Tinjauan pustaka memuat hal-hal yang perlu diuraikan maupun hasil-hasil yang pernah didapat oleh peneliti terdahulu yang ada hubungannya dengan pokok persoalan tugas akhir, dengan menyebutkan sumbernya. Fakta-fakta yang dikemukakan dalam tinjauan pustaka diambil dari sumber aslinya, tetapi tidak harus dikutip atau diterjemahkan langsung secara harfiah. Sitasi dari sitasi hendaknya dihindarkan. Apabila terpaksa hendaknya dikonsultasikan dengan para guru pembimbing.
Bahan yang dibaca sebaiknya termasuk basis terdahulu sehingga dapat mengetahui kemajuan penelitian yang sedang berlangsung secara terus menerus dan diutamakan dari KTI terdahulu dalam kurun waktu lima tahun terakhir dan jumlah pustaka primer sekurang-kurangnya 10 artikel. Apabila sangat diperlukan atau karena keterbatasan yang ada maka yang umumnya lebih dari lima tahun dipergunakan atas persetujuan guru pembimbing. Guru pembimbing perlu dimintai pertimbangan mengingat mungkin dapat memberi petunjuk materi terbaru yang sebaiknya dibaca. Informasi dari textbook (buku ajar) umumnya sudah kadaluarsa, tetapi untuk teknik-teknik penelitian. Contoh TINJAUAN PUSTAKA terdapat dalam
Landasan teori dalam penelitian karya ilmiah adalah bagian dari penelitian yang menyajikan teori-teori, konsep-konsep, dan pengetahuan dasar yang relevan dengan topik penelitian Anda. Landasan teori berfungsi sebagai fondasi atau kerangka berpikir yang mendasari penelitian Anda, membantu menjelaskan dan memberikan konteks untuk masalah yang diteliti.
Memberikan Dasar Teoritis: Menyediakan dasar teori yang relevan untuk menjelaskan fenomena atau masalah yang diteliti. Ini membantu memastikan bahwa penelitian Anda berlandaskan pada pengetahuan yang sudah ada dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menghubungkan Penelitian dengan Pengetahuan yang Ada: Menunjukkan bagaimana penelitian Anda terhubung dengan studi-studi sebelumnya dan bagaimana penelitian Anda berkontribusi pada pengembangan pengetahuan di bidang tersebut.
Menjelaskan Variabel dan Hubungan: Menyediakan penjelasan tentang variabel-variabel yang diteliti dan hubungan antara variabel-variabel tersebut berdasarkan teori yang ada.
Menetapkan Kerangka Konseptual: Membantu dalam membangun kerangka konseptual atau kerangka pemikiran untuk penelitian, yang akan digunakan untuk menganalisis data dan menarik kesimpulan.
Identifikasi Teori dan Konsep yang Relevan:
Cari teori-teori, model-model, dan konsep-konsep yang relevan dengan topik penelitian Anda. Ini bisa mencakup teori-teori klasik, model-model terkini, dan penelitian-penelitian yang relevan.
Tinjau Literatur yang Ada:
Lakukan tinjauan literatur untuk memahami bagaimana teori-teori tersebut telah diterapkan dalam penelitian sebelumnya. Perhatikan hasil, temuan, dan pendekatan metodologis yang digunakan dalam studi-studi tersebut.
Pilih Teori yang Sesuai:
Pilih teori atau model yang paling sesuai untuk menjelaskan fenomena atau masalah yang Anda teliti. Pastikan teori tersebut relevan dan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang variabel-variabel dalam penelitian Anda.
Jelaskan Konsep dan Variabel:
Jelaskan konsep-konsep kunci dan variabel-variabel yang akan diteliti, serta bagaimana mereka dihubungkan dengan teori yang Anda pilih. Definisikan istilah-istilah penting dan jelaskan bagaimana variabel-variabel tersebut saling berhubungan.
Bangun Kerangka Teoritis:
Susun kerangka teoritis yang menggambarkan hubungan antara teori dan variabel dalam penelitian Anda. Ini bisa berupa model konseptual atau diagram yang menunjukkan hubungan antar variabel berdasarkan teori.
Tuliskan Landasan Teori:
Dalam tulisan Anda, sajikan landasan teori dengan cara yang jelas dan sistematis. Mulailah dengan pengantar yang menjelaskan pentingnya teori tersebut, kemudian diskusikan teori-teori atau model-model yang relevan, dan akhir dengan bagaimana teori-teori tersebut akan digunakan dalam penelitian Anda.
Misalkan Anda meneliti pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap motivasi karyawan. Landasan teori Anda bisa mencakup:
Teori Kepemimpinan Transformasional:
Jelaskan teori kepemimpinan transformasional yang dikembangkan oleh Bernard Bass dan James Burns. Diskusikan bagaimana teori ini menjelaskan gaya kepemimpinan yang berfokus pada inspirasi, motivasi, dan perubahan positif dalam organisasi.
Teori Motivasi:
Bahas teori motivasi yang relevan, seperti Teori Motivasi-Maslow atau Teori Dua Faktor Herzberg, untuk menjelaskan bagaimana kepemimpinan transformasional mempengaruhi motivasi karyawan.
Konsep Kunci dan Variabel:
Definisikan variabel-variabel seperti “kepemimpinan transformasional” dan “motivasi karyawan,” serta bagaimana variabel-variabel ini berhubungan satu sama lain berdasarkan teori.
Kerangka Teoritis:
Buat diagram atau model yang menggambarkan bagaimana kepemimpinan transformasional mempengaruhi motivasi karyawan, berdasarkan teori-teori yang telah dibahas.
Memberikan Konteks: Memberikan konteks bagi penelitian Anda, membantu menjelaskan mengapa penelitian Anda penting dan relevan.
Menunjukkan Kedalaman Pengetahuan: Menunjukkan bahwa Anda memiliki pemahaman yang mendalam tentang topik dan teori yang relevan.
Membantu dalam Analisis: Membantu dalam menganalisis hasil penelitian dan menarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ada.
Landasan teori adalah elemen krusial dalam penelitian ilmiah karena memberikan dasar yang kuat untuk menyusun penelitian Anda dan memastikan bahwa penelitian Anda berakar pada pengetahuan yang telah terbukti dan teruji.
Kajian penelitian yang relevan dalam penelitian karya ilmiah adalah proses menilai dan mengkaji karya-karya ilmiah sebelumnya yang terkait dengan topik atau fokus penelitian Anda. Tujuan dari kajian ini adalah untuk memahami konteks, menemukan celah dalam pengetahuan, dan mengidentifikasi kontribusi yang dapat Anda buat melalui penelitian Anda sendiri.
Menilai Pengetahuan yang Ada: Membantu Anda memahami apa yang sudah diketahui tentang topik Anda. Ini mencakup teori, temuan, dan metodologi yang telah digunakan dalam penelitian sebelumnya.
Mengidentifikasi Celah Pengetahuan: Menemukan area yang belum diteliti secara mendalam atau masalah yang belum sepenuhnya dipecahkan. Ini membantu Anda merumuskan fokus penelitian yang baru atau menambahkan wawasan baru pada bidang yang sudah ada.
Membantu Penyusunan Kerangka Teoritis: Memberikan dasar untuk mengembangkan kerangka teori yang akan mendasari penelitian Anda. Anda bisa mengadaptasi teori atau model yang sudah ada atau mengembangkan yang baru berdasarkan temuan sebelumnya.
Menentukan Metodologi: Membantu Anda memilih metode penelitian yang tepat berdasarkan apa yang telah digunakan dan hasil yang diperoleh dalam studi-studi sebelumnya. Ini juga membantu Anda menghindari metode yang mungkin tidak efektif.
Menghindari Duplikasi: Menghindari pengulangan penelitian yang sudah ada dan memastikan bahwa penelitian Anda menawarkan kontribusi yang unik.
Tentukan Kata Kunci dan Istilah: Identifikasi kata kunci dan istilah yang relevan dengan topik penelitian Anda. Ini akan membantu Anda dalam mencari dan menyaring literatur yang berkaitan.
Cari Literatur yang Relevan: Gunakan sumber-sumber seperti database akademik, jurnal ilmiah, buku, disertasi, dan laporan penelitian. Beberapa database populer meliputi Google Scholar, JSTOR, PubMed, dan ProQuest.
Tinjau dan Seleksi Literatur: Bacalah abstrak, pendahuluan, dan kesimpulan dari literatur yang ditemukan untuk menilai relevansi dan kualitasnya. Pilih literatur yang paling relevan dan signifikan untuk topik Anda.
Baca Secara Mendalam: Tinjau metodologi, hasil, dan diskusi dari studi yang relevan. Catat temuan utama, pendekatan metodologis, dan teori yang digunakan.
Analisis dan Sintesis: Analisis bagaimana berbagai studi berkaitan satu sama lain, temukan pola, dan sintesis temuan-temuan tersebut. Ini akan membantu Anda mengidentifikasi tren, kesenjangan, dan area untuk penelitian lebih lanjut.
Tulis Tinjauan Literatur: Dalam karya ilmiah Anda, tulis tinjauan literatur yang menguraikan apa yang sudah diketahui, mengidentifikasi celah atau pertanyaan yang belum terjawab, dan menjelaskan bagaimana penelitian Anda akan menambah pengetahuan yang ada.
Kutip Sumber dengan Benar: Pastikan untuk mengutip semua sumber yang digunakan dengan benar, mengikuti gaya kutipan yang ditetapkan (seperti APA, MLA, atau Chicago) untuk menghindari plagiarisme.
Jika Anda melakukan penelitian tentang dampak perubahan iklim pada pertanian padi, tinjauan literatur Anda mungkin meliputi:
Studi tentang bagaimana perubahan suhu mempengaruhi hasil panen padi di berbagai lokasi.
Penelitian tentang teknik adaptasi yang telah diusulkan atau diterapkan oleh petani di daerah yang terpengaruh.
Model atau teori yang telah digunakan untuk memprediksi dampak perubahan iklim pada pertanian.
Kajian penelitian yang relevan memberikan fondasi yang kuat untuk penelitian Anda, memastikan bahwa studi Anda berdasar pada pengetahuan yang ada dan menawarkan kontribusi yang baru dan berharga.