Antibiotik adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia organisme, khususnya proses infeksi bakteri
Contoh contoh bakteri :
Prisip pengobatan harus TEPAT :
TEPAT DIAGNOSA
TEPAT PEMILIHAN OBAT
TEPAT APLIKASI
TEPAT WAKTU
TEPAT DOSIS
1. TEPAT DIAGNOSA
adalah kondisi diagnosa yang tepat, sehingga pengobatan menjadi efektif
(buka materi bedah bangkai untuk melihat lebih lanjut)
2. TEPAT PEMILIHAN OBAT
sesudah mengetahui penyakitnya, maka pemilihan obat harus sesuai dengan jenis penyakitnya, jangan sampai kita memilih obat yang tidak sesuai.
Contoh pengobatan yang tidak efektif
Amoxitin bekerja dengan merusak dinding sel bakteri penyebab CRD (Mycoplasma gallisepticum, sedangkan bakteri tersebut tidak memiliki dinding sel)
3. Tepat Aplikasi
apakah mau diminum atau disuntik.
diminum (peroral) cekok/minum
kelebihan : mudah dilakukan, cepat, ayam tidak stress
kekurangan : dosis global, dipengaruhi oleh konsumsi air minum, stabilitas obat terganggu
disuntik (parental) subcutan/intramuscular
kelebihan : dosis tepat, individual, mengobati hanya yang sakit
kelemahan : waktu dan tenaga lebih banyak, kerusakan jaringan, hewan lebih stress
4. Tepat Waktu
contoh pengobatan koksidiosis
sulfanomide (contoh Sulfaquinoxaline )
waktu yang dibutuhkan 3hari pengobatan 2 hari off, 3 hari pengobatan kembali (total 8 hari)
alasan : tidak memperberat kerja ginjal,membunuh fase aseksual eimiria, 3-2-3 menyesuaikan siklus hidup eimiria
Thiamine antagonist (contoh amprolium)
waktu yang dibutuhkan 5hari-7hari berturut turut
alasan : memblok thiamin (vit B1) agar tidak dimanfaatkan oleh eimiria untuk pertumbungannya, sehingga perlu waktu 5-7hari, dan tidak memperberat kerja ginjal
Triazinetrione (contoh toltrazuril)
waktu pemberian cukup 2 hari
alasan : karena sudah dapat membunuh eimira dalam fase seksual dan aseksualnya
5. TEPAT DOSIS
Contoh dosis
enrofloxacin adalah 1gram/2 liter air minum , dosis ini harus dikonversi ke berat badan ayam dengan cara dosis 1gram/2liter air minum dikalikan 0,2gram/kg bobot badan = 0,1gram/kg BB
amprolium adalah 1gram/1liter air minum, dosis ini harus dikonversi ke berat badan ayam dengan cara dosis 1gram/1liter air minum dikalikan 0,2gram/kg bobot badan = 0,2 gram/kg BB
untuk vitamin tidak perlu diberikan dengan dosis bobot badan, contoh jika penggunaan 1gram/2liter air, maka cukup mencari kebutuhan airnya yang akan dilarutkan selama pemberian vitamin. contoh kebutuhan pakan 10sak maka air 1000liter (air 2x pakan), maka kebutuhan selama 6 jam 250liter (1000/24x6), sehingga kebutuhan vitamin 1gram/2liter air adalah 125gram