CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mampu menganalisis konsep dan prinsip pembelajaran seni tari berbasis TPACK dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran tari
Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran peserta didik mampu:
Mengamati Tari Kreasi berdasarkan konsep, teknik, dan prosedur
Mencari contoh tari kreasi berdasarkan konsep, teknik, dan prosedur
Merangkai dan menerapkan berbagai gerak tari kreasi sesuai dengan konsep, teknik, dan prosedur.
Merangkai dan Menerapkan Gerak Tari Kreasi Berdasarkan pola lantai.
Menjelaskan konsep dasar tari kreasi.
Menyusun rangkaian gerak tari berdasarkan tema tertentu.
Memodifikasi gerak tari tradisional menjadi kreasi baru dengan memperhatikan unsur wiraga, wirama, dan wirasa.
Menampiilkan hasil kreasi tari secara individu atau kelompok.
Materi
Pengertian Tari Kreasi
Fungsi Tari Kreasi
Jenis-jenis tari kreasi
Langkah Prosedur Menyusun karya tari kreasi
Tari Kreasi merupakan jenis tari yang mempunyai beberapa gerakan yang sudah tidak lagi mengikuti pola baku. Tari kreasi adalah jenis tari tradisional yang dimodifikasi dan dikembangkan menjadi jenis tari lain.
Tari Kreasi ini secara umum dibagi menjadi dua kelompok yakni:
Tari kreasi berpola tradisi
Tari kreasi baru berpola non-tradisi
Tari Kreasi yang berpola tradisi adalah jenis tari yang memiliki inovasi atau pembaharuannya yang berdasar pada kaidah-kaidah dari tari tradisi itu sendiri. Baik itu dalam penggarapan koreografinya, musik, tata rias, busana , teknik dan tata pentasnya itu sendiri.
Tari Kreasi baru yang berpola non-tradisi merupakan jenis tari kreasi yang dianggap sepenuhnya melepaskan diri dari kaidah-kaidah tari tradisi yang diubah. Meskipun demikian dalam tarian ini masih mempertahankan nilai dari tari tradisional tersebut.
Tari kreasi adalah jenis tarian yang diinovasi dengan menyesuaikan gerakan, alat pengiring, atau properti yang digunakan dalam tarian tersebut agar terlihat modern serta dapat diterima oleh masyarakat Indonesia seiring perkembangan zaman.
Tari Kreasi Baru didalamnya terkandung tema, gerakan, kostum, ataupun tata riasnya. Pada dasarnya dalam penciptaan tari tidak mungkin benar-benar meninggalkan unsur tradisional. Artinya, suatu tari kreasi baru bisa saja hanya dalam temanya saja yang baru atau berubah, sedangkan unsur kostum masih mengambil dari unsur tadisional. Misalnya, Tari Anoman Obong, tema dan tokohnya masih mengambil cerita tradisonal, tetapi gerakan dan kostumnya bisa saja dengan kreasi baru.
Fungsi Tari
Sebagai Sarana Upacara
Sebagai Hiburan
Sebagai Terapi
Sebagai Media Pendidikan
Sebagai Media Pergaulan
Sebagai Pertunjukan
Sebagai Media Katharsis
Langkah Prosedur Menyusun karya tari kreasi
Dalam menyusun ide atau gagasan kedalam sebuah kreasi tari diperlukan persiapan khusus tentang pengetahuan tentang tari daerah sehingga dapat menjadi dasar pijakan untuk menemukan bentuk yang lain atau kreasi yang baru
Dari pengalaman sebelumnya telah kamu ketahui tentang membuat karya tari secara teoritris mengikuti langkah-langkah dan kaidah proses penciptaan tari, seperti yang telah diungkapkan oleh Hawkins (2023) dalam bukunya yang berjudul Creating through the dance, adapun langkah-langkah nya adalah sebagai berikut :
Eksplorasi : Pengalaman melakukan penjajakan gerak, untuk menghasilkan teknik gerak, pada kegiatan ini kamu dipersilahkan untuk berimajinasi dan melakukan penafsiran gerak, terhadap apa yang telah dilihat dan didengar. kamu dapat bebas bergerak mengikuti kata hati, imajinasi/daya hayal, dan menafsirkanya ke dalam bentuk gerak.
Improvisasi : Pengalaman secara spontanitas mencoba atau mencari kemungkinan teknik gerak yang telah diperoleh pada waktu eksplorasi. dari setiap teknik gerak yang dihasilkan pada waktu eksplorasi/pencarian gerak, selanjutnya dikembangkan dari aspek tenaga, ruang, dan waktu. sehingga menghasilkan teknik gerak.
Evaluasi : Pengalaman untuk menilai dan menyeleksi teknik gerak yang dihasilkan pada tahap improvisasi. Dalam kegiatan ini kalian mulai menyeleksi dengan cara membuat teknik gerak yang tidak sesuai dan memilih teknik yang sesuai dan memilih teknik gerak yang sesuai dengan gagasannya. Hasil inilah yang akan digarap oleh kalian pada tahap komposisi tari.
Komposisi : Yaitu tujuan akhir mencari gerak untuk selanjutnya membentuk tari dari gerak yang kamu temukan.
Dalam penerapan di kelas membuat karya tari dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut :
Langkah-langkah menyusun tari kreasi
1. Menentukan tema yang akan diangkat
2. Memberikan judul
3. Mengeksplorasi gerakan
4. Menyusun gerakan
5. Menentukan pola lantai
6. Menentukan konsep music pengiring tari
7. Menentukan tata rias, tata busana, property
8. Setting panggung dan tata lampu
9. Naskah tari
Tema merupakan sumber pembuatan karya tari. Pada uraian subbab A, kamu telah banyak mempelajari tema tari. Hal terpenting dalam pemilihan sebuah tema, yaitu tema itu harus dapat ditarikan.
Eksplorasi Gerak, Langkah selanjutnya adalah mengeksplorasi berbagai gerak tari. Pada kegiatan ini, penata tari atau penyusun tari mencari gerak-gerak untuk dibuat menjadi gerak-gerak tari yang sesuai dengan tema tarinya.
Menyiapkan iringan tari, Iringan tari merupakan unsur pendukung dalam karya tari. Namun, tari tanpa iringan bagaikan sayur tanpa garam. Oleh karena itu, iringan harus dipersiapkan sungguh-sungguh. Untuk membuat iringan tari, biasanya dibantu oleh penata iringan.
Menyiapkan pendukung lain seperti: kostum, rias, setting panggung, sampai naskah tari sesuai dengan ide garap atau tema yang ditentukan.
ULANGAN HARIAN 1
https://forms.office.com/Pages/ResponsePage.aspx?id=96swCDCorUy0rRwFSrddImdQn0qJJgtDmZOdl2oiDiJUMVlKVVVYSEFPR0JQRVU4N0EyUThDM1hKVi4u
MENYUSUN & MEMODIFIKASI TARI KREASI
Menentukan Tema
Pilih tema yang akan menjadi dasar gerakan (misal: alam, persahabatan, perjuangan).
Mengumpulkan Referensi
Amati gerakan dari tari tradisional atau tari kreasi yang bisa dijadikan dasar modifikasi.
Membuat Gerakan Baru
Modifikasi gerak dengan memperhatikan unsur estetika, kreativitas, dan makna.
Menggabungkan Gerakan
Susun gerakan menjadi rangkaian koreografi yang runtut dan menarik.
Memilih Musik Pengiring
Gunakan musik yang sesuai dengan tema dan irama gerak.
Menentukan Properti & Kostum
Sesuaikan properti dan kostum dengan suasana dan nilai estetika tari.
Latihan dan Penampilan
Latih dengan disiplin dan tampilkan dengan ekspresi penuh dan rasa percaya diri.
LKPD
Nama Kelompok :
1.................
2.................
3.................
4.................
5.................
6.................
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menyusun atau memodifikasi rangkaian gerak tari kreasi berdasarkan tema tertentu dengan memperhatikan unsur wiraga (raga), wirama (irama), dan wirasa (rasa).
Instruksi
· Bacalah setiap instruksi dengan teliti.
· Gunakan kreativitas kelompok untuk menyusun atau memodifikasi gerak tari kreasi.
· Rekam atau tampilkan hasil karya tari di hadapan teman-teman untuk mendapatkan umpan balik.
Langkah Kerja
A. Menentukan Tema Tari
1. Tentukan tema tari kreasi yang ingin kalian angkat.
Contoh tema: Persahabatan, Pahlawan, Alam, Tradisi, Teknologi, dll.
Tema: ___________________________________________
B. Menggali Referensi
1. Amati beberapa gerak dasar dari tari tradisional/kreasi yang bisa dimodifikasi.
(sesuai profil belajar, masing-masing siswa)
2. Catat 3–5 gerak yang akan digunakan sebagai dasar.
Nama Tari yang diadaptasi : ___________________________________________
Gerak yang Diadaptasi: ___________________________________________
___________________________________________
___________________________________________
C. Memodifikasi Gerak
1. Kreasikan gerakan baru dari gerakan dasar tersebut.
2. Tentukan urutan gerak, tempo, dan ekspresi yang sesuai tema.
3. Diskusikan penggunaan properti dan/atau kostum.
Nama Tari: ___________________________________________
Urutan Gerak / Deskripsi Singkat:
Properti yang Digunakan: _____________________________
Kostum: ____________________________________________
D. Praktik & Presentasi
1. Latihkan hasil modifikasi gerak secara berulang.
2. Tampilkan di depan kelas atau melalui video.
3. Saling memberi umpan balik antar kelompok.