TULAK
TULAK
DAUNNYA DIGUNAKAN UNTUK UPAKARA PABYAKAONAN, PANGLUKATAN, LIS, DAN PENOLAK BALA ATAU ENERGI NEGATIF
DAUNNYA DIGUNAKAN UNTUK UPAKARA PABYAKAONAN, PANGLUKATAN, LIS, DAN PENOLAK BALA ATAU ENERGI NEGATIF
Dalam konteks sawen yang terbuat dari kayu tulang dan sisih, keduanya memiliki fungsi serupa dalam upacara Hindu Bali sebagai penolak energi negatif dan bahaya. Kayu tulak berperan sebagai penghalang yang secara langsung menangkis segala bentuk bala, gangguan roh jahat, atau penyakit, sementara kayu sisih, meskipun lebih diasosiasikan dengan makna menyisihkan, juga berfungsi untuk menolak dan menjauhkan hal-hal buruk. Meskipun ada perbedaan nuansa dalam arti kata, kedua kayu tersebut pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk melindungi dan menghindarkan dari pengaruh negatif, dengan kayu tulak berfokus pada penghalangan dan kayu sisih pada penyisihan bahaya.