Aktualisasi MTQ dalam Mewujudkan Masyarakat Religius di Kabupaten Serdang Bedagai

 

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) adalah momentum sekaligus media untuk melahirkan generasi muda Qur’ani. Tidak hanya bersifat mendorong untuk meningkatkan kualitas bacaan, hafalan dan pemahaman Al Qur’an saja. Melainkan juga mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) diharapkan sebagai salah satu sarana untuk mewujudkan pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, aspek-aspek yang mempunyai tujuan ke arah tersebut dimusabaqahkan dalam MTQ, seperti membaca, menghafal, menulis, memahami, manafsirkan, dan menyampaikan tuntunan Al-Qur’an. Pelaksanaannya diwujudkan dalam cabang-cabang musabaqah; Tilawatil Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahm Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, Seni Kaligrafi Al-Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

 

Pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Serdang Bedagai sebanyak 17 Kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai nantinya akan bersaing dalam berbagai cabang perlombaan, untuk nantinya memperebutkan Piala Bergilir MTQ Kabupaten Serdang Bedagai. Tentu saja keberhasilan Kecamatan yang meraihnya tersebut bukan hasil kerja instan. Melainkan buah dari kerja keras semua pihak di kecamatan dan pastinya melalui pembinaan dan pemusatan latihan yang baik di seluruh cabang perlombaan, sehingga pada akhirnya kecamatan dapat meraih prestasi yang gemilang.

 

Keutamaan peserta MTQ, terlepas dari perlombaan yang diikuti. Tidak hanya sekedar untuk memenangkan lomba dari Al Qur’an yang dipelajarinya, melainkan juga sebagai upaya untuk mencari petunjuk dan prinsip menjalani kehidupan agar selamat dunia dan akhirat. MTQ merupakan sarana untuk melahirkan anak-anak muda, generasi emas yang hatinya terikat dengan Al Qur’an. Sekaligus semangat untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta terus berinovasi untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Kita percaya potensi hafidz hafidzah, para qari’, qariah, pensyarah dan para tafsir Al Qur’an di Kabupaten Serdang Bedagai ini sangat banyak dan mampu bersaing dengan peserta di daerah lain.

 

Namun lebih dari itu, tujuan MTQ sesungguhnya yaitu pada aktualisasi nilai-nilai Al Qur’an dikehidupan sehari-hari. Hal itu dimulai dari pemberantasan buta baca tulis Al Qur’an. Maka dari itu, keberadaan Taman Pendidikan Quran (TPQ) atau yang sejenisnya harus terus diperbanyak di tiap daerah. Keberadaan TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an), gerakan ‘Magrib Mengaji’ dan juga ustadz-ustadzah di desa/kampung, mushola dan masjid yang mengajarkan anak-anak belajar menulis, membaca, dan menghafal Al Qur’an merupakan aktualisasi dari kegiatan MTQ tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai harus terus memberikan perhatian yang serius terhadap keberadaan TPQ, pesantren-pesantren tahfidz Qur’an, dan lembaga-lembaga lainnya untuk senantiasa berkembang dalam mencetak kader-kader Qurani di masa mendatang.

 

Jika pola pembinaan diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan maka setiap kali penyelenggaraan MTQ akan terasa peningkatannya, baik dari segi kuantitas dan juga kuantitasnya. Sehingga nantinya diharapkan putera/i daerah Kabupaten Serdang Bedagai dapat meraih prestasi di MTQ tingkat Provinsi, Nasional, maupun Internasional. Oleh karena itu, keberadaan TPQ, madrasah diniyah, pengajian di mushala, masjid dan madrasah/pesantren merupakan pilar utama dalam mencetak Generasi Qur’ani. Selain itu, aktualisasi nilai Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari yakni meningkatnya keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, menjalankan ibadah dan amal saleh, serta masyarakatnya memiliki akhlak yang mulia (akhlakulkarimah) yang sejalan dengan nilai-nilai Al Qur’an itu sendiri.

 

Mudah-mudahan saja, perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Serdang Bedagai ini nantinya dapat berjalan dengan baik tanpa ada halangan dan rintangan. Kita juga berharap Kabupaten Serdang Bedagai dengan semboyannya “Tanah Bertuah Negeri Beradat” dapat menjadi bumi lahirnyan para Qori/ah, Hafiz/ah, Mufassir/ah, Khattat/ah yang berprestasi di Kancah Nasional maupun Internasional dan juga masyarakatnya semakin religious dengan aktualisasi nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan yang nyata.