ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB . . .
ANAK-ANAK PELAJARILAH MATERI LEMPAR CAKRAM DIBAWAH INI !!!
KEMUDIAN BUATLAH RESUME MATERI INI DI BUKU TUGAS DAN TUGAS DIKIRIM KE GOOGLE FORMS
ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB . . .
ANAK-ANAK PELAJARILAH MATERI LEMPAR CAKRAM DIBAWAH INI !!!
KEMUDIAN BUATLAH RESUME MATERI INI DI BUKU TUGAS DAN TUGAS DIKIRIM KE GOOGLE FORMS
Lempar Cakram merupakan salah satu cabang olahraga atletik pada nomor lempar dimana sang atlet harus melempar cakram sebanyak maksimal 3 kali pada setiap pertandingan untuk memperoleh jarak lempar yang terjauh pada lapangan khusus lempar cakram dengan aturan yang berlaku
Sedangkan cakram adalah sebuah benda kayu yang berbentuk piring berbingkai sabuk besi, Jadi lempar cakram merupakan salah satu nomor lomba dalam atletik yang dapat menggunakan sebuah benda kayu yang berbentuk piring bersabuk besi, atau bahan lain yang bulat pipih yang dilemparkan.
Berikut ini adalah teknik dasar sebelum melakukan olahraga lempar cakram, yaitu antara lain :
Teknik Memegang Cakram yang dibenarkan ketika memegang cakram adalah cakram diletakkan pada telapak tangan sebelah kiri dan telapak tangan kanan ditelakkan pada bagian tengah cakram. Empat jari sedikit dibuka atau sedikit dilebarkan menutupi bagian cakram. Ibu jari dibiarkan bebas.
Teknik Awalan ini menentukan lemparan yang akan dihasilkan. Jadi, jika posisi atlet benar, maka akan menghasilkan lemparan yang baik. Cara memegang cakram yang benar pada tahap awalan adalah meletakkan cakram pada tangan kiri menghadap ke arah atas.
Sementara itu, tangan kanan diletakkan di bagian atas dengan posisi seperti menutupi dari atas. Tahap awalan dalam melempar cakram dilakukan dengan gerakan berputar. Terdapat 3 macam putaran, yaitu 1 1/4 putaran, 1 1/2 putaran, dan 1 3/4 putaran. Tahap awalan ini berfungsi untuk awalan menyamping.
Teknik Melempar cakram yang digunakan adalah pertama – tama posisi kaki dibuka selebar bahu. Kedua tangan tangan yang memegang cakram diluruskan kemudian ayunkan dengan memutar atau memilin tubuh ke arah kanan.
Kemudian lakukan gerakan mengayun cakram beberapa kali hingga benar lalu lakukan lemparan. Pada ayunan terakhir, lepaskan cakram ke udara yang telah membentuk sudut lemparan 45 deraj
Teknik Akhiran adalah Posisi yang benar dan tubuh mengikuti gerakan memutar untuk menjaga keseimbangan agar tubuh tidak ikut terlempar. Jangan berusaha melawan putaran karena akan menyebabkan terjatuh atau hilang keseimbangan.
Umumnya, cakram yang dilempar mampunyai garis tengah sepanjang 220 mm serta beratnya 2 kg buat pria dan 1 kg buat wanita
Atau seperti ini:
Berat cakram buat pria 2 kg dengan garis tengah 219 sampai 220 mm.
Berat cakram buat wanita 1 kg dengan memakai garis tengah 180 sampai 182 mm
Di dalam posisi awal ini ada 2 gaya dalam melempar cakram, yaitu:
Gaya samping yaitu dimana gaya dari pemain pada waktu persiapan menghadap ke arah samping atau searah dengan tangan yang nantinya akan dipakai buat memegang cakram.
Umumnya, gaya samping yang dipakai yaitu samping kanan, karena sebagian besar atlet lempar cakram memakai tangan kanan buat melempar.
Dengan memakai gaya samping, atlet bisa mengambil ancang-ancang dengan 2 cara, yaitu membuat ayunan dari arah samping ke depan beberapa kali.
Buat mengukur sudut, lalu pada ayunan kesekian atlet akan melepaskan cakram sejauh mungkin ke depan.
Gaya belakang ini merupakan gaya lempar cakram yang bisa dilakukan dengan memutar badan 1,5 (satu setengah) lingkaran.
Caranya:
Berdiri membelakangi sektor lemparan.
Pada saat akan berputar badan, lengan kanan diayun jauh kebelakang.
Pandangan mulai melirik sektor lemparan, sumbu putar berada pada ujung kaki kiri.
Tolakkan kaki kiri dan badan meluncur ke arah lemparan.
Kaki kanan diayun memutar ke kiri buat tumpuan.
Kedua kaki saling bertukan posisi buat berputar dan menyeimbangkan badan.
Pada saat cakram dilemparkan, kaki kanan segera berpindah ke depan dan kaki kiri di pindah ke belakang.
Ada peraturan buat juri dalam menilai sebuah perlombaan lempar cakram, yaitu:
a. Juri 1
Tugas utamanya adalah memanggil para peserta dan jadi pengawas gerakan-gerakan kaki yang mengalami kesalahan.
2. Juri 2
Tugasnya yaitu sebagai pengawas gerakan kaki peserta yang salah pada sisi lingkaran.
Juri 1 harus selalu siap dan sigap dengan pengeras suara atau megaphone.
Dan, sebaiknya selalu memegangnya supaya bisa memberitahukan ke seluruh peserta yang jadi pelemper, agar bersiap-siap.
Lalu, juri 2 harus memegang bendera yang jadi pertanda, kalo itu sah atau gak sah lemparan yang dilakukan oleh peserta.
c. Juri 3
Tugasnya yaitu menempatkan alat pengukur, sesudah bendera penanda tempat jatuhnya cakram disematkan.
Alat ukur ini umumnya disebut dengan ujung pita meteran.
d. Juri 4 dan 5
Tugas kedua juri ini yaitu sebagai pengamat dan selalu melihat tempat jatuhnya cakram paling dekat atau jatuhnya cakram pertama.
Buat peserta yang kidal atau memakai tangan kiri, posisi juri ataupun wasit perlu mengalami perubahan.
Supaya, tetap mampu sinkron dengan keadaan selama pertandingan berlangsung.
Beberapa aturan diskualifikasi dalam pertandingan lempar cakram ;
Dipanggil 2 menit belum melakukan lemparan.
Menyentuh balok batas sebelah atas.
Menyentuh tanah di luar lingkaranSaat keluar dan masuk lingkaran melewati depan garis tengah.
Cakram jatuh di luar sector lemparan.
Gagal melakukan lemparan sebanyak tiga kali.
LATIHAN PILIH JAWABAN YANG BENAR
DIKERJAKAN DI BUKU TUGAS
1..Cara melakukan awalan lempar cakram adalah….
a. berlari
b. berjalan
c. berputar
d. berjingkat
e. melompat
Jawaban:
2. . Pada waktu melepaskan cakram, jari yang paling akhir menyentuh cakram adalah….
a. ibu jari
b. telunjuk
c. jari tengah
d. jari manis
e. kelingking
Jawaban:
3.. Ketika akan melemparkan cakram, posisi tangan yang memegang cakram berada….
a. di samping badan
b. di depan badan
c. jauh di belakang badan
d. di atas kelapa
e. di depan kaki
Jawaban:
4.. Pada waktu gerakan melemparkan cakram, posisi telapak tangan menghadap kearah….
a. samping kanan
b. samping kiri
c. atas
d. bawah
e. belakang
Jawaban:
5. Lempar cakram adalah salah satu cabang olahraga ....
a. atletik
b. senam
c. renang
d. bela diri
e. permainan
jawaban :
6. Dalam bahasa inggris lempar cakram disebut
a. football
b. soccer
c. esport
d. discus throw
e. drive
Jawaban :
7. Lapangan lempar cakram berbentuk ....
a. lingkaran
b. persegi
c. persegi panjang
d. bujur sangkar
e. segi tiga
Jawaban :
8. Berat cakram untuk pria adalah ....
a. 0,5 kg
b. 1 kg
c. 1,5 kg
d. 2 kg
e. 2,5 kg
Jawaban :
9. Berat cakram untuk wanita ialah ....
a. 0,5 kg
b. 1 kg
c. 1,5 kg
d. 2 kg
e. 2,5 kg
Jawaban :
10. Lempar cakram diperlombakan di olimpiade I pada tahun
a. 1895
b. 1896
c. 1999
d. 1897
e. 1898
Jawaban :
11. Cakram yang dilempar harus memiliki garis tengah ....
a. 200 mm
b. 210 mm
c. 220 mm
d. 230 mm
e. 240 mm
Jawaban :
12. Olimpiade lempar cakram pertama kali diadakan di ....
a. inggris
b. german
c. yunani
d. amerika
e. swis
Jawaban :
13. Sudut lempar cakram berukuran ....
a. 10 derajat
b. 20 derajat
c. 30 derajat
d. 40 derajat
e. 50 derajad
Jawaban :
14. Garis tengah lapangan berukuran ....
a. 1,5 m
b. 2,5 m
c. 3,5 m
d. 4,5 m
e. 5,5 m
Jawaban :
15. Memegang cakram ada .... cara
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawaban :
16. Dalam permainan lempar cakram tangan kiri berfungsi sebagai ....
a. menambah kekuatan
b. menambah akurasi
c. keseimbangan tubuh
d. keberuntungan
e. menambah kekuatan
Jawaban :
17. Dalam permainan lempar cakram juri berjumlah ....
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
e. 6
Jawaban :
18 . batas lapangan lempar cakram memiliki lebar ....
a. 5 cm
b. 4 cm
c. 3 cm
d. 2 cm
e. 6 cm
Jawaban :
19. Saat memegang cakram ibu jari memegang bagian ....
a. belakang cakram
b. atas cakram
c. samping cakram
d. bawah cakram
e. bagian dalam cakram
Jawaban :
20. Juri pertama bertugas sebagai ....
a. memberi aba aba
b. mengukur jatuhnya cakram
c. melihat jatuhnya cakram
d. memanggil peserta
e. membawa bendera
Jawaban :
UNTUK PERTEMUAN KE II KERJAKAAN ULANGAN HARIAN
SOAL ULANGAN HARIAN DAPAT DIKLIK PADA LINK BERIKUT
https://docs.google.com/forms/d/1e3G5idD4-xUpvmWvMP5yC8B6CtRi6lEVU1nEEp-A68c/edit
ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB . . .
ANAK-ANAK PELAJARILAH MATERI SENAM LANTAI DIBAWAH INI !!!
KEMUDIAN BUATLAH RESUME MATERI INI DI BUKU TUGAS
Pengertian Senam Lantai
Senam Lantai (Flour Exercise) adalah satu bagian dari cabang Senam, yang gerakan-gerakannya dilakukan di atas lantai (Matras) atau Permadani. Senam ini disebut juga senam bebas karena Pesenam tidak menggunakan alat bantu selain lantai (matras) dengan ukuran 12 x 12 meter atau menggunakan matras dengan lebar 1 meter dan panjang sesuai kebutuhan untuk menjaga keamanan.
1. BERGULING (ROLL)
Cara melakukannya sebagai berikut:
a. Sikap permulaan jongkok,kedua tangan menumpu pada matras selebar bahu.
b. Kedua kaki diluruskan, siku tangan ditekuk, kepala dilipat sampai dagu menyentuh dada.
c. Mengguling ke depan dengan mendaratkan tengkuk terlebih dahulu dan kedua kaki di
lipat rapat pada dada.
d. Kedua tangan melemaskan tumpuan dari matras, pegang mata kaki dan berusaha bangun.
e. Kembali kesikap semula atau berdiri
GAMBAR ROLL DEPAN
2. KAYANG.
Kayang adalah sikap membusur dengan posisi kaki dan tangan bertumpu pada matras dalam keadaan terbalik dengan
meregang dan mengangkat perut dan panggul. Nilai dari pada gerakan kayang yaitu dengan
menempatkan kaki lebih tinggi memberikan tekanan pada bahu dan sedikit pada pinggang.
Manfaat dari gerakan kayang adalah untuk meningkatkan kelentukan bahu,bukan kelentukan
pinggang.
Cara melakukan gerakan kayang sebagai berikut.
a. Sikap permulaan berdiri, keduan tangan menumpu pada pinggul.
b. Kedua kaki ditekuk, siku tangan ditekuk, kepala di lipat ke belakang.
c. Kedua tangan diputar ke belakang sampai menyentuh matras sebagai tumpuan.
d. Posisi badan melengkung bagai busur.
GAMBAR KAYANG
3. SIKAP LILIN.
Sikap lilin merupakan sikap tidur terlentang kemudian kedua kaki diangkat keras di atas
(rapat) bersama-sama, pinggang ditopang kedua tangan dan pundak tetap menempel pada
lantai. Dalam melakukan sikap lilin, kekuatan otot perut berfungsi untuk kedua tangan
menopang pinggang.
Cara melakukan gerakan sikap lilin sebagai berikut:
a. Tidur terlentang, kedua tangan di saping badan, pandangan ke atas.
b. Angkat kedua kaki lurus ke atas dan rapat.
c. Yang menjadi landasan adalah seluruh pundak dibantu kedua tangan menopang pada
pinggang.
d. Pertahankan sikap ini beberapa saat.
GAMBAR SIKAP LILN
4. GULING LENTING.
a. Latihan rangkaian berakan berguling.
Cara melakukannya sebagai berikut:
1. Sikap permulaan berbaring menelantang atau duduk telumpar.
2. Mengguling ke belakang, tungkai keras, kaki dekat kepala, lengan bengkok, tangan
menumpu di samping kepala, ibu jari dekat dengan telinga.
3. Mengguling ke depan disertai dengan lecutan tungkai ke atas depan, tangan menolak
badan melayang dan membusur, kepala rapat.
4. Mendarat dengan kaki rapat, dorong panggul ke depan, badan membusur dengan keras
ke atas.
GAMBAR GULING LENTING
5. BERGULING KE DEPAN DILANJUTKAN LENTING TENGKUK/KEPALA
Sebelum latihan rangkain gerakan berguling ke depan lenting tengkuk/kepala, akan di bahas
dulu bagaimana melakukan guling depan yang betul.
Cara melakukan gerakan guling depan sebagai berimut:
a. Sikap permulaan jongkok tangan menumpu pada matras selebar bahu.
b. Luruskan kedua kaki, siku tangan di tekuk, kepala dilipat sampai dagu dengan menyentuh
dada.
c. Mengguling ke depan dengan mendaratkan kuduk terlebih dahulu dan kedua kaki dilipat
rapat pada dada.
d. Kedua tangan melepaskan tumpuan dari matras, pegang mata kaki dan berusaha bangun.
e. Kembali berusaha jongkok.
GAMBAR GULING DEPAN LANGSUNG LENTING
6. BERDIRI TANGAN (HANDS STAND).
a. Berdiri Tangan (Hands Stand)
1. Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan.
2. Bungkukkan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu lengan keras, pandangan
sedikit ke depan, pantat didorong setinggi-tingginya, tungkai depan bengkok sedang
tungkai belakang lurus.
3. Ayunkan tungkai belakang ke atas, kencangkan otot perut.
4. Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan badan dan lengan, pandangan
diantara tumpuan tangan, badan dijulurkan ke atas.
5. Perhatikan keseimbangan.
b. Berdiri Tangan Dengan Sikap Kaki Dibuka
1. Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan.
2. Bungkukan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu lurus, pandangan sedikit
lurus ke depan, pantat didorong setinggi-tingginya, tungkai ke depan bengkok, sedang
tungkai belakang lurus.
3. Ayunkan tungkai belakang ke atas, diikuti tungkai yang lain.
4. Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan lengan, setelah itu kaki di buka
GAMBAR BERDIRI DENGAN TANGAN