Pohon mlanding (Leucaena leucocephala), atau dikenal sebagai lamtoro dan petai cina, adalah tanaman dari famili Fabaceae (Leguminosae) yang berukuran kecil hingga sedang, dengan tinggi 3–15 meter. Pohon ini memiliki daun majemuk kecil, bunga berbentuk bola putih kekuningan, serta buah polong pipih yang berisi biji kecil berprotein tinggi.
🧬 Taksonomi
Nama Ilmiah : Leucaena Leucocephala
Famili : Fabaceae (Leguminosae)
Asal : Amerika Tengah dan Meksiko
🌿 Deskripsi Botani
🌳Pohon
Pohon mlanding berukuran kecil hingga sedang dengan ketinggian 3-15 meter. Memiliki batang pohon lurus, kulit batang coklat keabu-abuan, dan kayu yang keras serta tahan lama.
🍃Daun
Daun majemuk menyirip ganda dengan panjang 15-30 cm. Tiap sirip memiliki 10-20 pasang anak daun berbentuk kecil dan lonjong.
🌼Bunga
Bunga berbentuk bola kecil berwarna putih kekuningan yang tersusun dalam kelompok di ujung ranting.
🌿Buah
Buah berbentuk polong pipih dengan panjang 10-20 cm, berwarna hijau saat muda dan coklat saat tua. Tiap polong berisi 15-30 biji berbentuk kecil dan pipih.
🌱Akar
Akar tunggang yang kuat dan bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium untuk menambat nitrogen, sehingga membantu meningkatkan kesuburan tanah.
🔹Iklim
Pohon mlanding cocok tumbuh di daerah tropis dengan suhu 20-35°C dan toleran terhadap kekeringan tetapi membutuhkan curah hujan 650-2.000 mm/tahun.
🔹Ketinggian
Dapat tumbuh dari dari 0-1.500 mdpl dan optimal di 0-700 mdpl.
🔹Tanah
Tumbuh baik dan cocok ditanam di tanah lempung berpasir, maupun berbatu dengan pH 5,0 – 7,5. Pohon mlanding tahan terhadap tanah miskin hara dan lahan kering.
🔹Persebaran
Amerika Tengah, Meksiko, Asia Tenggara, Afrika, India, Australia.
🥗Pangan
Daun muda dan biji polong dapat dikonsumsi sebagai sayuran seperti pecel dan botok. Kaya protein dan serat, baik untuk kesehatan.
🩺Kesehatan
Daun dan biji mengandung antioksidan, bermanfaat untuk sistem pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh.
💰Ekonomi
Kayu pohon mlanding keras, digunakan untuk furnitur, pagar, dan kayu bakar. Juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
🌿Ekologi
Akar kuat membantu mencegah erosi, serta meningkatkan kesuburan tanah dengan menambat nitrogen.
🌱Perbanyakan
Perbanyakan dengan biji yang direndam air hangat 24 jam sebelum tanam. Stek batang juga dapat digunakan untuk hasil lebih cepat.
🌍Penanaman
Jarak tanam 2-3 meter antar pohon, menggunakan pupuk organik. Waktu tanam ideal adalah awal musim hujan.
🌿Pemeliharaan
Penyiraman secukupnya karena tahan kekeringan. Pemupukan dengan NPK setiap 3 bulan. Pemangkasan dilakukan untuk mengontrol pertumbuhan.
🌱Tumbuh Cepat dan Mudah Dibudidayakan
Pohon mlanding tumbuh cepat dan dapat hidup di berbagai kondisi tanah, termasuk tanah miskin hara.
🍽️Sumber Pangan Bergizi
Biji muda pohon mlanding kaya akan protein, serat, dan antioksidan, menjadikannya sumber pangan bergizi.
🌿Multimanfaat
Selain untuk pangan, pohon mlanding juga menghasilkan kayu untuk furniture, pakan ternak, dan berperan penting dalam mencegah erosi serta meningkatkan kesuburan tanah.
☀️Toleransi Terhadap Kekeringan
Tahan terhadap kekeringan dan dapat tumbuh di lahan kering dengan curah hujan minimal.
⚠️Sifat Invasif
Pohon mlanding mudah menyebar dan sulit dikendalikan, dapat menjadi gulma di beberapa daerah.
☠️Mengandung Mimosin
Mengandung mimosin, zat beracun bagi ternak jika dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa fermentasi atau pengolahan.
🐛Rentan Terhadap Hama dan Penyakit
Pohon mlanding rentan terhadap hama dan penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan pohon.
💧Kayu Cepat Lapuk
Kayu pohon mlanding cepat lapuk jika terkena air atau kelembaban tinggi.
👃Biji Memiliki Bau Tidak Sedap
Biji pohon mlanding memiliki bau yang tidak disukai sebagian orang, terutama saat mentah.