Gizi Seimbang Untuk Bayi dan Balita
Gizi Seimbang Untuk Bayi dan Balita
Bayi dan balita (di bawah usia lima tahun) merupakan kelompok usia yang berisiko tinggi terhadap berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah gizi. Selama periode ini, anak perlu diberikan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Asupan gizi balita dapat dilihat dari status gizi balita (Susanti, 2021). Jika status gizi balita di bawah normal, maka dapat diprediksi asupan gizi balita tidak tercukupi. Isu gizi anak di bawah 5 tahun yang banyak mendapat perhatian saat ini adalah masalah stunting dan gizi kurang (Wardiani & Intan, 2021). Masalah gizi pada balita memiliki jangka pendek seperti gangguan pertumbuhan dan perkembangan, serta efek jangka panjang pada kemampuan anak untuk bersekolah dan mungkin menurunkan produktivitas di masa dewasa.
Masalah gizi yang dihadapi balita disebabkan oleh berbagai faktor seperti akibat kebiasaan makan balita. Pada balita, perlu diperhatikan cara penyiapan menu, pemilihan dan penyiapan bahan makanan, serta penyajian makanan. Pemenuhan gizi yang baik melibatkan pengaturan dan pemberian menu yang bervariasi. Kebiasaan makan yang buruk dipengaruhi oleh pilihan makanan yang tidak tepat untuk balita, seperti makanan berlemak dan jajanan. Pada bayi dan balita dibutuhkan gizi dan menu seimbang dan memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam tubuh. Hal itu dapat diperoleh dari konsumsi nasi, lauk pauk, sayur, buah, susu, dan lain sebagainya (Agrina et al., 2020).
Seberapa pentingnya ASI untuk Bayi?
Untuk mengetahui pentingnya ASI Eksklusif untuk bayi, yuk baca media di bawah ini!
Kebutuhan Gizi Harian untuk Balita
Kebutuhan gizi harian ini merujuk kepada kebutuhan rata-rata menurut Angka Kecukupan Gizi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan tahun 2019
Beginilah cara pemberian makanan pada Bayi dan Balita, Apakah caramu sudah benar?
Untuk mengetahui kebenarannya, yuk baca media di bawah ini!
Apakah Anak/Adik/Keponakan/Anak Tetanggamu sudah tumbuh sesuai umurnya?
Ini dia ketentuan berat badan dan panjang/tinggi badan anak sesuai umurnya!
Note : Perhatikan kolom "Median" (kolom berwarna hijau), angka di kolom tersebut adalah berat badan ideal yang direkomendasikan sesuai dengan usia anak
Ini dia penjelasan mengenai stunting, yuk simak!
TIPS Menghadapi Anak GTM
Apakah si kecil seringkali menutup mulut saat disuapi atau justru melepehkan makanan? Jika iya, bisa jadi si kecil sedang dalam masa GTM. Bagi orang tua baru ataupun bagi teman-teman yang belum memiliki anak, mungkin bertanya-tanya “Apa itu GTM?”
Ya, GTM adalah singkatan dari Gerakan Tutup Mulut. Istilah ini kerap digunakan saat anak menolak makanan dengan menutup mulutnya saat ingin disuapi. Tentunya, menghadapi anak GTM bukan lah perkara mudah. Seringkali membuat orang tua khawatir dan kebingungan akan gizi sang anak. Untuk mengatasi agar anak mau makan, penting bagi orang tua untuk mengetahui penyebab GTM. Berikut beberapa penyebab GTM yang perlu orang tua ketahui:
Tumbuh Gigi
Bosan dengan menu makanan yang diberikan
Takut mencoba makanan baru
Tidak merasa lapar
Berikut adalah tips and trick yang bisa dicoba untuk menghadapi anak GTM!
Semangat Momsss
Referensi :
Susanti, K. dkk. (2021). Optimalisasi Kepercayaan Ibu Menyusui pada Masa Pandemi Covid-19. Abdimas Universal, 3(2), 107–110
Wardiani, S.R., & Intan, T. (2021). Pemberdayaan Kaum Ibu Melalui Solidaritas Bantuan Pangan pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Perumahan Kota Bekasi. Abdimas Universal, 3(2), 123–128. https://jurnal.industri.uniba-bpn.ac.id/index.php/abdimasuniversal/article/view/136
Agrina, A.,Erika, E., & Hasneli, Y. (2020). Peningkatan Peran Kelompok Pendukung Gizi Balita di Masyarakat pada Masa Pandemi Covid-19. Unri Conference Series: Community Engagement, 2, 402–408. https://doi.org/10.31258/unricsce.2.402-408