Ada bentuk kepercayaan lainnya yang juga populer pada masa India kuno. Seperti halnya animisme dan kultus-kultus regional di berbagai macam wilayah India kuno. Sistem kepercayaan ini mencakup penghormatan terhadap roh-roh alam, ritual keagamaan maupun dewa-dewi lokal.
Politeisme pada masa peradaban Indus adalah kepercayaan kepada banyak dewa atau roh. Masyarakat Indus menyembah berbagai sosok ilahi yang terkait dengan alam, kesuburan, dan hewan. Bukti dari patung dan simbol menunjukkan mereka memiliki banyak dewa atau kekuatan spiritual yang dipercaya mengatur kehidupan sehari-hari. Namun, karena tulisan mereka belum sepenuhnya bisa dibaca, detail tentang dewa-dewa ini masih terbatas. Politeisme ini jadi dasar perkembangan agama-agama di India kemudian hari.
totemisme adalah kepercayaan atau sistem keagamaan di mana sekelompok orang atau suku menganggap bahwa mereka memiliki hubungan spiritual atau leluhur yang khusus dengan suatu hewan, tumbuhan, atau benda alam tertentu yang disebut totem. Totem ini dianggap suci dan menjadi simbol identitas kelompok tersebut, serta dipercaya memberikan perlindungan dan kekuatan. Totemisme sering ditemukan dalam masyarakat adat dan tradisional.
Kemudian, hinduisme. Ini menjadi salah satu dari agama tertua yang ada di dunia sekaligus sitem kepercayaan yang dominan di India kuno. Agama ini mempunyai banyak dewa dan dewi. Dewa-dewa yang dianggap suci oleh peradaban India kuno antara lain Brahmana, Siwa dan Wisnu.