Desaku
Desaku yang damai, hijau terbentang,
Sawah menghampar, di bawah langit terang.
Angin berbisik di antara padi,
Menari pelan di bawah sinar mentari.
Gemuruh sungai mengalir lembut,
Membawa cerita dari akar yang tumbuh.
Pepohonan rindang jadi naungan,
Bagi para petani yang penuh harapan.
Anak-anak berlari di jalan setapak,
Tertawa riang, tanpa beban yang berat.
Setiap sudut desa, penuh cinta dan cerita,
Kebersamaan yang tak lekang oleh masa.
Malam tiba, bintang-bintang berpijar,
Cahaya lentera menghiasi halaman rumah besar.
Desaku, tempat hatiku berpulang,
Di sana, ketenangan selalu terhampar panjang.
Menutup Kisah
Banyak kisah yang kita lalui
Banyak perjalanan yang sudah kita lewati
Namun, semuanya telah selesai sampai disini
Kembali lah ke masa lampau
Tak perlu lagi kau berjuang
Yang kau butuh hanya tenang dan Melupakan segala kenangan
Tidak adil rasanya jika hati yang terluka di paksakan untuk sembuh
Karena sejatinya, luka juga butuh jeda
Ini semua tentang perkara waktu
Yang suatu saat dapat membawaku lari dari bayang-bayangmu
Harapanku sederhana
Tuhan dapat membuatku melupakan segala rasa yang ada
Karena aku tidak mau lagi salah menaruh rasa.