Setelah menyelesaikan materi ini diharapkan mahasiswa mampu:
Menjelaskan antarmuka sketch panel
Memahami jenis-jenis tool yang digunakan dalam pembuatan sketch.
Menggunakan toolbar draw, modify, pattern, constraint dengan benar.
membuat gambar sketch 2D dengan benar.
Agar pemahaman Anda lebih dalam mengenai 2 dimensi sketch/menggambar 2 dimensi pada Autodesk Inventor 2024. Silahkan melihat video yang telah disediakan dengan mengklik tombol berikut dan membaca materi pembelajaran.
B. Materi Pembelajaran
Sketch memiliki peranan penting karena merupakan proses awal/dasar dalam membuat gambar 3D Model atau part, Orthogonal, Presentasi dan Assembly. Sketch hanya terdiri dari gambar geometri. Sketch di Autodesk Inventor dibagi 2 jenis, yaitu 2D sketch dan 3D sketch. 2D Sketch pada Autodesk Inventor hampir mirip saat menggambar 2D pada Autodesk AutoCAD. Oleh karena itu, seseorang yang telah menguasai Autodesk AutoCAD tidak akan kesulitan dalam mempelajarinya. Sketch dibuat sesederhana mungkin untuk mempermudah proses desain. Untuk finishing detail, menggunakan fitur seperti Fillet, Chamfers, & Face Draft pada 3D model atau part. Untuk membuat gambar solid, pastikan sketch dalam keadaan tertutup atau tersambung dengan menggunakan Coincident Constraint atau Trim, Extend Curve. Setelah Sketch selesai, terlebih dahulu lakukan Constraint sebelum dimension. Selanjutnya pada bidang kerja kita bisa langsung membuat Sketch seperti Line, Circle, Arc, dan lain-lain. Untuk Sketch Default, sketch terdapat pada bidang XY Plane. Pengguna dapat membuat sketch di Work Plane dan Planar Face (permukaan datar). Setelah selesai melakukan Sketch, klik tombol Finish Sketch. Berikut tools draw pada Sketch 2D Autodesk Inventor Professional 2024.
Line berfungsi membuat garis lurus berbagai arah baik secara vertikal, horizontal maupun dengan arah yang lain. Spline berfungsi membuat garis kurva dengan titik point tertentu. Ada 2 jenis titik point untuk membuat spline yaitu titik point control vertex dan titik point interpolation. Selain spline terdapat juga bridge curve dan equation curve.
Ada 3 cara untuk membuat lingkaran, yaitu Center Point Circle, Tangent Circle, dan Elipse.
Center Point Circle
Center point circle berfungsi untuk membuat circle atau lingkaran dengan menentukan center point dari circle kemudian secara dinamis tentukan radius circle dengan mengarahkan kursor dan mengkliknya.
Tangent Circle
Tangent Circle berfungsi untuk membuat circle dengan membuat tiga sisi terlebih dahulu untuk menentukan diameter dari lingkaran.
Elipse
Elipse berfungsi untuk membuat circle yang berbentuk elipse/lonjong dengan menentukan center point kemudian tentukan jarak sumbu pertama dari center point dengan menggeser kursor, dan selanjutnya menentukan jarak sumbu kedua dari center point.
Fungsinya untuk membuat kotak persegi panjang atau bujur sangkar. Di sini terdapat beberapa cara dalam membuat Rectangle, yaitu: Two Point, Three Point, Two Point Center, Three Point Center. Selain itu juga bisa membuat bentuk slot dan polygon.
Two Point Rectangle
Tentukan titik pertama sebagai titik awal dari rectangle, kemudian tentukan titik kedua untuk menentukan panjang serta lebarnya.
Three Point Rectangle
Tentukan titik pertama sebagai titik awal dari rectangle, kemudian tentukan titik kedua sebagai arah dan jarah untuk sisi pertama lalu tentukan titik ketiga untuk menentukan jarak.
Toolbar Arc dipergunakan untuk membuat busur, ada 3 cara pembuatan busur yaitu:
Three Point Arc
Membuat busur dengan tiga titik yaitu dengan klik titik awal lalu titik akhit kemudian tentukan radiusnya.
Tangen Arc
Tangent Arc digunakan untuk membuat busur yang tangensial terhadap suatu garis/kurva yang sebelumnya sudah ada pada sketsa, dengan titik akhir (end point) dari garis tersebut sebagai titik awal busur.
Center Point Arc
Tentukan Center Point Arc kemudian klik titik 2 dan 3 sehingga akan terbentuk busur.
Toolbar fillet digunakan untuk membuat bentuk radius/setengah lingkaran pada sudut dari geometri. Sedangkan toolbar chamfer digunakan pada sudut dari sebuah profil untuk membuat sudut tersebut patah dengan jarak tertentu. Tahapannya pilih garis pertama dan garis kedua atau klik pertemuan kedua garis tersebut.
Toolbar Text digunakan untuk menyisipkan teks pada gambar.
Titik (point, hole center) digunakan sebagai titik acuan untuk geometri yang lain atau bisa digunakan sebagai titik pusat lingkaran dari hole feature yang akan dibuat.
Fungsinya untuk memindahkan objek ke posisi yang diinginkan.
Cara menggunakan toolbar move:
Klik toolbar move
Dari tampilan kotak dialog move, pililah select : klik obyek yang akan dipindah, selanjutnya pilihlah base point klik base point dari obyek.
Toolbar copy berfungsi untuk menduplikat atau menggandakan objek/geometri.
Cara mengguakan toolbar copy:
Klik toolbar copy.
Dari tampilan kotak dialog copy, pilihlah select: klik obyek yang akan dicopy, pada pilihan base point: klik base point dari obyek.
Toolbar rotate berfungsi untuk memutar objek sesuai dengan sudut derajat atau posisi yang diinginkan.
Cara menggunakan toolbar rotate:
Klik toolbar rotate.
Dari tampilan kotak dialog rotate, pilihlah select: klik obyek yang akan dirotate, pada pilihan center point : klik center point dari obyek yang akan diputar. Selanjutnya masukkan besar sudut perputaran pada kotak angle.
Fungsinya untuk memotong Line, Arc, dan Spline pada objek yang saling berpotongan, dengan cara klik bagian yang akan dipotong.
Toolbar extend berfungsi untuk menutup dan menyambung Line, Arc, Spline, pada sketch yang terbuka, dengan cara klik obyek yang akan diperpanjang.
Fungsinya untuk membagi Line, Arc, dan Spline menjadi 2 bagian dengan bantuan objek potong.
Fungsinya untuk membuat skala objek menjadi lebih besar atau lebih kecil.
Cara menggunakan toolbar scale:
Klik toolbar scale.
Dari tampilan kotak dialog scale, pilihlah select: klik obyek yang akan discale, pada pilihlah base point : klik base point dari obyek yang akan discale. Selanjutnya masukkan perbandingan pada kotak scale factor.
Toolbar stretch berfungsi untuk menarik geometri/objek ke posisi yang diinginkan.
Cara mengguakan toolbar stretch:
Klik toolbar stretch
Dari tampilan kotak dialog stretch, pilihlah select: klik obyek yang ingin diubah posisiya, pada pilihlah base point : klik base point dari obyek yang akan diubah posisinya. Selanjutnya tentukan posisi yang diinginkan.
Fungsinya untuk membuat duplikat objek dengan hasil lebih besar atau lebih kecil dari objek asli dengan jarak sama pada semua sisi, dengan cara klik obyek yang akan dioffset selanjutnya klik bagian dalam atau luar obyek.
Toolbar rectangular berfungsi untuk membuat duplikat objek dengan pola lurus. Dengan Rectangular Patern kita akan lebih menghemat waktu tanpa membuat objek satu persatu.
Toolbar circular berfungsi untuk membuat duplikat objek dengan pola melingkar. Circular Patern biasanya digunakan untuk membuat lubang baut.
Cara menggunakan Toolbar circular:
Klik Menu Toolbar circular
Pada tampilan dialog Toolbar circular pattern, klik geometreri atau obyek yang ingin digandakan/duplicates. Kemudian tentukan axis dari pattern, lalu tentukan jumlah dan sudut dari geometri yang ingin digandakan.
Fungsinya untuk membuat duplikat objek dengan referensi garis cermin. Hasil objek mirror simetris terhadap objek aslinya. Dengan cara pilih geometri kemudian tentukan garis/mirror line.
Toolbar general dimension dan automatic dimensions berfungsi untuk memberikan ukuran/dimensi pada sketch seperti linier, angular, radius, diameter, maupun aligned. Perbedaan antara 2 tool ini adalah jika toolbar general dimension digunakan untuk mengukur sesuai dengan ukuran yang diinginkan, sedangkan toolbar automatic dimensions secara otomatis memberikan informasi ukuran dari geometri yang dibuat.
Constraints secara otomatis akan diaplikasikan ketika pengguna membuat sketch. Simbol Batasan pada kursor menunjukkan tipe dari batasan tersebut. Constraints mencegah perubahan yang tidak diinginkan ketika ukurannya diubah atau referensi dari bentuk geometri dihilangkan. Dalam Inventor dikenal apa yang dinamakan Derajat Kebebasan (Degree of Freedom). Derajat Kebebasan ini menunjukkan sejauh mana sebuat object sketch dapat berubah bentuk dan ukurannya. Constraint digunakan untuk membatasi derajat kebebasan tersebut. Sebagai contoh, 9 sebuah lingkaran mempunyai dua derajat kebebasan, letak titik pusat dan radiusnya. Jika titik pusat dan radiusnya sudah ditentukan, maka dikatakan lingkaran tersebut dibatasi sepenuhnya (fully constraint). Berikut beberapa tools constraint pada Inventor 2024.
Coincident Constraint berfungsi untuk memindahkan/menempelkan 2 obyek dengan menggabungkan kedua titik dari kedua obyek tersebut.
Parallel Constraint berfungsi untuk mensejajarkan sebuah garis terhadap obyek lain.
Tangent Constraint fungsinya untuk menyinggungkan 2 buah obyek lingkaran dengan lingkaran atau lingkaran dengan garis.
Collinier Constraint berfungsi untuk membuat batasan geometrik yang menghasilkan elemen-elemen menjadi segaris atau menempelkan dan meratakan 2 buah garis.
Perpendicular Constraint fungsinya untuk membuat 2 garis menjadi saling tegak lurus.
Concentric Constraint fungsinya untuk membuat 2 lingkaran atau Arc menjadi 1 titik pusat.
Toolbar ini fungsinya untuk membuat batasan geometrik dengan level yang sama secara horizontal atau sejajar dengan sumbu X.
Symmetric Constraint fungsinya untuk memberikan batasan geometrik yang sama kanan-kiri menurut suatu simetris. Tool ini mensimetrikan 2 buah lingkaran atau 2 buah garis.
Vertical Constraint fungsinya untuk membuat batasan geometrik dengan level yang sama secara vertikal atau sejajar dengan sumbu Y.
Equal Constraint fungsinya untuk menghasilkan bentuk yang sama ukurannya atau menyamakan obyek.
Sketch memiliki peranan penting karena merupakan proses awal/dasar dalam membuat gambar 3D Model atau part, Orthogonal, Presentasi dan Assembly.
Tools yang digunakan untuk membuat sketch 2 dimensi terbagi menjadi 5 bagian toolbar, antara lain: Toolbar Draw, Toolbar Modify, Toolbar Pattern, Toolbar General Dimension/Automatic Dimensions, Toolbar Constraint.
Toolbar Draw, terdiri dari Line/Spline, Circle, Rectangle, Arc, Fillet, Chamfer, Teks, dan Point.
Toolbar Modify terdiri dari Move, Copy, Rotate, Trim, Extend, Split, Scale, Stretch, dan Offset.
Toolbar Pattern terdiri dari Rectangular, Circular, dan Mirror.
Toolbar General Dimension dan Automatic Dimensions berfungsi untuk memberikan ukuran/dimensi pada sketch seperti linier, angular, radius, diameter, maupun aligned.
Toolbar Constraint terdiri dari Coincident Constraint, Parallel Constraint, Tangent Constraint, Collinier Constraint, Perpendicular Constraint, Concentric Constraint, Horizontal Constraint, Symmetric Constraint, Vertical Constraint, dan Equal Constraint.
Setelah Anda mempelajari materi ini, silahkan menjawab pertanyaan-pertanyaan evaluasi dengan mengklik tombol berikut untuk mengukur pemahaman Anda terhadap materi 2 Dimensi Sketch.