penyesuaian dengan fakta dan
antarfakta.
b. Ciri-Ciri Hipotesis
Ciri-ciri hipotesis sebagai berikut.
1) Hipotesis harus menyatakan hubungan.
2) Hipotesis harus sesuai dengan fakta.
3) Hipotesis harus berhubungan dengan ilmu, serta sesuai dengan tumbuhnya ilmu
pengetahuan.
4) Hipotesis harus dapat diuji.
5) Hipotesis harus sederhana.
6) Hipotesis harus bisa menerangkan fakta.
c. Menggali dan Merumuskan Hipotesis
Goode dan Hatt (1952) dalam Nazir (2013: 155) memberikan empat sumber untuk
menggali hipotesis, yakni sebagai berikut.
1) Kebudayaan di mana ilmu tersebut dibentuk.
2) Ilmu itu sendiri yang menghasilkan teori, dan teori memberi arah kepada
penelitian.
3) Pengamatan terhadap jagad raya yang serupa atau pengamatan yang serupa pada
ilmu lain. Misalnya, mengamati respons berat hewan terhadap makanan,
memberikan analog tentang adanya respons tanaman terhadap zat hara. Dari
sana dapat dirumuskan hubungan antara tubuhan dan zar hara dalam tanah.
4) Reaksi individu dan pengalaman. Reaksi individu terhadap sesuatu atau
pengalaman-pengalaman sebagai suatu konsekuensi dari suatu fenomena dapat
dijadikan sumber hipotesis.
Selain itu, wawasan yang mendalam tentang suatu hal, imajinasi atau angan-angan,
materi bacaan dan literatur, serta