Gambar 1. Logo ZONA KHAS
Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Pusat melalui KNEKS yang bertujuan menciptakan kawasan atau lingkungan yang menyediakan makanan dan minuman yang:
Halal, sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan kehalalan pangan di Indonesia.
Aman, terjamin dari bahan berbahaya, bebas kontaminasi, dan memenuhi standar keamanan pangan.
Sehat, memiliki kandungan gizi yang baik serta mendukung pola hidup sehat masyarakat.
Program Zona KHAS tidak hanya menyasar sektor pariwisata dan UMKM, tetapi juga lingkungan pendidikan. Sekolah dipandang sebagai tempat strategis untuk menanamkan kesadaran pentingnya konsumsi makanan halal dan sehat sejak dini. Kehadiran Zona KHAS di sekolah diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap kehalalan pangan, keselamatan konsumsi, serta kesadaran hidup sehat.
Melalui program ini, sekolah yang ditetapkan menerima pembinaan, pendampingan, serta penguatan sistem pengelolaan pangan. Zona KHAS juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, lembaga kesehatan, pelaku usaha kuliner, dan institusi pendidikan untuk menghadirkan lingkungan pangan yang berkualitas bagi masyarakat.
SMA Negeri 1 Slawi Ditapkan sebagai Pionir Zona KHAS Kabupaten Tegal: Wujud Komitmen terhadap Kuliner Halal, Aman, dan Sehat
SMA Negeri 1 Slawi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada bulan Mei Tahun 2025, sekolah ini resmi ditetapkan sebagai Pionir Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) Kabupaten Tegal. Penetapan ini diberikan langsung oleh Direktur Direktorat Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bapak Putu Rahwidhiyasa. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa SMA Negeri 1 Slawi tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam penyediaan konsumsi pangan yang sesuai dengan standar kesehatan dan kehalalan.
Keberhasilan ini tentu tidak muncul secara tiba-tiba. SMA Negeri 1 Slawi telah lama konsisten menghadirkan Kantin Sehat sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam menjaga kesehatan warga sekolah. Pengelolaan kantin dilakukan dengan standar yang ketat, mulai dari aspek kebersihan, keamanan pangan, hingga memastikan seluruh produk jajanan memenuhi ketentuan halal. Dengan penetapan sebagai Pionir Zona KHAS, SMA Negeri 1 Slawi semakin diakui sebagai sekolah yang mampu menghadirkan sistem kantin berstandar nasional bahkan menjadi rujukan bagi sekolah lain.
SMA Negeri 1 Slawi sebagai Teladan Zona KHAS
Dengan penetapan ini, SMA Negeri 1 Slawi kini memiliki peran strategis sebagai model dan inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Tegal bahkan di tingkat nasional. Sekolah diharapkan mampu:
Menjadi rujukan praktik baik pengelolaan kantin halal, aman, dan sehat.
Menguatkan edukasi kepada seluruh warga sekolah mengenai pentingnya memilih makanan yang sehat dan sesuai kaidah halal.
Terus menjaga standar kualitas keamanan pangan secara konsisten dan berkelanjutan.
Pengakuan sebagai Pionir Zona KHAS Kabupaten Tegal menjadi capaian yang sangat berarti bagi SMA Negeri 1 Slawi. Lebih dari sekadar penghargaan, ini adalah amanah untuk terus menjaga mutu, memperkuat komitmen, serta membangun budaya konsumsi sehat, aman, dan halal di lingkungan sekolah. Dengan langkah ini, SMA Negeri 1 Slawi semakin menunjukkan diri sebagai sekolah yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Penyerahan penghargaan Pionir Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) Kabupaten Tegal oleh Direktur Direktorat Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bapak Putu Rahwidhiyasa