CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mampu menganalisis konsep dan prinsip pembelajaran seni tari berbasis TPACK dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran tari
Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran peserta didik mampu:
menjelaskan pengertian, jenis, dan fungsi tari
menjelaskan konsep pembelajaran tari
mendeskripsikan ruang lingkup kegiatan pembelajaran tari
menganalisis tari berdasarkan konsep, jenis, dan fungsinya
Menganalisis pembelajaran tari berdasarkan konsep dan kegiatan pembelajaran tari
Video Pembelajaran (Pengertian Dasar Seni Tari. Oleh: Bu April)
Apa Itu Seni Tari menurut para ahli?
Seni Tari || adalah : “Tari merupakan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerak-gerak ritmis yang indah” (Soedarsono,1983: 7)
Elemen Dasar Tari || adalah : elemen yang menjadi unsur utama tari diantaranya yaitu
Tenaga [ tenaga adalah kekuatan untuk bergerak ]
Ruang Gerak [ jarak atau volume ruang yang dibutuhkan untuk melakukan gerakan-gerakan fleksibel atau gerak bebas]
Waktu [ adalah cepat lambatnya tempo yang digunakan penari untuk bergerak dalam periode tertentu]
Unsur Tari || dibagi menjadi 2
UNSUR UTAMA
UNSUR PENDUKUNG
UNSUR UTAMA
Unsur utama tari :
wiraga : keterampilan dasar gerak tubuh atau fisik penari yang terdapat dalam sebuah tarian
wirama: kepekaan irama, ketukan dan tempo yang dikuasai penari, sehingga gerak yang diciptakan menjadi harmonis
wirasa : menyangkut perasaan atau emosi, sehingga penari dapat merasakan suasana penghayatan tari yang dibawakan
UNSUR PENDUKUNG
Unsur pendukung tari :
Ragam Gerak
Bentuk Iringan
Tata Busana
Tata Rias
Pola lantai
Properti
Tata Lampu atau ligthing
Prinsip Tari
ekspresi
gerak
ritme
estetika
Ragam Gerak
Gerak adalah substansi dasar yang digunakan sebagai alat ekspresi dalam tari. Melalui gerak, sebuah tari dapat dikomunikasikan sehingga dapat dihayati, baik oleh penonton maupun oleh penari itu sendiri. Gerak adalah proses perpindahan dari posisi satu ke posisi berikutnya secara utuh dan berkesinambungan. Ada bermacam-macam gerak dalam tari, masing- masing mempunyai watak sesuai dengan ciri-cirinya.
Gerak dengan watak feminim, biasanya digunakan untuk bentuk tari putri, dan memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
volume gerak sempit atau kecil
kaki diangkat rendah
lengan/tangan diangkat rendah
gerak bersifat lemah lembut
Gerak dengan watak maskulin, biasanya digunakan untuk tari putra dan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
volume gerak besar atau luas
kaki diangkat tinggi
lengan/tangan diangkat tinggi
gerak bersifat kuat dan keras
Gerak yang memiliki makna ekspresi jiwa, disebut dengan gerak maknawi dan gerak murni, ciri-cirinya
Gerak maknawi , adalah gerak yang mengandung arti jelas, misalnya gerak menirukan orang bersisir, berbedak, dan mengencangkan ikat pinggang. Gerak maknawi dapat menjadi gerak tari apabila telah mengalami stilisasi atau distorsi
Gerak murni, adalah gerak tanpa arti atau gerak yang tak bermakna, misalnya gerak berlenggang, merentangkan tangan, jinjit dan sebagainya. Adapun gerak murni adalah gerak yang digarap untuk mendapatkan bentuk artistik dan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan sesuatu.
Ada beberapa teknik gerak untuk mencapai dinamika antara lain:
Accelerando, adalah teknik dinamika yang mencapai dengan mempercepat gerak
Ritardando, adalah teknik dinamika yang mencapai dengan memperlambat gerak
Crescendo, adalah teknik dinamika yang mencapai dengan memperkuat/memperkeras gerak
Decresendo, adalah teknik dinamika yang mencapai dengan memperlambat gerak
Piano, adalah teknik dinamika yang mencapai dengan garapan gerak yang mengalir
UNSUR-UNSUR TARI