Psikotes Kraepelin merupakan salah satu jenis tes psikologi yang sering digunakan dalam proses seleksi kerja, terutama di perusahaan besar. Tes ini juga dikenal sebagai tes penjumlahan cepat karena melibatkan penghitungan angka dalam waktu yang sangat terbatas. Cara mengerjakan psikotes Kraepelin menjadi kunci sukses, terutama bagi mereka yang ingin lolos ke tahap seleksi berikutnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail apa itu tes Kraepelin, bagaimana cara mengerjakannya dengan efektif, dan strategi apa yang dapat diterapkan agar hasil tes maksimal.
Apa Itu Psikotes Kraepelin?
Psikotes Kraepelin, juga dikenal sebagai tes koran, adalah jenis tes yang dirancang untuk mengukur aspek psikologis seseorang, seperti konsentrasi, ketahanan, dan kemampuan bekerja di bawah tekanan. Tes ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang psikiater Jerman bernama Emil Kraepelin. Pada dasarnya, tes ini terdiri dari deretan angka yang harus dijumlahkan dalam waktu singkat. Selain mengukur kemampuan kognitif, tes ini juga dirancang untuk melihat kemampuan individu dalam menghadapi tekanan kerja.
Tujuan Tes Kraepelin
Tes Kraepelin bukan hanya tentang kemampuan menghitung, tetapi juga untuk mengukur aspek-aspek lain, seperti:
- Konsentrasi: Seberapa baik Anda bisa fokus pada tugas yang monoton?
- Kecepatan dan Ketepatan: Seberapa cepat dan akurat Anda bisa menyelesaikan tugas?
- Ketahanan Emosional: Bagaimana Anda menangani tekanan selama tes berlangsung?
Tes ini sering digunakan oleh perusahaan yang ingin melihat potensi kandidat untuk bekerja dalam lingkungan yang menuntut.
Cara Mengerjakan Psikotes Kraepelin
Bagi sebagian orang, psikotes Kraepelin bisa tampak menakutkan. Namun, dengan strategi yang tepat, tes ini dapat dikerjakan dengan lebih efisien. Berikut adalah langkah-langkah cara mengerjakan psikotes Kraepelin dengan baik:
1. Pahami Pola Tes
Tes ini melibatkan deretan angka yang disusun secara vertikal. Tugas Anda adalah menjumlahkan dua angka yang berdekatan dan menuliskan hasilnya di antara kedua angka tersebut. Misalnya, jika dua angka yang tertera adalah 3 dan 5, maka Anda harus menuliskan angka 8. Jika hasil penjumlahan lebih dari 9, cukup tuliskan digit terakhirnya. Misalnya, jika hasil penjumlahan adalah 12, Anda hanya perlu menuliskan angka 2.
2. Latihan Fokus dan Konsentrasi
Cara terbaik untuk menghadapi tes ini adalah dengan berlatih fokus. Cobalah latihan dengan simulasi tes Kraepelin untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi Anda. Pastikan Anda bisa menjaga fokus selama durasi tes tanpa terganggu oleh hal-hal di sekitar.
3. Kelola Waktu dengan Baik
Tes ini memiliki durasi yang ketat. Sebaiknya, Anda membagi waktu Anda dengan baik. Jangan terlalu lama berhenti di satu baris angka, tetapi juga jangan terlalu cepat sehingga membuat Anda melakukan banyak kesalahan. Menemukan keseimbangan antara kecepatan dan ketepatan adalah kunci utama.
4. Jaga Ritme Pengerjaan
Tes Kraepelin mengukur ketahanan mental dan kecepatan, tetapi konsistensi Anda dalam menyelesaikan setiap baris angka juga penting. Jangan terburu-buru di awal dan kelelahan di pertengahan tes. Usahakan untuk menjaga ritme pengerjaan dari awal hingga akhir.
Tips dan Trik Menghadapi Psikotes Kraepelin
Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu Anda dalam mengerjakan psikotes Kraepelin:
1. Latihan Rutin
Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri adalah dengan sering berlatih. Anda bisa mencari simulasi tes Kraepelin online atau menggunakan aplikasi yang dirancang khusus untuk latihan psikotes. Latihan rutin akan membantu Anda mengasah kecepatan dan ketepatan dalam menjumlahkan angka.
2. Jaga Kondisi Fisik dan Mental
Sebelum tes, pastikan Anda dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Tidur yang cukup pada malam sebelumnya dan jangan lupa sarapan agar Anda memiliki energi untuk menghadapi tes.
3. Gunakan Teknik Pernafasan
Selama tes berlangsung, Anda mungkin merasa cemas atau tegang. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan teknik pernafasan yang dalam dan teratur. Teknik ini akan membantu menenangkan pikiran Anda dan meningkatkan konsentrasi.
4. Fokus pada Kolom Terakhir
Dalam tes Kraepelin, kolom terakhir sering kali menjadi lebih sulit karena kelelahan dan menurunnya konsentrasi. Oleh karena itu, tetap fokus hingga akhir tes dan jangan biarkan diri Anda kehilangan konsentrasi di bagian ini.
5. Jangan Panik Jika Terjadi Kesalahan
Jika Anda membuat kesalahan, jangan panik. Fokuslah untuk melanjutkan tes dengan baik. Kesalahan satu atau dua kali tidak akan mempengaruhi keseluruhan hasil secara signifikan, jadi jangan biarkan hal tersebut mengganggu konsentrasi Anda.
Mengapa Psikotes Kraepelin Penting dalam Seleksi Kerja?
Banyak perusahaan yang menggunakan psikotes Kraepelin sebagai bagian dari proses seleksi kerja, terutama untuk posisi yang membutuhkan ketahanan mental, konsentrasi tinggi, dan kemampuan bekerja di bawah tekanan. Tes ini memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan calon karyawan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang monoton dan menuntut konsentrasi tinggi dalam waktu yang lama.
Selain itu, tes Kraepelin juga digunakan untuk mengukur stabilitas emosi seseorang dalam menghadapi tugas yang berulang-ulang dan bersifat monoton. Oleh karena itu, kinerja pada tes ini sering kali menjadi indikator penting dalam menentukan apakah seseorang cocok untuk posisi tertentu.
Kesimpulan
Psikotes Kraepelin adalah salah satu tes psikologi yang menantang, tetapi dengan latihan dan strategi yang tepat, Anda dapat mengerjakannya dengan baik. Ingatlah untuk menjaga fokus, mengatur waktu, dan tetap tenang selama tes berlangsung. Dengan memahami cara mengerjakan psikotes Kraepelin dan menerapkan tips-tips di atas, peluang Anda untuk berhasil dalam tes ini akan semakin besar.
Jika Anda sedang mempersiapkan diri untuk psikotes Kraepelin atau tes lainnya, pastikan Anda meluangkan waktu untuk berlatih dan memahami jenis-jenis soal yang mungkin dihadapi. Jangan lupa untuk menjaga kondisi fisik dan mental sebelum tes dimulai agar Anda bisa memberikan performa terbaik.
Contoh lengkap ada disini :Â https://sites.google.com/view/pujihartonoid/soal-psikotes
Apakah Anda sedang mempersiapkan diri untuk psikotes? Bagikan pengalaman atau pertanyaan Anda di kolom komentar! Jangan lupa untuk membaca artikel lainnya di situs kami tentang tips dan trik menghadapi berbagai jenis psikotes.
Artikel ini dirancang untuk memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri menghadapi psikotes Kraepelin. Semoga berhasil!