Berikut adalah kumpulan tugas pada modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan sebagai Pemimpin
Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat, Anda akan semakin memahami materi dengan lebih mendalam.
Fasilitator akan membaca dan menyeleksi pertanyaan-pertanyaan Anda dan pertanyaan yang terpilih akan dijawab dan didiskusikan melalui video conference pada hari dan tanggal yang tercantum di LMS
Pertanyaan Sehubungan Dengan Topik Dilema Etika dan Bujukan Moral
Bagaimana cara efektif untuk membedakan yang termasuk ke dalam dilema etika atau bujukan moral?
Pertanyaan Sehubungan Dengan Topik 4 Paradigma Pengambilan Keputusan
Adakah paradigma yang paling efektif di antara 4 paradigma pengambilan keputusan?
Pertanyaan Sehubungan Dengan Topik 3 Prinsip Pengambilan Keputusan
Apakah dalam menghadapi suatu kasus dilema etika dapat menggunakan lebih dari satu prinsip pengambilan keputusan?
Pertanyaan Sehubungan Dengan Topik 9 Langkah Pengujian Pengambilan Keputusan
Bagaimanakah melaksanakan 9 langkah pengujian pengambilan keputusan yang efektif
Apakah setiap kasus harus diselesaikan melalui 9 langkah pengujian pengambilan keputusan?
Silahkan Anda manfaatkan forum diskusi ini sebagai media komunikasi dengan fasilitator terkait dengan rancangan atau implementasi aksi nyata yang Anda lakukan!
by BAMBANG PURWANTO Bambang Purwanto - Thursday, 19 September 2024, 7:50 PM
AKSI NYATA MODUL 3.1.
KASUS
Dua orang siswa telah ditemukan melakukan sebuah pelanggaran yang berat. Pelanggaran yang dilakukan adalah melakukan penggunaan rokok eletrik, kemudian diunggah di media sosial, sehingga menjadi bahan gunjingan murid-murid di sekolah. Perguncingan ini pun sampai ke telinga guru-guru. Pihak sekolah akhirnya melakukan pembinaan dengan konsekuensi yang ditetapkan oleh pihak sekolah yaitu melalui skorsing dengan menyiapkan meja belajar di luar depan ruang kepala sekolah. Konsekuensi ini sudah dilakukan dengan pendekatan kepada orang tua yang melibatkan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan dan Wali Kelas.
PARADIGMA ETIKA
1. Individu lawan Kelompok, menurut saya bisa masuk ke dalam pertentangan individu lawan kelompok. Individu disini adalah Kepala Sekolah sementara kelompok adalah masyarakat luar termasuk murid lain yang menyaksikan kejadian tersebut di media sosial.
2. Jangka pendek lawan jangka panjang, menurut saya keputusan yang dilakukan bisa berdampak jangak pendek dan jangka panjang. Bila tidak dilakukan sebuah keputusan maka akan berpengaruh kedepannya.
SEMBILAN LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN PENGUJIAN KEPUTUSAN
(1) Nilai-nilai yang bertentangan
Nilai yang bertentangan merupakan sebuah konsekuensi yang dilakukan murid tersebut saat harus menjalaninya. Saat berada di luar depan ruang kepala sekolah, maka murid tersebut ada perasaan bersalah yang berlebihan sehingga bisa membuat murid tersebut tidak menerima konsekuensi tersebut. Rasa berat untuk memberikan konsekuensi yang membuat efek jera untuk murid tersebut dan yang lainnya.
(2) Siapa yang terlibat
1. Dua murid tersebut
2. Kepala Sekolah
3. Wakasek Kesiswaan
4. Guru BK
5. Wali Kelas
6. Orang tua murid
(3) Mengumpulkan fakta yang relevan
1. Bukti dari media sosial
2. Murid tersebut diajak bicara oleh BK
3. Orang tua diundang Kepala Sekolah dan Wakasek
(4) Pengujian Benar atau Salah
Uji Legal
Tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh Kepala Sekolah
Uji Regulasi
Tidak ada aturan yang dilanggar oleh Kepala Sekolah saat pengambilan keputusan
Uji Publikasi
Jika keputusan yang diambil oleh Kepala Sekolah tidak cepat maka akan berdampak kepada nama baik sekolah
Uji Panutan /Idola
Kepala Sekolah mengedepankan nama baik sekolah dan pembinaan yang berpihak kepada murid
(5) Pengujian Paradigma Benar lawan Benar
1. Individu lawan kelompok
2. Jangka pendek lawan jangka panjang
(6) Melakukan Prinsip Resolusi
Berpikir berbasis peraturan
(7) Investigasi Opsi Trilema
Keputusan untuk memberikan skorsing dengan belajar di depan ruang kepala sekolah dan terlihat oleh warga sekolah bisa menjadi efek jera bagi murid tesebut dan orang lain. Akan tetapi bisa saja pada saat pengambilan keputusan tersebut mendengarkan apa yang akan diusulkan sebagai konsekuensi dari tindakan tersebut.
(8) Buat keputusan
Keputusan Kepala sekolah merupakan sebuah keberanian secara moral untuk menegakkan aturan yang ada
(9) Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan
Saat keputusan ini diambil maka sebaiknya terus menjadi acuan dan kembali dikaji ulang agar keputusan yang ditetapkan adalah keputusan yang terbaik bagi semua bagian.